
Acara pun dimulai, setelah lama akhrinya acara perpisahan pun selesai dan saat ini adalah acara hiburan.
"Nak Syafa mau lanjut kuliah dimana??" tanya Mama 2A.
Dua keluarga itu sedang kumpul di bangku aula, sedangkan Putra dan Putri menyimak pembicaraan kedua keluarga itu.
"Syafa belum tau Ma, Syafa ikut keputusan Arya aja" ucap Syafa.
"Jadi gimana keputusan Abang, Nak Syafa kuliah atau enggak??" tanya Mama 2A.
"Abang sama Syafa kuliah Ma, Pa, di universitas xxxx" ucap Arya.
"Wah bro berarti kita satu kampus nih, gw sama Putri juga mau kuliah disitu" ucap Putra.
"Wah seru tu kalau kita bisa satu kampus" ucap Syafa tersenyum.
"Aku juga senang kita bisa satu kampus" ucap Putri antusias.
"Yaudah Mama sama Papa serahkan semua ini sama Abang" ucap Mama 2A.
"Yasudah Mama, Papa pamit pulang dulu" ucap Mama Syafa mewakili.
"iya Ma, hati hatu dijalan Mama dan Papa" ucap mereka serempak.
"yaudah Assalamualaikum" ucap kedua orang tua mereka.
"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap mereka berempat.
Kalau ada yang nanya dimana Arga dia udah pulang duluan, soalnya dia mau kumpul bareng temen nya.
Dan pasti kalian heran kenapa Putra dan Putri manggil orang tua Arya dan Syafa Mama dan Papa, karena Mama dan Papa kedua keluarga itu sudah menganggap temen temen Arya dan Syafa itu anaknya sendiri.
Setelah acara perpisahan berjalan dengan lancar, mereka singgah ke mall terkenal di kota tersebut, mereka ingin menonton film di bioskop.
"Bdw kita mau nonton film apa nih??" tanya Putri kepada mereka bertiga.
"Gimana kalau horor aja, kayaknya seru tu pasti" ucap Putra.
Sedangkan Syafa dan Arya hanya ikut saja mau nonton film apa, toh yang penting mereka bisa cari hiburan setelah pusing memikirkan ujian sekolah kemarin kemarin.
"Aku sama Putra beli tiket dulu ya sama popcorn" ucap Arya.
"Iya hati hati" ucap Syafa.
Mereka berdua menunggu Arya dan Putra dibangku yang sudah disediakan dekat bioskop, tak lama akhirnya mereka menghampiri Syafa dan Putri.
"Yaudah ayok kita masuk" ucap Arya.
"Yaudah Gassss" ucap Syafa bersemangat.
Dibangku bioskop mereka mengambil tempat teratas dan paling pojok kanan.
Arya paling pojok kanan, di sampingnya ada Syafa, di samping Syafa ada Putri, dan di samping Putri ada Putra. Mereka berempat sudah mendapatkan popcorn masing masing dan minuman.
Tak lama lampu ruangan bioskop pun di matikan, film horor nya dimulai, banyak para pengunjung yang berteriak saat hantu muncul tiba tiba.
"Aaaaaaaaaa" teriak semua pengunjung termasuk Syafa dan Putri, sedangkan Arya dan Putra santay melihat di layar bioskop karena bagi mereka berdua itu hal yang biasa.
"Udah udah gak usah takut ada aku disini, tenang ya" ucap Arya menenangkan Syafa.
"A-aku cuman kaget aja" ucap Syafa.
"Yaudah kalau takut gak usah diliat aja" saran Arya.
"Tapi aku penasaran kalau gak liat" ucap Syafa.
"Yaudah terserah kamu aja, dibilangin bandel" ucap Arya.
Disisi lain Putra menenangkan Putri yang hampir menangis "Udah udah Put, tenang ada aku disini, jangan nangis ya nanti cantiknya hilang" ucap Putra mencoba menghibur Putri.
"A-aku takut hiks hiks" ucap Putri mengeluarkan air matanya.
"Udah udah Put sini sini" ucap Syafa memeluk Putri.
Walaupun Putri ketua bela diri, tadi ia sangat takut dengan yang berbau horor.
Setelan lama mereka menonton film horor akhirnya mereka keluar dari bioskop itu.
"Kapok dah gw gak mau lagi nonton film horor" ucap Putri.
"Bener banget tu, gw juga kapok" ucap Syafa.
"Bwahahaa kalian huu dasar penakut" ucap Putra terkekeh.
"Yey biarin aja wlek" ucap Putri menjulurkan lidahnya.
"Udah udah kalian ini, ayok cari makan udah laper nih" ucap Syafa.
Akhrinya mereka pergi ke restoran di mall dan memesan makanan.
Setelah memesan makanan akhrinya mereka berempat pulang karena udah mau memasuki waktu sholat Dzuhur.
Arya bersama Syafa di mobil Arya, sedangkan di mobil belakang mereka ada Putra dan Putri yang menggunakan mobil Putra.
****************
Dirumah Syafa
"Makasih ya udah nganterin,bdw mau mampir dulu enggak nie??" tawar Syafa
"lain kali aja deh heh, yaudah buruan sana masuk,aku pulang dulu, Assalamualaium" Ucap Arya
"Waalaikumsallam" ucap Syafa
setelah Syafa masuk kerumah Arya pun menjalankan mobilnya menuju rumahnya
Dirumah Syafa!!
"Assalamualaikum Ma" ucap Syafa menyalimi tangan Mamanya.
"Wa'alaikumussalam wr wb Nak, eh udah pulang" ucap Mama.
"Hehe iya udah Ma, tadi nonton bioskop sebentar sama yang lain" ucap Syafa.
"Iya udah, sekarang mandi dulu sana gih, habis itu sholat Dzuhur udah mau waktunya itu" ucap Mama.
"Yaudah Syafa keatas dulu ya Ma" ucap Syafa.
Baru saja berjalan Syafa membalikkan badannya "Ohh ya bdw Papa kemana Ma??" tanya Syafa.
"Ohh Papa lagi dikantor sayang" ucap Mama.
Syafa pun mangut mangut tanda mengerti dan setelah itu ia membersihkan dirinya dan melaksanakan sholat Dzuhur.
Setelah sholat Syafa merebahkan tubuhnya ke kasur, tubuhnya sangat lelah hari ini, tak lama ia pun terlelap ke alam bawah sadar.
****************
Dirumah Arya
"Cie cie habis kencan nie ye" ucap Arga nyelonong masuk ke kamar abangnya.
"Yey biarin aja, mangkanya jangan Jomblo terus, jangan jangan lu gak suka lawan jenis ya" canda Arya.
"Heh Abang laknat gua masih waras, masih normal, gilak kali gak suka sesama jenis, cuman belum ada yang pas aja" ucap Arga.
"Yaelah banyak alesan aja si dasar bocah ingusan" ucap Arya.
Asatu lagi, lu udah buka aib gua, awas aja kalau lu udah punya pacar gua buka aib lu" ucap Arya.
"Yey dasar abang laknat, mana bisa gitu" ucap Arga.
"Kata siapa enggak bisa ha, bisa lah, enak aja lu, udah buka aib gua depan Syafa dan nanti gw yang akan bales didepan calon istri lu" ucap Arya tersenyum licik.
"Terserah lo aja lah, emang gw pikirin wlek" ucap Arga menjulurkan lidahnya.
Arrggggghhhhhh
"Sialan lu ya, berani ngelempar bantal ke muka gw?? Awas aja lu" ancam Arya.
"Ha ada suara gak ada orangnya ,hie serem jangan jangan hantu lagi, hie atut" ledek Arga.
"Awas ya lu anak ingusan, dasar" ucap Arya.
"Bodo amat wlek, apa lu berani??" tantangan Arga.
"Ngapain gw takut sama anak ingusan, awas ya lu" ucap Arya mengambil ancang ancang dan secepat kilat Arga berlarian masuk kamarnya mengindari abangnya.
Tok tok tok
"Anak ingusan, buka pintunya, katanya berani, ngapain masuk kamar kalau berani" ucap Arya.
"Bodo amat gw kagak denger" ucap Arga santay.
"Dasar Cemen" ucap Arya.
Setelah itu ia pun kembali ke kamarnya untuk mengistirahatkan tubuh nya karena lelah.
Tak lama kemudian ia terlelap ke alam mimpi, mungkin efek kecapean sampai membuat Arya cepat terlelap.