
Jdarr.. Jderrr....
Suara Alam yang sama persis seperti saat kelahiran Penerus Dan Tuan Naga Hitam, yang sudah Ratusan Tahun mengurung dirinya di dalam Hutan, yang jarang dilewati orang.
Hutan yang memiliki kedalaman yang sangat Curam. Hutan yang menjadikan Tanah nya sebagai alas untuk kelahiran Anak Sang Tuan Naga Hitam Legendaris itu, Kini terjadi lagi. Alam yang menyambut Hari ini membuat Seluruh penjuru Baik dunia Atas, Maupun Dunia Bawah Sama-sama Terguncang!
Tidak ada satu orang pun yang berani melihat keributan yang di timbulkan Alam semesta ini.
Sambutan yang membuat Bumi bergoncang tidak karuan, Membuat Dampak yang sangat besar bagi penunggu nya!
Di tempat pembuat kejadian ini, Ketiga Mahluk hidup itu tengah Merangung Bersamaan.
Auman Dari Harimau Hitam Yang memiliki Kekuatan Legendaris itu membuat Mereka Berempat, melangkah Terpundur.
Ditambah lagi geraman Naga hitam yang Besar dan Panjang itu, Membuat mereka merapatkan satu sama Lain.
Kilatan yang keluar dari Mata Xai Lin yang Duduk Tegas di Punggung Naga Hitam Itu membuat dirinya sudah Seperti Dewi Naga! Aura mereka yang menyatu lagi-lagi Membuat Dunia Ini kembali Menggema!
“AYO PAMAN! ” Teriak Xai Lin nyalang! Teriak yang menggema itu seperti Perintah untuk Sang Naga Hitam Itu Bergerak dan Meliuk-liuk diatas langit kediaman Xai Kai.
Warna Hitam pekat yang Ter-dominasi dengan Warna Kuning keemasan membuat Langit yang Gelap Menjadi seperti ditaburi Bubuk Emas yang Indah!
Dimana Naga hitam itu bergerak bebas diatas sana. Dibawahnya juga telihat Harimau hitam itu juga berlarian mengelilingi Tempat ini, Langkah besar dan lebar yang meninggalkan Tapak Yang bercakar panjang membuat mereka sangat persis seperti Buku Sejarah yang menceritakan Kedua Hewan Legendaris Yang bersahabat ini.
Auman dan Geramman dari keduanya memenuhi Tempat ini. Setiap mereka mengeluarkan Tenaga nya, Disitu jugalah Petir dan Dentuman Terjadi!
Sedangkan disisi lain. Putra Mahkota kerajaan Feng ini semakin tidak Terkendali. Amukan nya makin tidak bisa dikendalikan lagi!
“Cepat Seret Putra Mahkota Ke Sakte Awan Putih! ” Perintah Tegas Raja Feng yang sudah putus Asa untuk menangani Putra sulungnya itu.
“Tidak Istriku! Biar para Tetua disana Yang mengendalikan Putra kita ini. ”Ucap Raja Feng yang dijawabi dengan Gelengan kepala dari istrinya.
“Apa kau tega melihat Putra Sulung Kita Terus Terikat Di Rantai Panjang seperti ini? ”Tanya Raja Feng Dengan Tegas.
Sungguh! Wanita itu tidak lagi memperdulikan martabatnya selaku Orang kedua yang terpenting di Kerajaan ini.
“Tidakk.. Tidakk Putra ku! ”Teriak Ratu Feng ketika menyaksikan Putra nya yang diseret keluar Istana.
Keadaan yang sedang kacau. Dan Alam semesta yang sedang melihatkan Kekuatannya tidak diperdulikan oleh segerombolan orang yang Membawa Putra Mahkota ini yang sedang Kesetanan!
Angin yang bertiupan kencang, Membuat kereta yang mengangkut Putra Mahkota Seperti Terombang-ambing di tiup Angin Yang Sangat Kencang!
Jika setiap orang akan lebih memilih berdiam diri dan berlindung di tempat yang seaman mungkin. Tapi sekelompok orang ini harus berjuang membawa Putra Mahkota kerajaan ini ke Sakte Aman Putih.
“Tolong... Tolong.. Putra Mahkota! ”Teriak Salah satu Pengawal yang membawa Putra Mahkota.
“Bahkan Di dalam Sakte ini. Keadaan sangat sepi. Mereka lebih memilih berdiam diri di kediaman masing-masing.
Kedatangan Putra Mahkota memang tidak di ketahui oleh siapapun. Tapi tidak dengan kedua laki-laki yang telah berubah menjadi wujud aslinya.
Keadaan Putra Mahkota yang sedari tadi terus meronta. Tambah Menjadi- jadi ketika merasakan ada Aura yang sangat kuat di dalam Sakte ini.Dan....
Blussss..
Kencang nya angin membuat penjaga dan pengawal Putra Mahkota tadi tidak menyadari bahwa seseorang yang berada dalam tandu kerajaan ternyata telah pergi bersama Angin yang menuntunnya.