YOU ARE MY LITTLE ANGEL

YOU ARE MY LITTLE ANGEL
20. Wedding Day



Crystal dan Christ duduk di sofa rooftop.


Crystal menyandarkan kepalanya di bahu lebar Christ.


"Bagaimana hubungan kak Sherina dan Lucas dulu? Kak Sherina menyukai Lucas sejak lama" tanya Crystal.


Christ terkejut mengetahui hal itu.


"Sherina dulu sangat populer banyak yang menyukai nya. Tapi dia begitu dingin pada semua pria. Aku tidak pernah mendengar dia pacaran.


Lucas sejak lama sudah seperti itu. Sudah menjadi kebiasaannya menggoda wanita cantik. Tapi itu hanya bertahan satu hari. Hampir seluruh wanita di sekolah kami ia dekati kecuali Sherina. Sherina terlalu dingin makanya ia tidak berani. Aku begitu terkejut mendengar kau mengatakan Sherina menyukai Lucas" jelas Christ.


"Kak Sherina selalu menceritakan perasaannya padaku. Bahkan ia memilih sekolah yang sama dengan Lucas. Setiap kali ia melihat Lucas bersama wanita lain, Kak


Sherina sangat kacau dan aku sangat tidak suka itu.Mungkin dia bersikap dingin karena ia tidak bisa mengekspresikan perasaannya." Crystal.


"Entahlah aku malas mengurus urusan cinta orang lain" Christ menghembuskan nafas panjang.


Crystal melihat Christ tidak perduli merasa kesal. Dia mengangkat kepalanya dari bahu Christ lalu menatap Christ lekat-lekat.


Crystal memegang wajah Christ dengan kedua tangannya lalu menatap Christ dari dekat.


"Ahjussi yang tampan kau begitu jahat. Sherina adalah kakak dari istrimu yang cantik ini. Tak bisakah kau membantuku mendekatkan mereka. Jika kau tak mau jangan harap bisa sekamar dengan ku malam esok. Tidurlah di kamar lain" Crystal mengancamnya.


Christ merasa gemas dengan cara Crystal merayunya. Setiap kali ia kesal pasti akan memanggilnya ahjussi. Namun dari pada harus kehilangan malam berharganya dengan Crystal, ia pun memutuskan menerima permintaan itu.


"Baiklah kita coba bicara dengan mereka besok" Christ.


Crystal yang begitu senang dengan persetujuan dari Christ langsung mencubit pipi Christ geram. Kemudian mengecup bibir Christ.


Mendapat perlakuan manja dari Crystal, Christ menatap Crystal dengan tatapan ingin menerkam.


Crystal mengerti apa makna tatapan tersebut langsung kabur menuju kamar.


Christ tertawa dengan tingkah lucu Crystal lalu mengejarnya masuk.


👑


Hari yang dinanti-nanti telah tiba. Semua orang sudah siap dan para tamu mulai berdatangan.


Sherina yang bertugas sebagai pengiring mempelai wanita, menemani Crystal di ruangannya.


Crystal memulai misinya.


"Kak aku telah mendahului mu. Kapan kau akan menyusul?" Crystal.


Sherina yang sedang membantu Crystal mengenakan gaunnya seketika berhenti karena mendengar hal itu.


"Heyy ayo lah kenapa kau menanyakan hal itu"


"Apakah kau akan terus memendam rasa mu pada Lucas?"


Sherina hanya diam tak mengucapkan apapun.


"Nanti saat aku melempar bucket bunga ku, aku mau kakak mengambilnya" Crystal berkata lagi.


Sedangkan di ruang Christ, Lucas sedang menggeser-geser layar HP nya menunggu Christ selesai dengan jasnya.


Dia bertugas mengiring mempelai pria.


"Kapan kau akan menyusul ku menikah? Apakah kau hanya akan terus menggoda wanita saja?" Christ.


Lucas menghentikan jarinya mendengar perkataan sahabatnya. Terlintas dibenatnya Sherina yang mengenakan gaun semalam.


"Nanti setelah aku menggoda semua wanita di dunia ini" jawabnya asal.


Christ tertawa lalu memasang tatapan sinis.


"Semalam aku melihat Sherina sangat cantik dengan gaunnya. Aku berencana memperkenalkannya dengan teman ku. Bukankah itu ide bagus?" Christ menatap Lucas.


Lucas terbatuk mendengar hal itu.


"Mana ku tau" jawabnya cepat lalu berpura-pura sibuk dengan HP nya.


Christ tersenyum simpul melihat Lucas yang salah tingkah. Sepertinya rencananya dan Crystal akan berhasil.


Acara pernikahan akan dimulai. Pengantin wanita dipersilahkan memasuki ruangan.


Crystal keluar dengan diiringi oleh Sherina. Dia berjalan dengan anggunnya. Riasan dan tampilan rambutnya membuat penampilannya sempurna. Semua orang yang menatapnya terkesima melihat kecantikan seorang Crystal Lim.



Christ memandang Crystal yang berjalan kearah nya. Hatinya begitu berdebar-debar melihat permaisurinya sangat cantik dan anggun. Ia berusaha menahan diri untuk tidak memeluk dan menciumi Crystal.


Christ dan Crystal telah resmi menikah. Akhirnya Crystal menjadi milik Christ secara hukum maupun agama.


cepat. Banyak netijen yang mendukung dan mengatakan keduanya sangat serasi. Tak sedikit pula yang memuji kecantikan Crystal.


Banyak pula yang merasa iri dengan pesta yang sangat megah itu.


Acara yang sangat ditunggu pun tiba. Sang mempelai wanita akan melemparkan bucket bunganya ke para wanita dan pria yang masih lajang.


Setelah bunganya dilempar, Lucas berhasil menangkap nya. Semua orang bertepuk tangan lalu Cassandra datang menggoda Lucas.


"Ohoo sepertinya pria nakal ini akan segera menikah" godanya.


Lucas tersenyum menyeringai, lalu ia menatap Sherina yang melihat kearahnya.


Melihat keduanya saling tatap, Christ melanjutkan misinya.


"Sepertiny calon mempelai wanita Lucas ada disini" teriaknya.


Semua orang saling memperhatikan satu sama lain, ingin tau siapa wanita beruntung selanjutnya.


Lucas berjalan ke arah Sherina dengan bunga di tangannya. Walaupun sedikit gugup Lucas memegang satu tangan Sherina. Semua orang kegirangan melihat penampilan manis di depan mereka.


"Sherina apakah kau mau menjadi wanita ku?" Lucas memberikan bunga itu kepada Sherina.


Sherina tersipu malu namun sangat senang karena akhirnya perasaannya terbalas. Namun dia mengingat lagi ketika Lucas yang selalu mempermainkan wanita.


Hatinya menjadi kalut.


Sherina menarik tangannya dari tangan


Lucas. "Maaf tapi aku tak bisa menerima pria yang sudah memiliki wanita lain"


Semua orang terkejut mendengar penolakan tersebut. Lucas menjadi gusar, untuk pertama kalinya seorang wanita menolak nya.


Cassandra melihat sepupunya ditolak tak bisa ikut campur hanya bisa menjadi penonton.


"Sherina hanya kau wanita yang bisa membuat ku berdebar-debar, aku hanya serius untukmu" Lucas mencoba memperjelas.


Sherina memandang kearah Crystal yang memberikan tanda bahwa itu benar. Sherina kemudian tersenyum lalu mengangguk.


Semua orang berteriak senang melihat itu. Crystal sangat senang lalu mencium pipi Christ yang telah membantunya.


Pesta pernikahan berjalan sangat meriah. Para tamu berdatangan mengucapkan selamat dan memberikan hadiah. Bahkan Jacson pun datang ke pesta untuk mengucapkan selamat karena telah diundang langsung oleh Crystal.


Bibi Amira bahkan ikut menghadiri pernikahan Crystal bersama dengan teman-teman sekamar nya dulu. Mereka semua diundang langsung oleh Christ.


Bukan karena tak tau masa lalu Crystal, namun karena mengetahuinya lah maka ia mengundang mereka secara langsung.


Christ ingin mereka meminta maaf pada Crystal atas apa yang ia lakukan dahulu.


Semua teman sekamar Crystal dulu meminta maaf secara langsung. Crystal yang masih belum melupakan semuanya masih merasa berat hati untuk memaafkan mereka.


Christ mengelus tangan Crystal lalu tersenyum. Dia mencoba untuk meyakinkan Crystal bahwa semuanya akan baik-baik saja.


Crystal pun memaafkan mereka semua.


🎉


Karena tema pernikahan mereka adalah pernikahan kerajaan, mempelai dipersilahkan untuk berdansa.


Crystal dan Christ berdansa dihadapan semua orang yang hadir. Mereka melangkah sambil tersenyum dan memandang satu sama lain.


Semua orang turut bahagia melihat pasangan itu bagaikan pangeran dan putri dari kerajaan Wu.


Sherina yang berdiri di samping Lucas melihat adik nya bahagia dengan mata berbinar. Lucas melihat tatapan Sherina tersenyum ingin menggodanya.


"Apakah kau tak ingin seperti mereka berdua" Lucas.


Mendengar perkataan Lucas, Wajah Sherina memerah, ia menjadi malu-malu.


"Sepertinya kue yang ada disana enak" Sherina berjalan kearah kue bertingkat yang ada atas meja.


Lucas tertawa melihat tingkah lugu Sherina yang melarikan diri karena malu. Ia mengejar Sherina lalu menggodanya lagi.



Hai hai readers 😊


Jangan lupa dong kasih like dan komennya 😁


Semoga kalian suka ya


💛💛💛