YOU ARE MY LITTLE ANGEL

YOU ARE MY LITTLE ANGEL
24. Launching New Product



Dalam satu minggu ini Christ disibukkan dengan produk yang akan launching.


Wu's Group akan melaunchingkan sebuah mobil sport dengan kendali otomatis yang hanya akan ada lima di pasar dunia.


Mobil tersebut didesain langsung oleh Christ. Mobil dengan jendela anti peluru, kecepatan dua kali lebih cepat dari mobil Buggati Veyron Super Sport yang menyabet gelar mobil sport tercepat yang pernah ada.


Mobil tersebut juga dapat dikendalikan secara otomatis dengan aplikasi khusus yang dibuat oleh Christ. Tidak menggunakan kunci biasa namun dengan sidik jari.


Christ sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuan luar biasanya dalam pembuatan mobil sport barunya. Bahkan daddy nya ikut turun tangan membantu Christ. Mereka berdua bekerja sama membuat sistem yang akan sulit untuk ditembus oleh peretas.


Crystal dan nyonya Maylin tetap mendukung pria mereka. Mereka akan datang ke Wu's Group untuk mengantarkan makan siang dan menemani suaminya.


Dukungan dari orang tercinta akan membuat mereka semakin bersemangat. Walaupun hanya sekedar pelukan dan perkataan semangat, itu sudah sangat membantu.


Setiap harinya sehabis belajar, Crystal dan Nyonya Maylin akan pergi ke Wu's Group menemani kedua pria hebat itu bekerja. Membawakan makanan buatannya, dia tahu berfikir membutuhkan energi yang banyak.


Christ dan daddy nya,Alex Wu selalu pergi pagi dan pulang sangat larut. Bukan hanya itu Christ bahkan akan melanjutkan pekerjaannya di rumah.


Setiap harinya Crystal melihat Christ di laboratorium mengotak atik komputer. Tetapi Crystal masih belum terbiasa melihat deretan komputer canggih yang saling terhubung itu begitu banyak.


Melihat tampilan layar menyala saja sudah membuat Crystal pusing. Yang ia tahu adalah memasak, merawat Christ, belajar dan mendesain.


Mobil sport tersebut telah selasai dan hari ini adalah hari uji coba. Christ sendiri yang akan langsung turun tangan mencoba hasil kerja keras nya itu.


Christ membuka tablet canggihnya lalu mulai mengaplikasikan temuannya. Crystal yang berdiri di samping Christ memantau dari layar lebar bagaimana mobil sport itu melaju kencang dengan sangat mulus.


Crystal sangat bangga dengan kemampuan suaminya yang sangat hebat itu. Dalam hatinya, ia mengucap syukur pada Tuhan telah memberikan seorang suami yang baik dan sangat hebat.


Alex Wu dan Nyonya Maylin sangat bangga dengan temuan putra mereka yang sangat hebat.


"Putra kita sangat hebat. Aku bangga membuat anak setampan dan sehebat dirinya. Bagaimana jika kita membuat satu lagi yang sepertinya" ucap Alex Wu ke telinga istri cantiknya.


Nyonya Maylin mencubit pinggang suaminya.


"Kita sudah tua. Dasar kau ini" ucap nyonya Maylin dengan wajah memerah.


Uji coba berjalan dengan sangat lancar. Christ dan Crystal kembali ke ruangannya.


Christ merebahkan tubuhnya ke sofa. Tidur di pangkuan Crystal. Selama ini Christ kurang beristirahat karena mengejar targetnya.


Crystal mengelus rambut Christ yang tidur di pangkuannya. "Kau hebat sayang aku mencintaimu Christ Wu" ucap Crystal lalu mencium bibir Christ.


Selama beberapa jam Christ tertidur, mereka pun kembali ke rumah utama.


Di dalam kamar Christ langsung merabahkan dirinya diatas tempat tidur. Dia sangat mengantuk hingga langsung terlelap karena kelelahan.


Crystal melihat suaminya tertidur seperti bayi hatinya menghangat. Dia kasihan mengingat pola makan dan tidur Christ sangat berantakan. Crystal tau ketika suaminya kelelahan, maka dia akan membutuhkan waktu tidur yang sangat lama.


Crystal membiarkan Christ tertidur dulu lalu ia menyiapkan makan malam bersama dengan Nyonya Maylin.


"Ma tidak apa-apakan bila kami makan malam di kamar saja. Christ sangat lelah, aku tidak sampai hati menyuruhnya turun kesini" Crystal.


Crystal membawa nampan makanan ke kamar mereka. Selepas kepergian Crystal, Alex Wu menarik tangan Nyonya Maylin ke pangkuannya.


"Kapan kita seperti itu lagi?" tanya Alex Wu.


"Ketika kau dan aku dilahirkan kembali berjodoh di kehidupan selanjutnya. Kau ini harusnya ingat umur" jawab nyonya Maylin.


"Hei ayolah walaupun aku sudah tua, jiwaku masih sangat muda" goda Alex Wu.


Nyonya Maylin mengambil potongan daging dan menutup mulut suaminya.


"Habiskan makanan mu" lalu kembali ke kursi nya.


Alex Wu tertawa dengan kelakuan istrinya.


Di dalam kamar, Crystal meletakkan nampan makanannya diatas meja. Membangunkan Christ yang masih tertidur lelap.


Crystal menarik narik lengan Christ seraya membantunya duduk. Bukannya bangun,Christ malah menarik tubuh Crystal ke pelukannya.


"Biarkan aku tidur sebentar lagi" ucap Christ serak.


Crystal berusaha untuk melepaskan diri namun Usahanya selalu saja gagal. Christ semakin mengeratkan rangkulannya ke pinggang Crystal.


"Bangunlah nanti makanan mu dingin. Aku sangat lapar" ucap Crystal.


"Aku masih sangat mengantuk" Christ.


Crystal tersenyum. Sebuah ide muncul dalam pikirannya.


"Ahhh sakit Christ perutku sangat sakit aduhhh" Crystal mengelus perut bucitnya.


Christ langsung bangun melihat keadaan Crystal. Seketika jiwanya terkumpul mendengar Crystal meringis kesakitan


"Apa kau merasa kesakitan. Apa yang terjadi dengan putra ku" Christ cemas.


"Bagus akhirnya kau bangun juga" Crystal tersenyum menang. Christ menatap kesal karena tertipu.


"Aku baru saja merasakan anak kita baru saja menendang" Cryatal mengelus perutnya.


Christ merasa senang. Christ mendekatkan telinganya ke perut Crystal. Dia bisa merasakan tendangan bayinya. Hatinya begitu senang, kehangatan menjalar di hatinya.


Dia mengelus perut Crystal lalu menciumnya dengan penuh kelembutan.


"Anakku sayang, baik-baik lah didalam sana. Jangan menyakiti mommy mu" ucap Christ.


Crystal tersenyum senang melihat interaksi ayah dan anak itu. Dia mengelus rambut Christ yang masih berantakan.