
Aku melangkahkan kaki ku dengan perlahan, aku menggangkat satu tangan ku, sejajar dengan dada ku. Kemudian, aku melihat sebuah angka dari jarum pendek dan panjang yang menunjukan waktu saat itu.
Sambil melihat ke arah jam tangan, aku bergumang kecil:
"Dua puluh menit lagi sebelum klien ku datang untuk melakukan meeting."
Setelah selesai melihat ke arah jam tangan, aku melakukan gerakan menjentikan jari kanan ku, sambil berkata. "Ya.... ini akan mudah seperti biasanya."
Aku berjalan masuk ke dalam ruangan ku, beberapa bawahan memberikan ku hormat ketika melihat ku lewat.
Meski aku tak membutuhkan kehormatan yang berlebih seperti itu.
Memasukan kunci tembaga kecil dari kantongnya ke dalam lubang kunci, dan memutarnya, menimbulkan dengan jelas suara Clink terbuka. Kuncinya aku masukan kenbali ke dalam tas penyimpanan Laptop saya.
Aku menggengam kenop besi dan menariknya, pintu transparan itu bergeser terbuka dari tengah ke kiri dan ke kanan, menampakan interior ruangan itu.
Membuka pintu geser yang terbuat dari kaca, aku masuk ke dalam sebuah ruangan kecil yang berukuran 3x4.
Aku selalu duduk membelakangin jendela di lantai tiga itu pada ruang yang memiliki pendingin ruangan tersendiri. Kemudian, aku menyalakan laptop ku, tepat di depan penglihatan ku, sebuah cahaya dari layar laptop yang menyala, bisa ku lihat.
Aku membuka aplikasi mesin pencarian, lalu menggentik beberapa huruf. Setelah itu, aku menekan tombol "ok".
Ketika itu, aku melihat banyak sekali artikel yang muncul. Namun, aku hanya ingin melihat salah satunya saja.
Memilih salah satu artikel dari sekian banyaknya yang muncul. Aku membacanya dan sesekali melakukan scroll.
Aku menekan ikon silang. Namun, pop up itu dapat muncul kembali. Setelah sekian banyak pop up yang ku hapus. Aku tidak sengaja menekan sebuah kata "yes" setujuh pada salah satu iklan.
Dan tanpa sengaja, aku langsung terpental keluar dari artikel yang sedang ku baca ke beberapa artikel-artikel gelap lainnya. Aku sedikit panik, dan memaksa untuk keluar meninggalkan artikel-artikel yang menyesatkan bagi mesin pencarian saya.
Tiba-tiba, pintu ruangan ku tergeser dengan kecepatan yang tidak normal. Aku langsung terkejut begitu melihat ada seseorang yang berdiri di samping pintu geser yang terbuka.
Aku langsung membuka mulutku begitu melihat salah satu asisten bos ku membuka pintu ruangan ku.
"Oh... itu kau vin? Ada apa?"
"Tak ada waktu pak.... meeting akan segera di mulai..."
Setelah ia menggatakan hal itu, pintu langsung kembali tertutup. Ia meninggalkan ku sendirian di ruangan itu.
Setelah melirik dan mendengar kata-kata yang keluar dari bawahan ku itu, aku langsung berdiri tegak, membenarkan dasi biruku, meluruskan kemeja ku dan kemudian menutup laptopku.
Tanpa peduli dengan kondisi laptop saya yang belum pulih sepenuhnya. Aku tetap memaksa untuk menutup layar itu. Meski, aku sekilas melihat sesuatu hal yang terupload.
Namun, aku tetap melupakan itu, dan pergi setelah mematikan pendingin ruangan di tempat itu.
Tbc