
Ketimbang penasaran dengan Aura, dan apalah itu. Piu lebih penasaran dengan wajah Sahabatnya itu. Meski ia adalah sahabat pertama dan satu-satunya yang dimiliki Xai Lin. Tapi gadis itu belum pernah menunjukkan Wajah asli nya sendiri.
Xai Lin yang mendengar itu terkekeh kecil. Ternyata Sahabat baru nya itu, Sangat penasaran dengan Bentuk wajah nya itu.
“Hahaa.. Jika aku tidak mau bagaimana? ”Jawab Xai Lin sambil memegang cadar yang ia gunakan itu.
“Kau sangat payah Huhh” Celetuk Gadis itu sambil membuang mukanya ke sembarang Arah. Membuat semua pria Dewasa yang ada disana sedikit mencairkan suasana yang sangat tegang tadi.
“Oke.. Oke.. Kau menang Piu! ”Ujar Xai Lin sambil Membuka Cadar nya.
Meski Nan Sha sudah pernah melihat wajah asli dibalik Cadar itu. Tapi dia masih sangat terhenyak kagek ketika melihat Wajah Xai Lin yang sangat sempurna menurut nya.
Jika Nan Sha saja masih terkejut melihat Wajah Xai Lin, Lalu Bagaimana Dengan Mo Piu dan Mo Jingtan?
Kedua Kakek dan Cucu itu bahkan Menutup mulutnya. Sangking terkejut melihat pancaran Aura dan kecantikan Xai Lin membuat Jiwa perempuan Piu memberontak. Meskipun dia juga terbilang cantik. Tapi jika melihat Pahatan dan ukiran wajah Xai Lin yang sangat sempurna itu membuat dirinya bersyukur dalam hati ketika menjadi sahabat pertama dan satu-satunya dari wanita Cantik di hadapannya ini.
“Hahaha Kakek Tua. Ingat lah Umur mu”Ucap Zhong yang membuat semuanya tertawa. Tapi tidak dengan laki-laki berumur itu. Ia segera mengendalikan mimik Wajah dan menjadi seperti biasanya.
Tapi itu sepertinya hal yang sia-sia. Karena mereka semua sudah melihat wajah Cengo laki-laki Tua ini.
“Berhenti memanggilnya dengan sebutan Tua! ” Ujar Mo Jingtan yang membuat mereka bertambah tertawa.
“Memang kau sudah berumur tetua Mo”Celetuk Nan Sha.Jika laki-laki ini, tadi sangat tidak Terima, tapi sepertinya ini menjadi hiburan juga menurutnya.
“Sudah lah.. Lalu jika aku Kakek Tua Kalian Berdua Siapa Ha? ” Tanya Tetua Mo yang tidak Mau kalah
“Hahaha Kami adalah Leluhur kau Kakek Tua” Jawab Zhang yang ikut tertawa.
Leluhur?
Setidaknya itu lah yang melintas di pikiran mereka yang mendengar jawaban itu.
“Haha.. Leluhur dari mana Anak Muda? Kau bahkan jauh lebih muda dari ku! ”Jawab Mo Jingtan yang tertawa Lepas. Sepertinya Kakek tua ini seperti sudah membalas dengan Telak.
“Jadi kau tidak percaya? ”Tanya Zha dengan Alis Terangkat. Mungkin bukan Mo Jingtan saja yang tidak percaya, Bahkan semuanya tidak percaya. Kecuali Xai Lin Yah
“Siapkan Mental Kalian”Ucap Zhong dengan senyum Seringai nya. Senyum jahat itu benar-benar membuat mereka bergidik Ngeri.
Kedua Laki-laki itu menyeringai Dingin. Mereka lalu melindungi Tempat ini menggunakan Tenaga yang lebih Besar lagi.
Membuat mereka keheranan. Memang mengapa harus dilindungi seketat ini. Bahkan Xai Kai, yang memiliki tempat ini tidak pernah sampai membuat dinding perlindungan sekuat ini. Seperti ada sesuatu yang tidak boleh di ketehui orang lain.
Langit yang awalnya sangat terang sekarang berubah menjadi Gelap. Ditambah Angin yang kencang serta kilatan putih yang membuat keadaan diatas sana membuat siapa saja merinding ketika melihat Alam, seperti ini.
“Ada Apa ini?”Tanya Nan Sha yang menyadari Keanehan Alam ini.
“Kakek Aku takut. ”Ujar Mo Piu yang beringsut ke dalam pelukan Kakeknya. Sama seperti yang lain. Mo jingtan juga bergidik ngeri ketika merasakan Pancaran Aura yang dikeluarkan laki-laki yang dipanggil Anak muda Tadi.
“ni juga di rasakan Oleh penduduk Luar! Tekanan ini sangat kuat. Terutama di lingkungan sekitar. Meskipun tidak tau dimana Asalnya. Tapi tekanan ini sangat besar.
Aura ini sangat Familiar untuk mereka yang sudah berumur Ratusan Tahun. Aura Dan Tekanan Ini sangat sama persis seperti Yang mereka Rasakan di pertarungan Dunia 800 ribu tahun lalu.
Terguncangnya Dunia Daratan Atas membuat mereka sangat gelisah. Peperangan Dunia Kedua kemarin saja, Aura ini tidak mereka temukan.
Lalu mengapa mereka mendapatkan pertanda ini?
Semua Petinggi disana Mengadakan pertemuan yang sangat mendadak. Pertemuan Antara Orang-orang yang terbilang Abadi itu membuat mereka Terpaksa harus membahas Masalah pertanda ini.
....
Sedangkan di Dunia Daratan Bawah. Kedua Laki-laki pengguncang Dunia itu saling pandang lalu menyeringai.
Sepertinya mereka memang sengaja mengirimkan sinyal Pertanda ini. Pertanda Bahwa Pembalasan akan segera Dimulai!
Xai Lin yang merasakan apa yang dirasakan Zhong karena ia lah Tuan dari Pamannya membuat Emosinya Ikut meningkat.
Dengan Gerakan Cepat Gadis itu sudah berada di antara Kedua pamannya ini. Hal itu membuat mereka yang menyaksikan tambah terguncang.
Pancaran Aura Hitam Keemasan dan seluruh Warna Elemen yang ada di dunia ini sedang melingkari Tubuh Ketiga Manusia ini.
Bertambah nya Aura yang dikeluarkan Xai Lin membuat Dunia Daratan atas seperti terombang-ambing. Akhirnya ketakutan Dunia yang ter dominasi penganut Ilmu Hitam Itu semakin Gelisah Tak karuan.
....
Sedangkan di waktu yang sama. Di Kerajaan Tempat berdirinya Sakte Awan Putih ini. Putra Mahkota selaku Anak pertama Dari Kerajaan Feng ini, Sedang Tidak Terkendali!
Mata yang berwarna Merah, Dan Dua Tanduk kecil yang muncul di kepala Pangeran ini membuat seluruh Petinggi dan Raja Feng dibuat kebingungan. Ditambah Lagi, Pancaran Asap Hitam yang dikeluarkan tubuhnya membuat Sang Ibu menangis Tersedu-sedu.
Ada apa dengan Putranya?
Mengapa Putra sulungnya ini meraung seperti ini?
Ibu, mana yang tega menyaksikan Putranya meraung kesetanan seperti ini. Ditambah Lagi harus melihat keadaan Putranya yang di rantai dengan Rantai panjang seperti itu.
Rupanya semua sudah diperhitungkan oleh kedua laki-laki ini. Dia sedang memberikan Pertanda Besar.
KYAAAA!!!
Teriak Xai Lin ketika sudah mencapai perubahannya. Membuat mereka yang menyaksikan terloncat dari tempat duduk mereka.
“Ini tidak mungkin!”
“Ini seperti mimpi! ”
HEWAN LEGENDARIS!