ARFA

ARFA
Part 9 (Pulang)



Tak terasa sudah satu minggu mereka berada di rumah kakek dan nenek masing masing, saat nya mereka kembali ke rumah mereka karena 2 hari lagi hari perpisahan Syafa dan Arya.


Dirumah Nenek Kakek Syafa


"Bu, Pak, kami semua pamit dulu. Insyaallah bakal main ke sini lagi" ucap Papa Syafa sambil bersalaman kepada kedua mertuanya.


"Iya Nak, nenek dan kakek pengen Syafa dan Arya menikah nya nanti disini" ucap Kakek.


"Sudah sudah Pak, liat itu cucu bapak malu" ucap Mama Syafa semakin menggoda Syafa karena pipinya merah.


"Sudah sudah, kalian hati hati dijalan, kakek dan nenek bakal rindu kalian, jangan lupa kalau sudah sampe kabarin" ucap Nenek.


"iya Nek, kek, Syafa pamit dulu, Assalamualaium" ucap semuanya.


"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap kakek nenek sambil melambaikan tangan melihat anak dan cucunya.


mereka pun masuk ke mobil dan tak lupa melambaikan tangan, mobil pun sudah melaju kencang di jalanan.


Dirumah Kakek Nenek Arya


"Kek, Nek, Arga bakal rindu kalian, huhuhu" ucap Arga sedih sambil memeluk Kakek dan Neneknya.


"Nanti kalau Abang kamu menikah kan kalian kesini lagi" canda Kakek sambil menggoda cucunya itu.


"Iya pasti itu Nek, Kek" ucap Arya dengan bangganya.


"Kalian hati hati di jalan, kalau sudah sampe kabarin" ucap Kakek Nenek.


"Iya udah Bu, Pak, kami semua pamit dulu, Assalamualaium" ucap semuanya.


"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap kakek Nenek sambil melambaikan tangannya.


Mereka pun berjalan menuju mobil dan melambaikan tangan, mobil pun sudah melaju kencang ke jalanan.


****************


Di Mobil Syafa


"Ma, Pa, Syafa laper, makan dulu yuk" ucap Syafa.


"Iya udah sebentar nak, Papa cari tempat makan terdekat dulu" ucap papa.


"Pa di seberang sana aja pa" tunjuk Mama ke salah satu rumah makan.


"Iya ma sebentar, Papa cari parkiran kosong dulu" ucap Papa sambil memarkirkan mobilnya.


Akhrinya setelah selesai parkir mereka bertiga masuk kerumah makan itu, hari sudah semakin sore.


(bdw hari ini Syafa gak sholat karena Syafa lagi PMS ya Gaes, kalau semisal pada nanyain kok Syafa gak sholat itu jawaban udah author jawab).


Dirumah makan


Mereka bertiga mencari bangku kosong, ternyata ada bangku yang ternyata muat untuk 2 keluarga, mereka memilih itu karena bisa sambil melihat pemandangan sore hari.


"Mbak" ucap papa memanggil waiters.


"Silahkan di pilih menunya Bu ,Pak, Dek " ucap waiters sambil menyerahkan daftar menu.


"Pesen ayam geprek 1, minumnya teh es 1, sate ayam 2, es teh tawar 2" ucap Papa.


"Sara, Sara" Panggil Mama 2A menghampiri keluarga Syafa.


"Loh Dewi, kalian disini juga, duduk duduk" ucap Mama Syafa.


Mereka ber empat pun duduk bersama keluarga Syafa, pandangan mata Syafa dan Arya bertemu sebentar, tak lama pandangan mereka beralih karena deheman Adit papa Syafa.


"EHEM, kalian mau pesen apa?? ,sekalian kita makan bareng bareng" ucap Papa Syafa.


"Arya Ayam geprek 1, minumnya teh es, Arga bebek goreng, minumnya jus jeruk, sate ayam 2, es teh tawar 2" ucap Papa 2A.


"Baik ditunggu ya Pak, Bu, adek adek pesanannya" ucap mbak waiters sambil kembali ke belakang menyiapkan pesanan.


"Loh kok kalian ada disini Dew??" tanya Mama Syafa.


"Iya nih kebetulan kami mau pulang mampir kesini karena laper" ucap Mama 2A.


Syafa membuka ponselnya karena ada notif dari ponselnya, saat Syafa buka ternyata itu dari Arya.


Beruang kutub🥶


Masyallah cantik banget


sih calon istri


Halah gombal


Aku seriusssss


malah dibilang gombal


Berarti biasanya aku


gak cantik gitu???


Ih bukan gitu🥺🥺🥺


Read


Arya lalu melihat kearah Syafa yang sedikit tertawa melihat ekspresi wajahnya yang panik karena takut Syafa marah.


"Pa, Ma, Arya sama Syafa mau kesana sebentar ya, mau lihat pemandangannya kayaknya bagus" izin Arya.


"Yasudah, tapi jangan lama lama" ucap Mama Dewi. Lalu Arya menghampiri Syafa dan mereka berdua pun melihat pemandangan sore di luar, karena tempat duduk mereka didalam dekat jendela.


"Tadi aku takut kalau kamu marah sama aku" ucap Arya sambil melihat Syafa.


"Enggak lah, aku bercanda ehehe" ucap Syafa terkekeh.


"Kak, Bang, mau foto enggak?? nih aku bawa hp, nanti aku fotoin" ucap Arga yang tiba tiba nyusul.


"ISH DASAR ANAK INI, yaudah cepet, awas kalau gak bagus" ancam Arya.


Lalu mereka berdua pun foto bersama, setelah lama menggunakan gaya yang beraneka ragam akhirnya selesai juga.


"Arga ayok kita foto bertiga juga" ucap Syafa lalu mereka foto bertiga.


"Ngapain sih pake nyusul segala??" tanya Arya.


"Disuruh Mama tauuu, makanan sebentar lagi datang" ucap Arga, lalu mereka bertiga kembali ketempat duduk masing-masing.


"Cieee cieee makin deket aja" goda Mama Sara.


"Dunia serasa milik berdua, yang lain ngontrak" tambah Mama Dewi.


"Iya dong Ma, anak muda harus menikmati masa muda bersama orang tersayang" ucap Arya sambil melirik Syafa, yang dilirik menunduk malu.


"Carilah sana, daripada ganggu terus lu" ucap Arya.


"Kak Syafa masak Arga ganggu sih??" tanya Arga ke Syafa.


"Enggak kok dek, gak ganggu" ucap Syafa sambil tersenyum.


"Tuh dengerin, lu nya aja yang sensi" ucap Arga meledak Abangnya.


"Lu ya-


belum sempat Arya menyelamatkan ucapannya sudah dipotong oleh Syafa.


"Sudah sudah, kalian ini berantem mulu, itu makanan udah datang" ucap Syafa yang lalu dituruti oleh Arya.


"Diem juga kan akhirnya" ucap Papa 2A.


"Husttt Papa ini" ucap Mama 2A


Tak lama mereka berbincang bincang pesanan mereka pun datang, mereka menghabiskan pesanan masing masing, setelah membayar mereka pun melanjutkan perjalanan kerumahnya masing-masing.


Setelah melakukan setengah perjalanan akhirnya mereka sampai juga dirumah masing masing.


"Huft capek nya" ucap Syafa setelah sampai di kamarnya.


Tak lama hp nya berdering, yang tak lain adalah panggilan dari 'Beruang kutub🥶' siapa lagi kalo bukan si Arya, Arya melakukan panggilan video call.


"Assalamualaikum" ucap Arya disebrang sana.


"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap Syafa.


"Capek ya?? aku ganggu enggak?? udah mandi belom??" ucap Arya nyerocos kayak jet.


"Puffttt, bwahahaa sejak kapan seorang beruang kutub jadi cerewet kayak gini" ucap Syafa sambil terkekeh.


"Hehe, kan penasaran sama calon istri sendiri gapapa kalik" ucap Arya.


"Nanya nya satu satu donk beruang kutub" ucap Syafa.


"Iya deh, lagi apa sekarang??" tanya Arya.


"Lagi baring aja, capek banget, mungkin karena perjalanan jauh" ucap Syafa.


"Udah mandi belom??" tanya Arya lagi.


"Udah tadi" ucap Syafa.


"Udah makan??" tanya Arya.


"Udah kok" ucap Syafa.


"Udah sayang sama aku??" canda Arya.


"Emmmmmmm udah kalik, udah dong, bwahahaa" canda Syafa.


"Aduh senyummu manis banget sih, bisa bisa diabetes ntar kalau deket sama calon istri" ucap Arya sambil terkekeh.


"Wkwk sa ae lu beruang kutub, lagi apa sekarang beruang kutub" tanya Syafa.


"Lagi mikirin calon istri" ucap Arya.


"Aku serius huh" dengus Syafa bercanda.


"Iya aku juga serius" canda Arya "Ohh ya besok pas perpisahan aku jemput ya, biar mereka pada tau kamu punya aku, aku punya kamu" ucap Arya.


"Iya terserah kamu aja, aku mah ikut aja" ucap Syafa. Tanpa Arya sadari ada sepasang mata yang lagi menguping, siapa lagi kalo bukan Arga "Hallo kakak ipar" ucap Arga merebut hp Arya.


"Hai Arga" ucap Syafa tersenyum.


"Heh kembaliin hp gw, lu tu ya gangguin mulu" ucap Arya melempar bantal ke muka Arga dan merebut hp nya.


"bwahahaa, udah udah stop. Kalian ini udah gede juga, udah udah Arya stop" ucap Syafa.


"Iya iya, dah kebiasaan tu bocah ingusan tukang nguping" ucap Arya.


"Mana ada, jangan di dengerin kakak ipar, bang Arya tu yang suka ngehalu sama kakak ipar, dia itu kepikiran kakak ipar, tidur pun sampe ngelindur manggil nama kakak ipar" ucap Arga tertawa sambil keluar kamar.


"bwahahaa, beneran tu beruang kutub???berarti pas kita tabrakan kamu udah ada rasa sama aku??" tanya Syafa.


"Hehe lya" ucap Arya menggaruk tengkuruknya yang tidak gatal. "Jangan begadang nanti ya, besok pagi aku kesana kita jogging bareng" ucap Arya mengalihkan pembicaraan supaya tidak salting.


"Iya iya bawel hu, bawel banget si" ucap Syafa tersenyum.


"Gak papa bawel sama calon istri hehe, yaudah jangan lupa mimpi in aku ya" ucap Arya.


"Dih PD banget, ogah mimpi in beruang kutub yang kayak es" ucap Syafa sambil tertawa.


"Gini gini juga calon suami kamu, ganteng lagi, cewek cewek diluar sana pada terpesona sama aku" PD Arya.


"Dih dih mulai songong nya, yaudah iya iya bawel" ucap Syafa.


"Yaudah aku matiin dulu ya, jangan lupa


berdoa sebelum tidur" ucap Arya.


"Iya iya bawel, kamu juga, gak usah berantem terus sama Arga" ucap Syafa.


"Iya iya palingan cuman perang wkwk" canda Arya.


"Wkwk ada ada aja, yaudah Assalamualaikum" ucap Syafa.


"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap Arya. Setelah selesai video call dengan Arya, Syafa turun kebawah untuk ambil minum


"Cie yang baru telfonan sama Nak Arya" goda Mama.


"Ihh Mama kok tau" ucap Syafa malu malu sambil menghampiri Mama dan Papanya yang ada diruang tamu.


"Tau dong, tadi Arga ngomong ke tante Dewi, tante Dewi telfon mama" ucap myama Syafa.


"Hehe iya Ma, tadi Arga ngobrol sebentar sama Syafa pas lagi Telfonan sama Arya" ucap Syafa menggaruk tengkuruknya yang tidak gatal.


"Ma, kayaknya ada yang udah kebelet nikah ini" canda Papa.


"Ihhh papa ngawur, siapa juga yang mau kebelet nikah hehe" ucap Syafa tertawa kecil.


"Gak apa apa lagian Mama udah pengen punya menantu dan cucu" ucap Mama.


"Ihh Mama ada ada aja, yaudah Syafa ke kamar dulu Ma, Pa" ucap Syafa setelah mencium pipi kedua orang tuanya dia kembali kekamar.


Di Kamar Syafa


Sebaiknya aku ambil wudhu dulu terus tidur, Syafa berjalan ke kamar mandi untuk ambil wudhu, setelah itu dia merebahkan diri di kasur dan terlelap ke alam mimpi.