UHIBBUKA FUKUOKA

UHIBBUKA FUKUOKA
NYONYA JEEAN QUINSHAA



Wanita yang telah lama berperan di masalalu Tamis. Bahkan,memiliki peran yang penting.


Suatu hari,perusahaan mengadakan sebuah agenda yang bertemakan"ketika teknologi menggenggam dunia"acara ini akan diisi oleh rekan - rekan yang bekerja di laboratorium teknologi. Dan acara ini sendiri juga oleh nona Jeean Quinsha,selaku direktur labolatorium teknologi.


Aku dan rekan-rekan berencana akan mengenalkan teknologi yang baru terlahir di tahun ini.


Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.Tak ada yang tertinggal, tak ada hambatan dalam acara ini.


Namun, sesuatu yang tak terpikirkan terjadi di tengah acara yang sedang berlangsung Mert menghancurkan acara ini,dia mengulang kecerobohan itu lagi.Dan secara tak langsung Mert mengundang kemarahan nyonya jeean,waktu itu nyonya jeean sedang berada dalam puncak kemarahan.


Dan itu membuat Mert takut,dia pergi meninggalkan acara yang masih kacau,aku langsung menyusulnya.


Kudapati dia,sedang duduk di bangku yang tersedia ditaman perusahaan.


Terlihat bulir-bulir air mata tersumbat di ujung pelipis matanya. Ini awal pertama aku melihatnya menitikkan air mata.


Aku memberanikan diri untuk bertanya."Kenapa kau menangis?"


Mert segera menyeka air mata yang telah menetes di pipinya.


"Aku hanya trauma dengan bentakan". Keluhnya.


"O". Aku mengangguk-angguk mengerti.


"Hal apa yang ingin kau tanyakan?".


Dia balik melontarkan pertanyaan padaku.


"Sebenarnya,siapa Nyonya Jeean? Kelihatannya dia memiliki wewenang besar di perusahaan ini!". Tanyaku.



"Nyonya Jeean,dia gadis muda berdarah kan asli jepang. Dia memiliki kegigihan yang kuat dalam bekerja. Dia cucu semata wayang dari teman kakek Tamis. Mereka hampir merajut cinta semasa kuliah. Tapi,semuanya berubah. Nyonya Jeean pergi meninggalkan Tamis begitu saja tanpa kabar. Sejak itu,Tamis berubah menjadi pria yang sangat dingin. Tak ada yang berani menyentuh hatinya,siapapun yang menyentuh  hatinya maka orang itu akan membeku.  Perubahan itu menunjukkan bahwa ada sebuah cinta yang mendalam. Tapi,kini Tamis  hanya fokus meneruskan perusahaan yang telah dibangun kakeknya selama bertahun-tahun. Dan beberapa bulan lalu,perusahaan digemparkan dengan berita kembalinya Nyonya Jeean setelah hilang tanpa alasan. Dan kini dia akan menyambung rajutan cinta itu lagi. Tapi,bagiku rajutan itu takkan sempurna. Terlihat dari mata Tamis, bahwa Tamis telah menutup pintu hatinya dengan rapat, dan hanya terfokus pada misi perusahaan yang dirahasiakan". Terangnya.


Penjelasan Mert telah berhasil merobek-robek hatiku. Aku sadar,aku telah salah menaruh hati. Kini aku tau, cintaku bertepuk sebelah tangan.


Mert sudah membuka kunci dari semua pertanyaanku . Jadi,aku tak perlu berharap lagi bahwa Tamis akan membalas cintaku. Karena cinta ini takkan terbalas. Dan aku harus menjaga jarak hati darinya. Lebih baik aku menjauhinya dari sekarang,sebelum aku tenggelam terlalu dalam dilautan cintanya.


Biarlah air mata melukiskan kepedihan hati. Mungkin dengan menangis,aku bisa merasa lebih tenang.


Jangan mencintai seseorang seperti bunga,karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai,karena sungai mengalir selamanya🥰♥️


♥️Fustuq&Tamis♥️