
Part ini lebih berdominan kepada Arga yaa teman teman.
"Ehemm, sayang gatel ada nyamuk disini" ucap Arya mengeraskan suara nya.
"Mana nyamuk gak ada tuh" ucap Putri dengan polosnya.
"Tau tu gak ada nyamuk" tambah Syafa.
"Itu lo By" kode mata Putra ke arah Arga, yap Syafa dan Putri mengikuti arah mata Putra.
"Kalian ini ada ada aja" ucap Syafa menggeleng kan kepala, di ikuti Putri.
"EHEM dek" Panggil Syafa ke Arga.
"Iya kak ada apa??" tanya Arga.
"Kakak mau nanya boleh??" tanya balik
Syafa.
"Boleh dong kak, emang mau tanya apa" ucap Arga.
"Kamu buruan gih cari cewek, ya kakak gak bermaksud untuk gimana gimana, cuman kasian aja kalo kita kumpul gini kamu gak ada pasangannya dek" ucap Syafa menasehati.
"Males kak cari cewek, ntar ribet, belom lagi bla bla bla" ucap Arga.
"Ya kalau kamu mau dengerin nasehat kakak ya Alhamdulillah, kalau enggak pun ya gak papa, kakak hanya kasih tau" ucap Syafa.
"Sebenarnya si aku punya temen cewek dikelas-
t-tapi dia udah punya cowok" ucap Arga.
"Kakak nasehat in kamu buat cari cewek buat temen, siapa tau cocok sampai ke jenjang yang lebih serius, kakak gak nyuruh kamu pacaran, cuman kalau kita kumpul kayak gini biar kamu gak sendirian" ucap Syafa.
"Sebenarnya selama ini aku gak mau ngelirik cewek karena aku nungguin seseorang kak" ucap Arga menghembus kan nafasnya.
"Jadi kamu tetap masih nungguin Keyla dek??" tanya Arya.
"Hem iya bang, KEYLA BERLY PUTRI" ucap Arga sambil tersenyum.
"Emang Keyla itu siapa??" tanya Syafa.
"Dia adalah temen dari kecil ku, Mama nya sahabat Mama dan Papa, dulu aku deket dengan dia, kemana mana kami selalu bareng bareng, tapi saat SMP dia pindah ke luar negeri. Sejak dari situ lah aku gak buka hati, aku akan nunggu Keyla ku kembali, aku yakin ia bakal kembali kesini" ucap Arga menatap langit dengan penuh harap.
"Hem yang sabar brother, percaya sama gw dia bakal kembali cepat atau lambat" ucap Putra menepuk pundak Arga.
"Thanks bang" ucap Arga.
"Percaya deh dek, abang emang jail, suka iseng, tapi abang selalu support kamu, semangat dek, Keyla pasti bakal kembali kesini" ucap Arya menyemangati Adek nya.
"Iya bang, thanks" ucap Arga.
"Kami semua bakal support kamu kok dek, tenang aja ya, ada kakak, ada kak Putri, Bang Arya, Bang Putra, dan maafin kakak nanya kayak tadi" ucap Syafa gak enak hati.
"Gak papa kok kak, kakak gak salah udah ya, yaudah ayokk kita bersenang senang, ini kan hari bahagia Abang dan kakak, jadi gak boleh ada sedih sedih lagi" ucap Arga semangat.
"Let's go" ucap mereka berempat.
Mereka berlima pun menikmati acara itu, Arga pamit untuk ambil minuman karena haus.
Brruuuaakkkkk
Aaarrrrggghhhhhhhh
"M-maaf gw gak sengaja" ucap Arga sambil mencoba berdiri.
"Gak papa kok, sans aja" ucap cewek itu dan seketika pandangan mereka bertemu.
"K-keyla" ucap Arga terbata bata.
"Arga, Lo Arga kan, Hallo" ucap Keyla memeluk Arga dan dibalas dengan Arga.
"Iya gw Arga nya Lo, dan Keyla gw kembali akhirnya" ucap Arga tak kalah erat membalas pelukan Keyla karena sudah lama tidak bertemu.
"Kenapa pulang ke Indo gak ngabarin gw, kenapa nomor handphone gak aktif ken-
"husstt satu satu, yaudah yuk cari tempat duduk dulu" ajak Keyla.
"Yaudah ayok gabung ke Bang Arya aja" ucap Arga berjalan menggandeng Keyla.
"Hallo bang Arya, Bang Putra" sapa Keyla.
"oh Keyla, hallo dek, kapan pulang?? Duduk duduk" ucap Arya ramah.
"Baru seminggu Bang hehe, Hallo kak Syafa, selamat ya buat kak Syafa dan kak Arya" ucap Keyla.
"Hallo dek, terima kasih banyak yaa, dan kenalin sahabat kakak namanya kak Putri" ucap Syafa.
"Hallo kak Putri" sapa Keyla ramah sambil tersenyum.
"Hallo dek" ucap Putri tak kalah ramah.
"Sekarang jawab pertanyaan ku kenapa pulang gak kasih tau, kenapa nomor gak aktif ken-
"Satu satu dong Ga, Aish kamu tu bawel banget, gak pernah berubah dari dulu" ucap Keyla terkekeh.
"Pertama kenapa aku gak ngabarin karena aku mau buat suprise buat kamu, Mama dan Papa tau aku pulang ke Indo, Kedua kenapa nomor handphone aku gak aktif karena aku ganti handphone. Waktu itu handphone ku hilang jadi aku mengganti handphone" ucap Keyla.
"Dan kamu bakal kembali ke sana lagi??" tanya Arga serius menatap Keyla.
"Emmm enggak dong, aku pindah ke Indo lagi selamanya, tugas Papa disana udah selesai, jadinya aku bisa tinggal di Indo lagi, dan bdw aku juga udah daftar disekolah kamu lo, dan kita satu kelas" ucap Keyla bersemangat.
"Huftt syukur lah" ucap Arga lega sambil tersenyum manis.
"Heyy brother, biasanya lo jarang ngomong, semenjak ada Keyla jadi cerewet lo ya" canda Putra.
"Biasalah kan ada ceweknya" tambah Arya menggoda Arga.
"Udah udah, kalian ini selalu saja meledek Arga, kasian tu nanti pipinya merah" ucap Syafa.
Setelah itu mereka berdua pamit, Arga dan Keyla pamit untuk jalan jalan, untuk mengobati rindu yang bertahun-tahun mereka berdua rasakan.
Kini Syafa dan Arya sedang bersiap untuk pergi ke apartemen milik Arya, mereka berdua turun kebawah menemui Mama dan Papa.
"Ma, Pa, kami berangkat dulu" pamit mereka.
"Iya Nak, kalian berdua hati hati yaa dijalan" ucap para orang tua lalu mereka menyalimi dan masuk kedalam mobil milik Arya.
Perjalanan dari hotel ke apartemen tidak begitu jauh, hinggal sampai di gedung yang besar dengan nuansa putih.
"Ayok masuk" ajak Arya sambil membukakan pintu mobil Syafa.
"Terima kasih" ucap Syafa lalu menggandeng tangan Arya.
Mereka pun berjalan menuju lobby, dan saat memasuki apartemen mereka disambut baik oleh pegawai Arya, disini Arya sudah memiliki apartemen dan pegawai sendiri yaa, karena Arya sudah mempunyai bisnis yaitu membuka hotel, cafe, restoran serta Mall.
"Selamat datang Tuan dan Nyonya Muda" sapa para pegawai.
"Terima kasih" ucap Syafa ramah lalu mereka menuju lantai atas, yang dimana itu adalah lantai kamar mereka.
Mereka pun memasuki kamar itu, saat dibuka Syafa sangat takjub oleh tatanan kamar itu, kamar yang luas, serta banyak barang barang antik juga ada foto foto dirinya semasa kecil bersama Arya.
"Bagaimana apakah kamu suka???" tanya Arya.
"Suka sekali, terima kasih kak" ucap Syafa.
****************
Di Taman Kota
"Aku bahagia banget kita bisa sama sama lagi, dan penantian panjang ku selama ini akhirnya gak sia sia Key" ucap Arga menatap langit.
"Aku juga bahagia banget Ga, aku juga dari lama ingin kembali ke Indo, dan akhirnya sekarang bisa ketemu kamu lagi" ucap Keyla yang juga melihat langit.
"Terus bagaimana hubungan mu dengan dia??" tanya Arga.
"Kami putus, dia ternyata selingkuh dengan teman sekelas kami, awalnya aku gak percaya, tapi aku lihat secara langsung dan banyak bukti bukti akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami" ucap Keyla.
"Syukurlah kalau begitu, jadi tidak ada pengganggu antara aku dan kamu, sekarang kamu milikku seutuhnya, lulus SMA nanti aku bakal serius dengan kamu" ucap Arga menatap Keyla.
"Iya Arga aku percaya sama kamu, aku juga sebenarnya sudah lama suka sama kamu, cuman waktu itu aku lihat ada cewek yang mendekati kamu jadi aku urungkan perasaanku" ucap Keyla jujur.
"Sudahlah yang lalu biarlah berlalu bersama angin, kita akan mulai dengan lembaran baru, dimana dilembaran itu selalu ada jejak kita berdua" ucap Arga.
Lalu Arga mengantar Keyla kerumahnya, ternyata rumah Keyla dari hotel tidak terlalu jauh, setelah mengantar Keyla ia kembali ke hotel untuk beristirahat.