YOU ARE MY LITTLE ANGEL

YOU ARE MY LITTLE ANGEL
26. Hantu Lagi



Setelah selesai makan malam bersama, Mereka semua pun kembali ke rumah masing-masing.


Ketika Crystal dan Christ berjalan di basement, Mereka melihat Sherina dan Lucas pulang dengan mobil masing-masing.


"Apa yang terjadi pada mereka berdua?" tanya Crystal kepada Christ yang masih menatap kedua kekasih itu.


"Entahlah" jawabnya singkat.


Christ dan Crystal masuk ke dalam mobil. Christ melajukan mobil nya keluar dari basement.


Di dalam mobil, Crystal larut dalam pikirannya sendiri. Dia masih penasaran apa yang terjadi antara kakaknya dan Lucas.


"Apakah kau masih memikirkan mereka berdua?" tanya Christ memecahkan keheningan.


Crystal tak menjawab, dia hanya mengangguk mengiakan.


"Sudahlah mereka sudah terbiasa putus nyambung, Mereka bisa mengurus masalah mereka sendiri" ucap Christ.


Setelah membersihkan diri, Christ dan Crystal bersiap untuk tidur. Christ memeluk Crystal dari belakang. Tidak lama kemudian mereka pun tertidur pulas.


Ketika tengah malam Christ terbangun. Dia tidak melihat Crystal ada di samping nya.


Christ berjalan keluar kamarnya mencari Crystal.


Ketika menuruni tangga, dalam ruangan yang gelap Christ melihat sosok berambut panjang mengenakan dress tidur berwarna putih.


Sosok itu berdiri di pojok dapur membelakangi dirinya. Christ melihat sosok itu merasa merinding. Dia berjalan pelan mendekati sosok tersebut.


Christ menepuk punggung sosok wanita yang ada di depannya. Sosok itu berbalik.Namun karena rambutnya menutupi wajahnya, kesan seram semakin mencekam membuat Christ semakin merinding.


Sosok itu menatap Christ dari cela-cela rambut yang menutupi wajahnya.


"Siapa kau?" tanya Christ ketakutan.


Bukannya menjawab, sosok wanita tersebut malah tertawa. Christ semakin gemetar. Kali ini ia seperti melihat hantu secara nyata.


Wanita itu menekan seklar lampu yang ada di sudut ruangan dekatnya. Lampu menyala, dan ternyata wanita itu adalah Crystal.


"Kau kenapa selalu menakutiku" ucap Christ yang masih gemetar.


Crystal tertawa puas. Setiap kali tengah malam ia ke dapur mencari makanan, Christ selalu datang dan melihatnya dalam gelap.


"Ayolah bayi kita ingin makan sesuatu.Kau ini sangat penakut" ucap Crystal mengejek.


Christ langsung memasang wajah polos. Berpura-pura tidak terjadi apapun.


"Siapa yang takut, aku tidak takut" ucap Christ terbata-bata.


Crystal tertawa melihat tingkah konyol suaminya. Dia merasa lucu melihat seorang Christ yang gagah ternyata takut dengan hantu.


"Sudah lah aku mau makan. Aku sangat lapar" ucap Crystal. Kemudian dia mengambil segelas jus di meja yang tadi ia buat.


Christ melihat gelas jus yang ada di tangan Crystal. "Jus apa yang kau minum itu?" tanya Christ yang masih heran dengan segelas jus berwarna aneh.


"Ini sangat enak. Ini adalah jus mangga dicampur vanila dan selai bluberi" ucap Crystal enteng lalu meneguk semua isi gelas jus nya.


'Bagaimana dia bisa menikmati semua kombinasi itu dan menikmatinya. Dibayar miliaran pun aku tidak mau meminumnya' pikir Christ.


Setelah selesai mengisi perut laparnya, Christ membawa Crystal kembali ke kamar. Christ menggendong tubuh Crystal.


Keesokan paginya Christ terbangun. Ketika membuka mata, dia tidak melihat lagi sosok hantu yang ternyata istrinya itu di sebelahnya.


Christ turun menuju dapur. Di dapur dia melihat mommy nya sedang bekerja sama dengan istrinya memasak sarapan pagi.


Sejak kehadiran Crystal ke dalam keluarga Wu, Mereka biasanya sarapan dan makan malam buatan Crystal.


Christ tersenyum hangat melihat Crystal dan mommy nya memasak sambil tertawa bersama.


"Aku tidak salah memilih" ucap Christ pelan.


Aawwwww...


Christ meringis merasakan sebuah tangan menepuk punggungnya sangat kuat dari belakang.


"Selamat pagi orang bodoh" sapa Sheila dengan seragam nya yang berlalu dari belakangnya.


"Kau ini selalu saja menggangguku" ucap Christ kesal dengan kelakuan adiknya.


Sheila tertawa puas melihat kemarahan kakaknya.


"Pagi Christ" sapa Alex Wu datang dari arah berlawanan.


"Pagi dad" balas Christ.


"Senang rasanya melihat kedua wanita cantik itu tertawa bersama" ucap Alex Wu tersenyum penuh cinta.


Christ tersenyum. Sejak kehadiran Crystal, mommy nya menjadi tidak kesepian lagi.


Biasanya mommy nya kesepian karena putra nya sibuk bekerja di kantor, suaminya sibuk bekerja di ruangan kerjanya dan putrinya yang pergi kesekolah lalu siangnya akan lanjut les tambahan.


Kedua pria gagah dan tampan itu berjalan beriringan menuju meja makan. Berjalan ke kursi makan masing-masing. Kedua nya terlihat gagah dan tampan.


"Pagi daddy" sapa Sheila penuh semangat melihat kedatangan daddy nya.


"Pagi putri ku yang cantik" balas Alex Wu lalu mengelus rambut putrinya.


Christ menatap Shela dengan tatapan dingin, begitu pula dengan Sheila. Mata mereka saling menatap seakan mengeluarkan leser.


Nyonya Maylin dan Crystal datang membawa hidangan sarapan mereka. Setelah meletakkannya, mereka duduk di kursi masing-masing.


Christ tersenyum seperti anak kecil ke Crystal. Wajah Crystal memerah melihat tingkah manja Christ di hadapan semua orang.


"Orang aneh ini bertingkah aneh lagi" ucap Sheila dari kursi nya.


"Jangan mengganggu ku, makanlah yang banyak agar kau cepat besar" balas Christ.


"Sudah makan makan kalian selalu saja bertengkar" ucap Nyonya Maylin menegahi perang dingin itu.


"Christ hari ini temani istri mu ke dokter. Selama beberapa minggu ini kau tidak pernah melakukannya lagi karena sibuk" ucap nyonya Maylin.


"Tenang lah mom, tanpa disuruh aku sudah berencana untuk tidak ke kantor dan pergi menemani Crystal" ucap Christ begitu girang. Crystal tertawa kecil melihat tingkah Christ.


"Baguslah kalau begitu" ucal Nyonya Maylin.


Mereka pun menghabiskan sarapan nya dengan tenang menikmati nya.