
Di kelas
"Gw baru dapat kabar kalau Meme dan Bagus mau menikah" ucap Putra.
"Wih bagus dong"ucap Putri.
"Dan dia mau minta maaf sama kita semua, dia masih mau berteman sama kita, gimana menurut kalian??" tanya Putra.
"Gw si yes, Bagus itu bisa menjinakkan singa liar, apalagi cuman tikus kecil" ucap Arya santay.
"Gw si yes, makin seru kalau banyak orang, berarti kita kalau ngedate kan tripel date" ucap Syafa terkekeh kecil.
"Dasar pikirannya, tapi bener juga ya, gw si yes yes aja" sahut Putri.
"Yaudah ayok masuk, udah mau bel tu" ucap
Arya.
"Kuy" ucap mereka.
Setelah lama bekutat dengan buku pelajaran, akhirnya bel istirahat pun berbunyi.
"Ayok kantin, cacing gw udah pada demo" ucap Syafa terkekeh kecil.
"Yaudah ayok" ucap Arya
Mereka berempat pun berjalan menuju kantin, semua siswa siswi yang ada dikantin terpana melihat ketampanan Arya dan Putra.
Semua siswa cowok pun terpana liat kecantikan Syafa dan Putri, ya begitu lah mereka idola di kampus.
****************
Di Kantin
"Mau pesen apa sayang??" tanya Arya.
"Kayak biasa aja kak" ucap Syafa.
"Baiklah nyonya Wijaya Kusuma" ucap Arya tekekeh.
"Bisa aja kakak ini" ucap Syafa sambil malu
malu.
"Gaha gak usah malu kalik Sya, bentar lagi juga kalian jadi suami istri" ucap Putri.
"Heh tu mulut jangan keras keras, ntar pada denger" cerocos Putra.
"Apa an sih nyaut aja,o rang nya aja b aja kok sewot" ucap Putri.
"Sampai kapan si tu sikap gitu mulu, gak ada lembut lembutnya" ucap Putra.
"Udah udah gw laper nie, buruan sana" ucap Syafa.
"Putra ayok lo ikut gw" ucap Arya.
Putra pun mengikuti Arya untuk memesan makanan, tak lama makanan pun datang.
"Kak, kok cepet amat, perasaan baru
sebentar perginya" ucap Syafa heran.
"Hehehe biasalah sayang" ucap Arya tekekeh.
"Tadi tu Arya nerobos antrian, dan pelototin mereka, jadi pada takut dan ngebiarin Arya duluan" ucap Putra.
Pletakk "lo tu ya sama aja kayak Putri, emang lo berdua cocok deh, sama sama mulut ember nyerocos mulu" ucap Arya.
"Kak, lain kali gak boleh gitu, yang lain kan juga pengen cepet cepet makan" nasehat Syafa.
"Iya iya sayang, yaudah buruan habisin ntar keburu masuk" ucap Arya.
Mereka pun makan dengan keheningan, tak lama semua makanan habis tak terisa, mereka pun kembali ke kelas karena bel masuk berbunyi.
Setelah lama berkutat dengan buku dan tugas yang diberikan Dosen akhirnya waktu pulang tiba, semua siswa siswi bersorak gembira.
Mereka berempat berjalan dikoridor kampus menuju parkiran, disana tertata banyak mobil mobil keluaran terbaru, maklum lah yang sekolah disitu orang dari kalangan atas semua, ada juga yang dari beasiswa.
****************
Di parkiran
"Sayang, nanti setelah pulang dari kampus aku jemput, kita fitting baju pengantin" ucap Arya.
"Astaghfirullah, aku hampir lupa Kak hehe" ucap Syafa cengengesan.
"Masih muda juga udah pikun" canda Arya yang diikuti tawa mereka berempat.
"Kalian berdua jangan lupa kerumah, bantu bantu" ucap Syafa.
"Oke siap" ucap Putra dan Putri serempak.
"Cie cie serempak, udah buruan nyusul kami gih" canda Arya.
"Otw, lagi proses nih wkwk" ucap Putra terkekeh.
"Yaudah ayok pulang Kak, Putra Putri kami duluan" pamit Syafa.
"Hati hati ya" ucap Putri.
"Lke, kalian juga, Assalamualaikum" pamit Syafa dan Arya.
"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap Putra dan Putri.
Mobil Arya pun melesat dan menjauh dari area kampus.
"Yaudah ayok gw anterin" ucap Putra.
"oke" ucap Putri.
Mereka berdua pun ikut melesat jauh ke jalan raya meninggalkan area kampus.
****************
Di rumah Syafa
"Mau mampir enggak kak??" tanya Syafa
"Enggak deh, mau pulang ajaa, nanti kakak jemput oke, jangan lupa siap siap" ucap Arya.
"Oke siap bos" ucap Syafa hormat.
"Yaudah kakak pulang dulu, Assalamualaikum" ucap Arya.
"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap Syafa sambil melambaikan tangan lalu masuk kedalam rumah.
Di ruang tamu
"Assalamualaikum" ucap Syafa.
"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap Mama.
"Ma, nanti Syafa dan Arya mau fitting baju pengantin" ucap Syafa
"Iya nak, yaudah sana sholat Dzuhur dulu" ucap Mama.
"Iya Ma, ouh iya tadi Putra kasih tau katanya Meme mantan Arya mau minta maaf sama kita, Meme dan Pak Bagus juga akan melangsungkan pernikahan" ucap Syafa memberitahu Mamanya.
"Syukurlah kalau begitu, Mama ikut senang kalau kalian tidak ada masalah lagi nantinya" ucap Mama, lalu setelah itu Syafa pergi menuju kamarnya.
****************
Di rumah Putri
"Mau mampir enggak??" tanya Putri.
"Yaudah kalo gitu, bdw makasih ya nganterin" ucap Putri.
"Iya sama sama, yaudah aku pulang dulu, salam buat Mami dan Papi, Assalamualaikum" ucap Putra.
"Wa'alaikumussalam wr wb, hati hati" ucap Putri melambaikan tangan.
Putra pun mengangguk dan menjalankan mobilnya menuju jalan raya meninggalkan area perumahan Putri.
Putri masuk kedalam rumah, ternyata diruang tamu ada Mami dan Papinya yang sedang menonton TV.
"Assalamualaikum Mi, Pi" ucap Putri.
"Wa'alaikumussalam wr wb sayang" ucap keduanya.
"Ouh iya Mi, Pi, tadi dapat salam dari Putra, katanya kapan kapan bakal mampir" ucap Putri.
"Sampaikan balik Nak, wa'alaikumussalam wr wb" ucap Mami, lalu Putri pun berpamitan untuk pergi ke kamar.
Di kamar Syafa
Setelah selesai sholat Dzuhur dan mandi Syafa bersiap siap untuk fitting baju pengantin dengan Arya, lalu ia turun kebawah karena mama nya memanggil nya
"Ayok Kak, aku udah siap nih" ucap Syafa.
"Yaudah ayok, Ma, Arya sama Syafa pergi dulu ya, Assalamualaikum" ucap keduanya.
"Wa'alaikumussalam wr wb,h ati hati Nak" ucap Mama.
"Iya Ma" ucap mereka berdua.
Tak lama mereka pun tiba dibutik terkenal di kota itu, pemilik butik itu adalah sahabat baik Mama Arya.
"Halo Arya, sudah lama enggak kesini, cari baju pengantin yaa??" tanya pemilik butik, sebut saja Tante Iren.
"Hehe iya Tan, ini Syafa calon istri Arya" ucap Arya memperkenalkan Syafa.
"Halo Tante, Syafa" ucap Syafa sambil menjabat tangan sahabat baik mertuanya.
"Panggil aja Tante Iren, cantik sekali kamu" ucap Tante.
"Hehe terima kasih Tante" ucap Syafa
Mbak, tolong carikan baju pengantin keluaran terbaru untuk anak sahabatku" ucap Tante Iren.
"Iya sebentar Bu" ucap salah satu pegawai.
"Silahkan Nona Syafa ikuti kami" pegawai dibutik itu, Syafa pun mengikuti untuk memilih baju pengantin, ia memilih baju yang sederhana namun elegan serta jilbab yang serasi.
"Bagiamana kak, bagus enggak??" tanya
Syafa.
"Emm bagus, kamu suka sayang??" tanya
Arya.
"Iya kak aku suka" ucap Syafa.
"Yaudah Tan kami pilih yang itu, dan buat jas pengantin pria nya sesuai kan dengan baju pengantin wanita" ucap Arya.
""Wah pilihan yang bagus, untuk ini Tante sendiri nanti yang akan menyiapkan" ucap Tante Iren.
"Terima kasih banyak Tante" ucap mereka berdua lalu berpamitan.
Setelah semuanya selesai Arya pun selesai membayar mereka menuju restoran yang tak jauh dari butik.
****************
Di dalam Restoran
"Mbak" ucap Syafa memanggil waiters
"Silahkan dipilih tuan nona mau pesan apa" ucap Waiters sambil menyerahkan buku menu.
"Mau pesen apa sayang" tanya Arya.
"Ini dan juga ini" ucap Syafa.
"Yaudah mbak ini ini ini dan juga ini ya" ucap Arya.
"Baik, silahkan ditunggu sebentar tuan nona" ucap waiters.
Setelah itu Waiters pergi kebelakang menyiapkan pesanan, tak lama pesanan pun datang.
"Silahkan dinikmati tuan nona"
ucap waiters ramah.
"Makasih mbak" ucap Syafa.
waiters pun mengangguk dan pergi ketempat semula, Syafa dan Arya pun menyantap makan siang itu, setelah selesai Arya membayar dan mereka pulang.
****************
Diruang tamu rumah Syafa
"Assalamualaikum Ma" ucap Keduanya.
"Wa'alaikumussalam wr wb Nak, sudah selesai??" tanya Mama.
"Sudah kok Ma" ucap Syafa.
"Sya, gak papa kan acaranya tertutup, nanti kalau kita udah lulus kuliah kita resmiin acara pernikahan kita dan mengadakan dengan mewah" ucap Arya.
"Gak papa kok kak, aku percaya sama kamu" ucap Syafa sambil tersenyum.
Arya pun membalas nya dengan tersenyum juga "Makasih ya udah percaya sama kakak" ucap Arya.
"Sama sama kak" ucap Syafa.
Tk lama bibi datang membawa minuman dan cemilan ringan.
"Silahkan Den, Non" ucap Bibi.
"Makasih Bi" ucap Syafa dan Arya.
"Sama sama Sen, Non" ucap Bibi lalu kembali ke dapur.
Setelah lama berbincang bincang Arya pun pamit pulang
"Sya, Ma, Arya pamit pulang, salam buat Papa" ucap Arya.
"Iya nanti disampaikan kok ke Papa" ucap Mama.
"Yaudah Ma Syafa anterin kak Arya dulu" ucap Syafa.
"Assalamualaikum" ucap Arya lalu menyalimi tangan Mama Syafa.
"Wa'alaikumussalam wr wb, hati hati Nak" ucap Mama.
"Iyaa Ma" ucap Arya lalu berjalan menuju teras diikuti Syafa.
Di teras
"Hati hati ya kak, jangan ngebut ngebut" ucap
Syafa.
"Aiap tuan putri, yaudah kakak pulang dulu ya, Assalamualaikum" ucap Arya.
"Wa'alaikumussalam wr wb" ucap Syafa melambaikan tangannya, tak lama mobil Arya udah gak kelihatan, Syafa pun masuk kembali kedalam rumah.