XAI LINN

XAI LINN
Qing chen



Setelah Turun dari tempat Batu besar itu. Dalam Hati Xai lin merutuki paman Zhong yang menyebut ini sebagai Kejutan. Dia tidak mengira bahwa kejutan yang dimaksud adalah ini.


Jika masih di tingkat Jendral Untuk apa membantu nya. Walaupun Pangkat nya menurun tapi tetap saja dia di tingkat Jendral.


“*Bagaimana kejutan dariku Lin.? ”Tanya paman Zho Sembari terkekeh.


Xai lin mendengus kesal. Apa Apaan ini. kenapa justru Paman Zho dan Zha malah menertawakan nya.


“Dengar lah Xai. Kau tidak perlu menyembunyikan kekuatan mu. Kau hanya cukup mengimbangi nya dengan Tingkah yang sedikit berbeda agar orang tidak mencurigaimu. ”Ucap Paman Zha yang mulai serius berkata.


“Maksud paman apa aku tidak mengerti? ”Tanya Xai lin.


“Maksud nya kau hanya harus bersifat berbeda dari murid lainnya. itu terserah kau saja mau bersifat bagaimana.”Sambung Paman Zho.


“Mmmm.Baiklah aku mengerti. ”


Walaupun awalnya Xai lin bingung Akhirnya dia mengerti maksud kedua paman legendaris itu Hhhe*.


Disisi lain Nan Sha sedang memasuki sebuah raungan yang minim akan cahaya itu.


“Ada apa kau kemari? ”Tanya sosok yang berada di dalam ruangan itu.


“Aku mau memberi tau bahwa ada siswa yang berbeda dari yang lainnya. ”Jawab Nan Sha.


“Maksud mu? ”.Tanya sosok itu sambil Menyerengit bingung.


“Maksud ku. Dia Gadis bercadar, Bayangkan saja dia memiliki semua elemen. Dan yang lebih mengejutkan lagi Elemen kegelapan juga Ada di dirinya.”Jawab Nan Sha dengan Cepat.


Sosok itu membulatkan matanya tidak percaya. Tidak mungkin ada orang yang mempunyai Ke4 elemen itu. Ditambah lagi Elemen kegelapan juga ada padanya.Siapa sebenarnya gadis itu?


“Siapa Nama gadis itu? Dan darimana dia berasal?.”


“Aku tidak tau tapi aku akan mencari tau siapa gadis itu. ”Ucap Sha Nan.


“Rahasiakan Tentang apa yang kau ketahui. Meskipun itu dari Tetua sekalipun. karna aku yakin gadis itu bukanlah gadis biasa. Aku takut nanti dia diperebutkan oleh para tetua.”Ucap Sosok itu.


“Baiklah master! ”.Setelah mengatakan itu Nan Sha keluar dari ruangan Minim Cahaya itu.


Kapan kau bisa berubah Xai Kai?. Kapan kau akan melupakan masa lalumu!?. Ucap Nan Sha Dengan Lirih.


Yah Yang ada didalam Ruangan itu adalah Xai Kai!. Sudah lama dia keluar dari ruangan itu. Jikapun dia keluar hanya saat keadaan mendesak. Jika tidak maka dia tidak akan tetap berada di dalam ruangan itu.


Didalam Ruangan Tadi, Xai Kai sedang memikirkan siapa Gadis yang memiliki Bakat tidak biasa itu. Seperti nya dia akan mengecek sendiri Siapa gadis itu.


Entah Mengapa dia tertarik dengan Xai Lin.


.


.


.


.


Setelah Berkualitas Xai Lin memilih beristirahat karna besok adalah Ujian Selanjutnya.


Langit Malam sudah berganti Terang. Ditengah Lapangan Banyak Sekali Murid murid berkumpul untuk melakukan Ujian selanjutnya.


Ujian ini mereka akan bertarung dengan Nomor yang sama yang akan mereka dapatkan.


Nomor Yang didapat oleh Xai Lin nomor yang Jauh,Yaitu Nomor 85.Mungkin ini nomor Terakhir pikirnya.


Jadi dia lebih memilih kembali ke Kamarnya dan lebih memilih Untuk Berkualitas dan istirahat. Baginya melihat orang-orang Bertarung tidak penting baginya jadi dia lebih memilih diam diri di kamarnya.


Suasana yang Riuh Dan juga Tepuk tangan yang ramai menjadi Irama pertarungan itu.


Para Tetua dan Anggota Kaisar Dan Kelompok Senior mendapat kan tempat duduk khusus.


Xai Kai yang sebagai Master di Sakte ini memiliki tempat duduk yang lebih tinggi dari tempat lain.


Dia sedang melihat lihat Murid barunya. Sangat jarang baginya mau melihat secara langsung acara ini, Jika saja dia tidak terlalu penasaran dengan Xai Lin. maka dia tidak akan keluar dari ruangnya.


Ujian terus berlanjut, Setelah merasa cukup untuk berkualitas, Xai lin memutuskan untuk kembali kelapangan.


Saat menuju kelapangan ada dua pasang mata yang melihat pergerakan nya. Xai lin menuju Salah satu bangku untuk para murid.


Setelah menunggu beberapa saat, Akhirnya Ujian selanjutnya adalah No Xai lin.


Dengan Wajah Misterius yang tertutup Dengan Cadar membuat semua Orang melihat kearah lapangan.


Tetua dan pejabat juga tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Xai lin. Begitu juga Xai Kai, Rasanya dia memiliki getaran saat melihat Xai lin.


“Rasa apa ini?, Mengapa aku langsung teringat *Dia* Ketika melihat Xai lin. Siapa kau sebenarnya Xai lin? ”--Xai Kai!


“Hahaha! Aku hanya Disuruh melawan Seorang Gadis? Yang benar saja. ”Gelegar Tawa dari seorang Pria Yang berada tepat dihadapan Xai lin.


Dia Adalah lawan yang akan di lawan Xai lin Jika dilihat dari Style Baju nya dia terlihat seperti Anak Salah seorang Bangsawan.


“Mending kau pulang saja sana hahahah! ”Tawa pria itu semakin menggelegar.


Xai lin hanya dia, Dan itu membuat Pria itu tersulut emosi karna merasa tidak dihargai.


“Kau jangan menunda lagi. Buat lah sedikit kejutan disini Lin hihihihi”Ucap Paman Zho Sambil Terkekeh.


Xai lin memang tidak mau menghabiskan tenaganya, dan juga waktunya jadi dia lebih memilih Cepat menyelesaikan pertarungan ini..


Laki laki yang selalu mentertawakan nya tadi rupanya bernama Qing chen. Sesuai namanya Qing. Di dahinya ada sebuah gambar Mahkota, ntah untuk apa mahkota itu Xai lin tidak memperdulikan nya.


Qing chen Yang merasa geram, karna Xai lin hanya diam. Jadi dia lebih memilih menyerang duluan menggunakan Pedang Api nya.


Ini lah yang Xai lin ingin kan. Dia memang memilih diam dan membiarkan Qing chen menyerang nya duluan. Karna dia ingin tau Elemen Apa yang dimiliki Oleh Qing chen.


Setelah melihat elemen apa yang ada di diri Qing chen. Dibalik Cadar nya dia tersenyum. Hanya dia dan Satu orang yang selalu melihat pergerakan nya yang mengetahui senyum Apa yang diberikan Oleh Xai lin.


Yah Dia menyeringai!