
“Beraninya kau Menatap Tuanku dengan Mata menjijikan mu itu Sial*n!!”.
Sekarang bukan Zhong yang berbicara Tapi Zhang lah yang berbicara sambil mengeluarkan Aura membunuh Yang Jauh Jauh Lebih kental Dari Ular raksasa berkepala Tiga ini.
Ular berkepala tiga dengan warna yang berbeda beda itu bergetar setelah merasakan Aura dari Zhang Yang sudah dipastikan itu Sangat berpengaruh untuk kakek Fang.
Kakek Fang bahkan merasakan dadanya sesak nafas. sulit baginya untuk sekedar menarik napas karna suasanya yang mencengkam.
Warga yang rumah nya tidak jauh dari dalam hutan ini ikut merasakan kegusaran! yang mereka tidak tahu berasal dari mana.
Bahkan Sudah tidak sedikit dari mereka yang Hanya Mempunyai Ilmu di tingkat Perak Pangkat 1 Telah Pingsan karna kesulitan bernapas..
Orang orang yang mempunyai ilmu tinggi yang berada di Sakte awan Putih ikut merasakan kegelisahan itu,walau tidak separah orang orang yang berada di luar sana.
Karena memang kekuatan mereka yang sudah mencapai tingkat Predikat, yang mampu membuat mereka bertahan dari tekanan dari Zhong dan Zhang yang berada di Hutan Sebelah timur..
Xai lin yang mengetahui suasana yang sudah tidak Konsisten maka dia mencoba menenangkan Kedua Pamannya ini..
“Paman Zha, Berhentilah mengeluarkan Aura itu. Karna itu akan menarik perhatian Orang orang yang memiliki Ilmu tinggi Paman!. ”Ucap Xai lin yang mencoba setenang mungkin.
Zhang dan Zhong yang mendengar itu hanya mendengus kesal kepada Que Xian, yang sedari tadi sudah bergetar walau dia sekuat tenaga menahan Aura yang di pancarkan Zhang.
Kakek Fang yang sedari tadi sulit bernapas. Akhirnya bisa Bernapas dengan Lega karna, tekanan itu sudah tidak terlalu mencekam dirinya..
Orang orang diluar sana pun sudah mulai merasakan ketenangan kembali. Dan banyak juga dari mereka yang Tadinya Pingsan Akhirnya Siuman Satu persatu.
.
.
.
Xai lin memberanikan diri untuk mendekat kearah Zhang dan Zhong. Dia lalu mengelus Sayang kepala Dua Hewan Legendaris itu dengan Tangan nya yang lembut, dan juga tatapan yang menyiratkan Bahwa mereka berdua adalah Hewan yang terpenting di dalam dirinya.
Zhong dan Zhang sekali lagi mendengus kesal. Karna Tidak bisa di pungkiri Sentuhan dan belaian,lembut dari Tuan. Yang sudah dia anggap anak sendiri bagi mereka mampu meredam emosi yang tadi sempat naik akibat melihat Xai lin hampir saja menjadi Upik Abu.
Sekali lagi Que Xian dan kakek Fang terkejut akibat aksi berani yang dilakukan oleh Xai lin.
Mereka bisa tenang kembali hanya dengan sentuhan itu.?
Bahkan Orang yang mendekati mereka berdua saat dalan keadaan emosi seperti ini bisa mati berdiri.!!
Que Xian yang sama sama Hewan pertapa saja dibuat bergetar hanya dengan Aura nya saja.
Sudah sangat dia pastikan bahwa gadis manis didepannya ini memang lah bukan gadis biasa.
“Mengapa kau menyerang Putri kami Que Xian?!”Tanya Zhong sembari menatap Que Xian Lekat.
Dengan susah payah dia menjawab pertanyaan dari Raja dari segala Hewan Melata dan juga Hewan Yang Bisa Terbang ini sambil bergetar.
“Aku tidak senang! ada yang memasuki kawasannku Kak Zhong”Jawab Que Xian sembari menundukan kepalanya.
“Memangnya ada apa sehingga kau tidak senang ada seseorang yang memasuki kawasannmu ini hah?!!”Tanya Zhang dengan sarkas.
Kali ini bukan hanya raja sekaligus Dari Hewan Melata dan juga Terbang. Tapi Raja Dari Segala Hewan.
Xai lin yang melihat kegusaran Que Xian mengelus sambil berkata dengan selembut mungkin.Agar Paman Zha dan Zho ini tidak terus mengeluarkan Aura yang bisa saja, menarik perhatian orang orang yang berilmu cukup tinggi untuk mendeteksi keberadaan mereka saat ini.
“Paman Zha, perhatikan Aura yang kau keluarkan itu.bisa mengundang perhatian semua orang yang berilmu tinggi untuk mendeteksi keberadaan kita. dan itu akan menjadi masalah kedepannya paman. ”
Yang dikatakan Xai lin ada benar nya. Maka Zhong dan Zhang meredam Aura Kental yang mereka keluarkan Tadi.
Que Xian yang sudah tidak terlalu tertekan akhirnya menjawab pertanyaan yang diberikan Zhang tadi.
“Aku tidak ingin ada orang yang serakah memasuki kawasannku. Aku tidak ingin kejadian yang mengakibatkan tempat tinggal seluruh keluargaku Hancur tak tersisa seperti dahulu. ”Ucap Que Xian dengan lirih.
Kakek Fang yang sedari tadi hanya menonton dapat melihat kesedihan yang dirasakan oleh ular mengerikan itu.
Bahkan bukan hanya kakek Fang, semua yang ada di tempat itu dapat melihatnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa memang Kejadian yang membuat Zhang dan Zhong terpisah karena pertempuran yang memporak porandakan hutan yang sangat luas itu membuat Hewan kehilangan tempat tinggal nya.
Dan tidak sedikit Hewan yang tinggal di dalam hutan tersebut berlarian mencari tempat tinggal yang baru. Sehingga mereka melarikan diri kepemukiman warga.Membuat sekelompok manusia itu merasa berbahaya karna ada hewan yang datang dari hutan memasuki kawasan mereka.
Dan tidak sedikit pula hewan hewan yang memasuki kawasann sekelompok warga itu. Terbunuh karna manusia manusia itu merasa terancam.
Zhang yang memamg pernah merasakan hal yang sama yang dirasakan oleh Que Xian pernah ia rasakan.Dampai dia membunuh siapapun orang yang masuk ke Hutan dimana disitulah dia bertemu dengan Sahabat Seperjuangan nya. Dan disitu pulalah dia bertemu dengan Nona Kecilnya ini.
“Dan didalam sana Penerusku belum Terlahir! aku tidak bisa membahayakan mereka dengan membiarkan seorang pun memasuki kawasann ku! ”Ucap Que Xian
Mereka semua yang ada disana mengerti, maksud Dari Penerus yang belum terlahir itu adalah Telur Yang Belum Menetaskan Anak Hewan Dari Cangkang nya.
Xai Lin akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan masalah ini. Karna memang dia yang telah memancing keributan karna dia sangat penasaran dengan Aura yang berbeda di balik Semak belukar disini..
Sudah lah Paman. Tidak usah diperpanjang memang seharusnya seorang ibu melindungi anak nya seperti Malaikatku! yang melindungiku.!
Ucapan dari Xai lin mampu menggerakkan Hati semua Mahluk yang ada di tempat kejadian.!
Terutama Zhong.Dia yang melihat bagaimana perjuangkan Malaikat yang dimaksud Xai lin adalah Fang Yin. Yang merelakan hidupnya demi Buah Hatinya yang sekarang menjadi Gadis yang sangat Manis.
Que Xian yang mendengar ucapan itu tertunduk malu. Dia mengira bahwa Xai lin adalah orang yang jahat yang akan merusak kawasannya. justru orang yang menyelamatkan nya dari dua Raja dari segala Jenis Hewan ini.
Bisa dipastikan jika tidak ada Xai lin maka Dia sudah Mati dengan Mengenaskan. karna berusaha membunuh Tuan Dari Hewan Legendaris ini!.
Dan jika dia Mati,maka dia tidak bisa melihat Anak Anaknya Terlahir kedunia ini.Dan tidak bisa melihat Tumbuh Kembang Anak nya...
Dia memandang Xai lin dengan berterimakasih.
Jika Xai lin mau pasti dia sudah mati.jika saja Xai lin orang yang kejam Dan sombong pasti dia akan dengan bangga mengenalkan Hewan legendaris ini sebagai budak nya.
Tapi itu semua tidak ada didiri Xai lin. Yang dia lihat adalah Xai lin gadis Yang baik. Bahkan dia tidak mau jadi pusat perhatian, karna memiliki Dua Hewan Legendaris ini yang bisa saja membuatnya sangat ditakuti Di seluruh Penjuru Dunia ini. Karna memang kekuatan Dari keduanya Tidak bisa diragukan lagi.
Bahkan Ratu Kegelapan Dikalahkan oleh mereka berdua.
Dan apa tadi.?? Dia memanggil Zhong Dan Zhang dengan sebutan Paman. Sungguh Xai lin tidak membeda bedakan kasta mereka dan tidak membedakan Mana Tuan dan juga Hewan nya.
Dia sangat Beruntung bisa bertemu dengan Xai lin Walaupun diawali dengan pertempuran yang bisa saja membunuh nya.
Dan dia sangat Terharu mendengar Xai lin mengucapkan Bahwa Ibunya Adalah Seorang Malaikat.!
Sungguh perasaan itu tidak bisa menggambarkan kebahagiaan seorang ibu jika anaknya memanggil nya dengan panggilan Malaikat:)
Dia yang hanya sebagai Calon seorang ibu. Bisa merasakan betapa bahagianya dirinya ketika buah hatinya memanggilnya Malaikat.
Zhang dan Zhong mengikuti apa kata Putri mereka ini. Yahhh Xai lin sudah seperti Putri bagi mereka. Terutama Zhong yang sudah merawat Xai lin sedari kecil.
Kakek Fang memberanikan diri untuk maju dan mengelus sayang kepala Xai lin.
Sang punya kepala menoleh kepada orang yang mengelus nya.
“Kita harus cepat pergi dari sini tidak lama lagi gerbang Sakte awan Putih akan ditutup. Dan jika sudah tertutup maka kau harus menunggu Tahun depan untuk masuk menjadi murid disana”
Xai lin yang mendengar itu menganguk.
Dia tidak mau menunggu tahun depan. itu sangat lama baginya.
“Baiklah Kita akan pergi kek”Jawab Xai lin.
Xai lin menatap kedua pamannya. Mereka yang ditatap mengerti apa maksud dari tatapan itu.
Mereka berdua akhinya masuk kembali kedalam tubuh Xai lin, Dan Raga Zhong kembali menjadi Gelang yang melingkar cantik di tangan Yang selalu mengelus Sayang kedua pamannya.
Sebelum Xai lin pergi dari tempat itu dia menatap Que Xian sebagai tanda dia akan pamit dari sini..
“Bibi Que Aku akan pergi. Salamkan Salamku kepada Adikku Jika mereka sudah terlahir. ”
Sekali lagi Que Xian terharu dengan Xai lin. Mana ada yang menginginkan dan mengaku jika adik nya adalah seekor binatang. Ditambah lagi binatang itu sangat mengerikan.
Sebelum Xai Lin Benar benar pergi.
Que Xian mengeluarkan Cahaya berwarna Hitam, Merah dan kuning emas.
Cahaya itu berubah menjadi sebuah Pil Tiga Warna sama persis dengan warna Cahaya Tadi.
“Maafkan aku yang tadi Mencoba membunuhku. Makan lah Pill itu sebagai tanda maaf dari ku. Pill itu mampu menetralisir kan Setiap Racun yang memasuki Tubuh mu. Dan itu mampu membuatmu Tidak Terbakar jika Hanya dari api Peringkat Jendral Seperti ku. Sekali lagi aku minta maaf dan Aku sangat berterima kasih kepadaku”Ucap Que Xian kepada Xai lin
Xai lin yang mendengar itu langsung saja memakan pil tersebut tanpa curiga sama sekali. Setelah dia memakan pil tersebut dia seakan merasakan Benteng benteng yang tumbuh Di seluruh tubuh nya. Dan dia merasakan Pangkat Nya telah Naik Menjadi Jendral Pangkat 8.
“Terima kasih bibi. jika aku melewati hutan ini lagi aku akan mampir dan melihat adik adik ku”Ucap Xai lin
Que yang mendengar itu hanya mengangguk saja. Dalam hati nya dia berkata. Aku sangat bangga bisa membantu Malaikat ini. Dan aku sangat bangga telah menjadi benteng darinya Sang Pemberantas Kegelapan di masa depan.