
Untuk POV ini kebanyakan Arga dan Keyla dulu yaa gaes, tapi masih ada kok POV Arya dan juga POV Putra.
Di sekolah
Arga sedang melamun, entah apa yang sedang ia pikirkan, hingga masih pagi hari begini sudah melamun saja.
"WOYYY bro, ngapain ngelamun sih, masih pagi juga udah ngelamun, awas entar kesambet" kekeh temen sebangku Arga.
"Apaan sih bro, gw juga gak tau mikirin apa" ucap Arga dengan tatapan kosong.
"Lo sehat bro??? gw takut lo sakit, merinding gw kalau lo kayak gini, jangan jangan lo kesambet" ucap Dika teman sebangku Arga.
"Enak aja lo, gw masih sadar" ucap Arga dan bersamaan bel masuk pun berbunyi.
kringggggg
Ibu Tika adalah wali kelas Arga, beliau memasuki kelas Arga, padahal saat itu jam pelajaran bukan waktunya mata pelajaran yang beliau ajarkan.
"Selamat pagi semuanya" ucap Bu Tika.
"Pagi Bu" ucap yang didalam kelas.
"Baiklah, kalian mendapatkan teman baru, yang akan masuk ke kelas ini, ayok Nak silahkan masuk" ucap Bu Tika.
Ia pun memasuki ruangan kelas sambil melihat sekelilingnya, ia melihat kearah bangku belakang, karena orang itu terlalu menunduk jadi ia tak terlalu bisa melihat siapa dia.
"Ayok silahkan memperkenalkan diri terlebih dahulu" ucap Bu Tika.
"Hallo semuanya, perkenalkan namaku Keyla Berly Putri, aku pindahan dari AS, salam kenal semuanya" ucap Keyla dengan ramah.
Arga yang mendengar nama itu langsung saja ia menoleh kearah depan, dammmnnn benar itu adalah kekasihnya.
Seketika pandangan mereka bertemu, namun harus menyudahi karena Bu Tika menyuruh Keyla duduk disebelah Haikal, Haikal adalah salah satu siswa laki laki yang sedikit playboy. Arga takut kalau Keyla juga digoda.
Arga melihat kearah Keyla dan Haikal, melihat Haikal yang sedikit meledak dirinya karena Haikal itu musuh Arga dikelas, Haikal tau Arga menyukai Keyla karena dari tadi ia menatap Keyla dalam.
"Si***n Lo Kal" ucap Arga kesal sambil memegang pulpennya hingga pulpen itu terbelah jadi dua.
"Udah udah biarin aja, orang kayak dia gak udah di tanggapi, yang ada malah kita yang darah tinggi" ucap Dika memenangkan sahabatnya itu.
Dika dan Arga memang sahabatan, terkadang Arga kumpul bersama Arya itu karena Dika lagi sibuk untuk mengurusi kegiatan sekolah, karena waktu itu masa jabatan Dika menjadi Ketua OSIS belum berakhir, dan sekarang masa jabatan itu sudah berakhir.
"Cewek gw kalau lecet sedikit pun, gw habisi dia" ucap Arga lalu fokus kembali ke Guru yang sedang mengajar.
****************
Di Kampus
"Sya, ayok ke kantin" ucap Putri.
"Ayok gassss, ajak Arya dan Putra sekalian yaa???" tanya Syafa.
"Arya aja, Putra gak usah" ucap Putri tiba tiba raut wajahnya berubah.
"Kenapa??? ada masalah apa emangnya???" tanya Syafa dengan hati hati.
"Kita ke kantin dulu aja, nanti kan gak ada kelas, kita langsung ke taman kampus, nanti aku ceritain semuanya" ucap Putri.
"Oke bentar aku pamit ke kak Arya dulu" ucap Syafa lalu menghampiri Arya yang sedang berbicara dengan Putra dipojok belakang.
"Kak, aku mau ke kantin dulu ya bareng Putri" pamit Syafa.
"Kami boleh ikut enggak???" tanya Putra.
"Maaf yaa, kami pengen berdua aja, dan aku harap cepat diselesaikan masalah kamu dengan Putri" ucap Syafa.
"Yasudah hati hati yaa" ucap Arya, setelah itu Syafa menghampiri Putri yang menunggu diluar kelas.
"Ayok gasss" ucap Syafa lalu mereka pergi ke kantin kampus.
****************
Di Kantin
"Iya juga sih, mana ya" ucap Syafa yang juga melihat kearah kanan dan kiri mencari tempat kosong.
"Hallo, sini aja gabung bareng kami" tawar Nizar kepada kami.
Nizar adalah salah satu teman sekelas mereka, Nizar sebenarnya mempunyai rasa dengan Putri, maka dari itu ini kesempatan yang pas untuk ia mengobrol dengan Putri.
"Terima kasih tawarannya, tapi maaf eng-
"Yaudah gapapa, terima kasih yaa" ucap Putri lalu segera duduk.
Syafa melihat kearah Putri meminta penjelasan kenapa menerima tawaran Nizar. Lalu, Putri mengkode bahwa ada Putra yang melewati mereka sambil melihat kearah Putri.
"Kalian mau pesen apa, biar gw sama Azil pesen makan" tawar Nizar.
"Bakso 2, Es teh 2, itu aja deh" ucap Putri.
"Oke ditunggu yaa" ucap Nizar lalu pergi bersama Azil untuk memesankan makanan.
"Put, kenapa kamu menerima tawaran Nizar untuk duduk disini???" tanya Syafa.
"Biarin aja, aku sengaja kayak gitu soalnya aku lihat dari arah belakang ada Putra yang ngelihat, aku sengaja buat dia cemburu" ucap Putri.
Tak lama Nizar dan Azil datang membawa pesanan mereka, lalu mereka pun memakan makanan mereka hingga habis.
"Terima kasih yaa Zar, Zil, udah nawarin untuk aku dan Syafa makan disini" ucap Putri ramah.
"Sama sama, santay aja kalik" ucap Nizar.
Lalu mereka pun berpamitan ke Nizar dan Azil. Sedangkan diarah kejauhan Putra yang melihat Putri mengobrol dengan Nizar sangat geram, ia mengeratkan gigi giginya karena kesal.
"Saran gw, selesaikan baik baik bro, kamu jelasin secara detailnya itu gimana" ucap Arya.
"Tenang bro, ini termasuk salah satu rencana gw buat nge suprise in si Putri" ucap Putra bersemangat.
"Kok lo gak cerita sih???" tanya Arya.
"Nanti aja pas pulang dari kampus kita ke basecamp dulu, baru nanti aku ceritakan semuanya " ucap Putra lalu diajak Arya untuk kembali ke ruangan kelas.
****************
Guru yang mengajar pun baru saja keluar dari ruangan kelas, dan bersamaan dengan itu bel istirahat berbunyi.
"Ayok ke kantin" ajak Arga kepada Keyla.
"Sebentar, aku beresin buku buku dulu" ucap Keyla.
"Gw boleh ikut gak???" tanya Haikal.
"***-
"ENGGAK" ucap Arga cepat.
"Apa apaan sih lo, kata Keyla aja boleh, jadi gimana Key boleh enggak???" tanya Haikal pada Keyla.
"Maaf ya Kal, kamu pergi sama temen temen kamu aja ya" ucap Keyla lalu meninggalkan Haikal.
"Awas aja lo Ga, gw gak akan biarin lo bisa deketin Keyla, gw bakal lakuin apapun supaya Keyla benci lo, tunggu aja pembalasan dari gw. Untuk sekarang lo bisa menang, tapi setelah ini gak akan gw biarin" ucap Haikal sambil melihat kearah mereka berdua yang baru saja keluar dari pintu kelas.
****************
Di Kantin
"Kayaknya Haikal suka deh sama kamu" ucap Arga setelah selesai memesan makanan.
"Mungkin aja sih, tapi biarin aja, toh aku juga gak suka sama dia" ucap Keyla.
"Kamu gak usah deket deket sama dia, kalau dia macem macem kasih tau aku, biar aku kasih pelajaran" ucap Arga.
"Iyaaaaaaa Ga, yaudah sekarang ayok makan dulu, keburu dingin" ucap Keyla. Lalu mereka pun memakan makanannya masing-masing hingga habis, setelah itu mereka kembali ke ruangan kelas karena bel masuk sudah berbunyi.