YOU ARE MY LITTLE ANGEL

YOU ARE MY LITTLE ANGEL
1. Panti Asuhan Little Angel



Suasana sore itu di panti terasa menegangkan. Terlihat seorang wanita dewasa dan seorang gadis kecil sedang berbicara serius. Semua mata tertuju pada mereka berdua.


"Gadis kecil yang menyebalkan, sekarang ini adalah rumah barumu. Aku benci melihatmu karena mengingatkanmu pada mama kandungmu itu"


wanita itu mengatakannya dengan nada kesal dan mengintimidasi.


"Ohh iya jangan pernah muncul lagi di depan ku ingat itu!!" lanjutnya.


Wanita itu pergi meninggalkan gadia kecil itu yang sedang duduk dilantai sambil menangis.


"Ibu..ibu..jangan tinggalkan aku ibu" teriak sang gadis namun tak dihiraukan oleh ibu tirinya itu.


Seorang wanita berusia sekitar 48 tahun yang tak lain adalah pemilik panti asuhan Little Angel datang menghampiri gadis kecil yang malang itu. Dia memeluk nya dan mengelus-elus rambut lurus dan lebut milik gadis tersebut.


"Sudah.. sudah sayang jangan menangis cantik" wanita itu mencoba menenangkannya.


Namun gadis cantik itu malah pergi berlari keluar panti mengejar ibu tirinya. Dia membuka gerbang namun tidak mendapati orang yang dicarinya disana.


Ia berlari sambil menangis entah kemana tujuannya. Di usianya yang masih sangat muda itu, ia harus dibuang dan menjalani semua pencobaan berat ini.


Langkahnya terhenti di sebuah persimpangan kecil menuju tepi pantai. Ia bingung harus berlari kemana lagi.


"Lepaskan aku,,jangan bawa aku hikzz hikzz.. "


Gadis itu mendengar suara minta tolong dan mencari sumber suara. Matanya menatap seorang wanita dengan pakaian urak-urakan dan tatto di tangannya sedang menarik paksa lengan seorang anak laki-laki.


Tanpa berfikir panjang ia berlari dan menolong anak tersebut.


"Aghhhh.. " teriak wanita punk itu meringis kesakitan karena tanggannya digigit. Ia melepaskan genggamannya karena kesakitan.


"Ayo kabur bodoh lari!" gadis kecil itu menarik tangan anak laki-laki itu yang bengong melihat gadis kecil itu.


"yahhh anak-anak bodoh jangan kabur! " teriak wanita punk itu namun tidak lanjut berlari karena bekas gigitannya mulai berdarah.


Mereka berlari sambil bergandengan tangan menuju kearah pantai. Dan berhenti karena sadar mereka tak lagi dikejar.


"Yahh..apa kau baik-baik saja?" tanya gadis kecil itu dengan nafas terputus-putus.


"yah..yah.. aku baik-baik saja" jawabnya dengan keadaan yang sama pula.


"Kenapa kau bisa ditarik-tarik oleh wanita itu?" tanya gadis itu kembali lagi.


Anak itu menjelaskan semuanya bahwa dia datang ke desa itu untuk berlibur dengan keluarganya. Mereka pergi ke pantai namun dia tiba-tiba ingin buang air kecil. Saat baru keluar dari toilet umum, tiba-tiba wanita punk itu datang dan meculiknya.


"Baiklah kalau begitu, sekarang kita cari orang tuamu. Mereka pasti sangat mengkhawatirkanmu. Aku akan mengantarmu, kalau-kalau wanita punk tadi datang lagi maka aku bisa menolongmu"


Mereka pergi mencari kedua orang tua anak itu dan menemukannya. Terlihat seorang wanita dewasa yang cantik sedang hamil dan seorang pria dewasa dengan aura kewibawaannya yang pastinya adalah suaminya.


Melihat putra mereka kembali, pasangan suami istri itu langsung menghampirinya dan memeluknya seraya mencium kening putranya. Melihat hal itu, gadis kecil itu mengingat kedua orang tuanya yang dulu sangat menyayangi dan memanjakannya.



Anak laki-laki itu menjelaskan kepada orang tuanya apa yang terjadi dan apa yang telah dilakukan gadis kecil itu saat menolongnya.


Mereka berterima kasih dan memeluk gadis kecil itu.


Sontak pelukan itu membuat gadis kecil itu merasakan kehangatan yang sudah lama ia rindukan.


Setelah beberapa saat dia meminta izin dan pulang. Selama di jalan menuju panti ia menangis karena merindukan kedua orang tuanya.


'Mama, papa aku merindukan kalian kenapa kalian meninggalkan ku' ia membatin.


Sesampainya di panti, dia melihat pemilik panti asuhan Little Angel sedang cemas dan berdiri di depan pagar. Melihat gadis kecil itu kembali, ia langsung menghampiri dan memeluknnya.


"Sayang, kenapa kau pergi begitu saja? Bibik cemas sekali" jelas wanita paruh baya itu sambil mengelus rambut panjang gadis kecil itu.


"Gadis cantik, sekarang ini adalah kamar barumu, dan mereka adalah teman sekamarmu"


Gadis kecil itu melihat-lihat kamar dengan warna dinding dan perabotan dominan pink dengan 3 tempat tidur bertingkat. Ada 5 orang anak perempuan yang seusianya datang dan memberi sambutan kepada nya.


Sang pemilik panti menggenggam tangan putih mungil gadis kecil itu lalu mendekatkan wajahnya, "jangan takut disini kita adalah satu keluarga".


Mengelus lagi rambut gadis tersebut kemudian pergi meninggalkan mereka.


.


.


✨✨✨👑✨✨✨


Villa keluaga Wu


Christ Wu menjatuhkan dirinya ke kasur empuk miliknya dan menatap langit-langit kamarnya yang berwarna putih.


Pikirannya kembali mengingat kejadian tadi sore. Ia mengingat saat-saat gadis kecil itu menolongnya melarikan diri dan menggenggam tangannya erat saat berlari.


'Kenapa aku bisa lupa menanyakan namanya? Gadis cantik itu berani sekali,aku jadi malu karena tidak berbuat apa-apa padahal akukan pria' keluh Christ dalam hatinya.


Tanpa ia sadari wajahnya memerah bagaikan tomat.


'Tunggulah aku pasti akan menemukanmu kembali gadis misterius ku. Aku berjanji akan membalasmu dengan menjagamu my little angel'


Christ Wu bangun dan pergi ke kamar mandi agar bersiap untuk tidur.


Keesokan paginya..


Christ berjalan menuruni tangga dengan santai mengahampiri Mommy nya yang sedang mempersiapkan serapan pagi mereka dan daddy nya yang sedang meminum kopi.


"Mommy ku yang cantik, putra mu yang tampan ini ingin bertanya. Apakah kita jadi pulang hari ini?" Christ pun duduk di dekat kursi mommynya.


Sambil mengoleskan selai coklat ke roti kesukaan putranya nyonya Maylin menjawab pertanyaan putranya "Mommy heran entah dari mana sifat narsismu itu datang.. Iya putraku yang tampan hari ini kita harus pulang. Pekerjaan daddy mu sudah menumpuk di kantor dan minggu depan adalah jadwal persalinan mommy"


Mendengar percakapan kedua orang tersayangnya itu tuan Alex Wu tertawa. Sedangkan Christ Wu sedikit kecewa.


Selesai sarapan mereka mengemas segala barang-barang mereka. Saat mengemas barang miliknya, Christ teringat dengan wajah gadis misterius itu lagi. Bahkan ia tersenyum sendiri dan membuat kedua orang tuanya yang melihat itu heran dengan tingkah putra kesayangan mereka itu.


Semua barang mereka telah selesai dikemas. Mereka pun kembali ke Seoul dengan mobil mewah mereka Mercedes-Benz.


Saat di perjalanan Christ sibuk dengan tabletnya, melihat-lihat sosial media miliknya. Melihat semua pesan-pesan masuk dari teman dan juga anak-anak perempuan yang menyukainya. Ia ingin mencari tau tentang gadis misterius itu namun tidak bisa karena dia tidak tau namanya.


Tanpa disadari mobil mereka melewati panti asuhan Little Angel bahkan gadis misterius itu sedang duduk di teras.



Pertemuan mereka menjadi awal baru kisah yang akan berlanjut di masa depan.


.


.


.


Hai hai Readers semoga ceritanya kalian suka yahh


Btw maaf ya kalo ada kesalahan pengetikan.


Jangan lupa like and komen


💛💛💛