XAI LINN

XAI LINN
Comeback



Assalamu'alaikum semua.


Hello Everybody.... Yesss Mora is Kambekkk..


Mora sungguh minta maaf atas ketidaknyamanannya karena cerita Xai Lin sempat terhenti.


semoga kalian menikmati cerita ini.


Mora juga mau bilang makasih kepada siapapun yang menikmati cerita Xai Lin dari perjalanan awalnya. Atas sejak episode awal hingga sampai sekarang ini.


mungkin ini akan sedikit dulu karena ini hanya untuk sekedar mengingatkan kalian akan cerita dari episode yang kemarin sempat terputus.


Dan disini mora hanya menuangkan ide yang benar-benar dapet entah dari mana timbul nya. hahahaha


oke lanjutkan.....


Angin yang bertiup kencang, serta Sambaran petir menghiasi langit sudah cukup untuk menggambarkan betapa kacaunya Dunia saat ini.


Ketiga orang yang menyaksikan itu terhenyak kaget saat melihat siluet mata merah dari laki-laki yang berdiri di ambang pintu Tempat ini. Putra Mahkota! Yahhh... laki-laki tersebut adalah putra mahkota yang berdiri tegak sambil menggeram.


Laki-laki yang di sebut putra mahkota itu melesat cepat dengan tampang yang menyeramkan. Dua tanduk hitam di atas kepalanya, Serta mata merah yang ditampilkannya membuat siapa saja yang melihat pasti akan melangkah mundur. Asap hitam yang melingkupi tubuhnya membuat daya tekanan yang ia berikan sangatlah kuat.


Mo piu yang berada disitu sudah tidak sanggup lagi menahan tekanan yang ada diruang ini. Tetua Mo yang melihat cucunya pucat pasi segera menyalurkan sedikit tenaga dalam yang ia punya. Jangankan untuk Mo piu, tenaga dalamnya saja sudah terkuras habis hanya untuk bertahan di tekanan yang sangat kuat bersama kedua hewan legendaris itu.Xai kai yang melihat itupun segera membantu menyalurkan tenaga dalamnya untuk bersama bertahan di situasi ini.


Kehadiran putra mahkota membuat kedua mahluk legendaris itu menggeram kencang.


Xai Lin pun semakin mengeluarkan aura kepemilikannya. "Ini baru awal"


Sementara di luar sakte ini, Atau lebih tepatnya lagi di Dunia dataran atas sudah tidak terkendali lagi. Dunia mereka seakan terombang ambing terkenal getaran yang dibuat oleh mereka.


Aggrrmmm....


Geraman dari mereka berempat membuat ketiga pasang mata yang menyakitkan itu terlempar jauh. Dan didetik itu juga keempat manusia beda generasi itu menghilang dari pengelihatan mereka semua.


Dan berhenti pulalah kekacauan yang mereka timbul kan.


“Ka..kakek mereka ke..mana? ”Tanya Mo piu di sela-sela nafasnya yang tidak beraturan.


Hening sejenak, Tidak ada yang mengeluarkan suara setelah pertanyaan yang Mo piu lontarkan tadi. Memangnya Mereka mau menjawab apa atas pertanyaan Piu? Kedua Tetua itu bahkan tidak tau kemana keempatnya hilang berlalu pergi meninggalkan Kediaman Master sakte Awan putih itu.


oke sampe disini dulu yah..


memang sedikit. ini hanya untuk melanjutkan cerita yang terputus kemarin.


Mora usahakan besok akan up seperti biasanya..


Dan disini lah mora sekarang. Menyalurkan Ide yang sempat hilang entah kemana. sebenarnya ini juga mora bingung mau lanjutinnya gimana. Makanya mora bisanya pendek dulu yah...


Oke Mora pamit dulu.. diusahakan nanti atau besok Mora sudah Up kembali, untuk melanjutkan Cerita Xai Lin ini.


Untuk yang benar-benar mengikuti cerita Xai Lin. Mora mau bilang banyak-banyak Terima kasih untuk kakak kakak yang mau menunggu cerita ini..


Dahhhh...


Assalamu'alaikum semua nyaaa....