The Strongest Hybrid

The Strongest Hybrid
CH 19:Raja Iblis Dunia Bawah



"tuan Minos, memangnya sekuat apa tombak dari orang itu?" tanya pengawal Minotaur yang tadi ikut menemani


"kekuatan tombaknya sangat hebat, bahkan kekuatan tombak itu melebihi segala tingkatan dunia, aku memang bisa melihat kekuatan senjata apapun tapi baru kali ini kemampuanku tidak sanggup melihat kekuatan yang besar dari tombak itu, dia bisa saja menghancurkan seluruh dunia dengan tombaknya, kalau tombak nya saja sekuat itu, maka sekuat apa tuan Mathius?, yah kita hanya bisa berharap Raja Iblis tidak memiliki masalah serius dengannya" ujar Minos.


Mathius di antar menuju istana dan di kawal ketat pasukan Raja Iblis, bahkan dia di larang untuk melihat ke luar melalui jendela. Mathius tidak sendiri karena di dalam kereta ada satu monster iblis yang biasa di sebut Lizardman atau manusia kadal, tak biasa monster yang biasa hidup berkelompok bergabung dengan pasukan iblis, biasanya mereka hidup di area lembab dan berair seperti rawa rawa dan hidup berdampingan dengan manusia,


"apakah anda baik baik saja tuan?"ucap Lizardman


"huhh sangat membosankan, aku dijaga ketat seperti anak kecil saja" jawab Mathius


"kalau soal itu mohon maafkan saya, itu adalah perintah dari Raja Iblis untuk menjaga anda secara ketat karena anda bukan berasal dari sini, itu akan menimbulkan kan kecurigaan penduduk setempat" ujar Lizardman


"memangnya kenapa kalau mereka tau ada manusia di sini? aku akan di makan? atau di serang? ku bunuh saja kalau mereka menyerang ku"ucap Mathius


"ekhh, itulah yang saya khawatirkan" ujar Lizardman


"hmmmphh, menyusahkan saja" ucap Mathius


Mathius pun sampai di tempat tujuan yaitu istana Iblis dimana Raja Iblis berada, istananya sangatlah megah dan besar dengan taman bunga berbentuk lingkaran, ini dunia Iblis tetapi ini sangat indah.


"Tuan silahkan keluar dari kereta, ikuti saja pengarahan dari pelayan istana" ucap Lizardman


"ya baiklah" jawab Mathius sembari keluar dari kereta dan melihat sekeliling, Mathius terkejut karena banyak pelayan yang menyambutnya tetapi yang lebih mengejutkan adalah, yang menyambut Mathius adalah monster pelayan, meskipun mereka berwajah monster tetapi mungkin mereka di bilang cantik di dunia ini


"tuan tamu silahkan masuk, Raja Iblis sedang menunggu anda di ruang tahta" ucap seorang pelayan


lalu Mathius di arah kan menuju singgasana Raja Iblis yang jaga ketat oleh pasukan, dan saat mereka di depan pintu ruang tahta, seorang penjaga berteriak


"Sang Penyihir Kegelapan Telah Tiba!" lalu penjaga lain membukakan pintunya, kejadian ini sangat mirip dengan apa yang di lakukan manusia jika Sang Raja memiliki tamu.


Saat inilah Mathius bertemu dengan Raja Iblis, di ruangan yang begitu gelap dan di penuhi aura hitam pekat terdengar suara menyeramkan berbunyi


"Selamat datang di istana Daku The Darkness Magician, Daku adalah Vanity, Sang Raja Iblis" lalu terdengar suara petikan jari, dan tiba tiba aura hitam itu seperti terserap dan berubah wujud menjadi seorang pria dengan tanduk di kepala serta memakai jubah hitam


"apakah begitu caramu menyambut tamu mu?" ujar Mathius kepada Vanity


"Kau sangat tidak sopan kepada Raja Iblis, KUPENGGAL KEPALAMU!!" ucap seorang pengawal


"Diam!! dia adalah tamu ku dia berhak akan hal itu" ucap Vanity


"jadi apa yang ingin kau katakan?kau membuang buang waktuku saja" ucap Mathius tanpa takut sedikitpun, karena dia sudah ingin pulang kembali ke rumahnya


"sebelum itu" ucap Vanity, lalu tiba tiba Vanity melesat cepat ke arah Mathius dan mencoba menyerang nya, Mathius yang tidak mengira kalau Vanity akan menyerang nya pun terkena pukulan di bagian perut dan terpental jauh


"Akhhhh" "BRUAKK!"


"Jadi Seperti ini kah rasa sakit? Hei hei kau Iblis sialan, tiba tiba menyerang tamu mu itu membuatmu seperti pengecut saja" ucap Mathius


"huhh berisik" jawab Vanity dan menyerang Mathius lagi, Vanity mengulangi gerakannya dan mencoba memukul Mathius


"Menjauh Dariku" Mathius mengatakan itu dan Vanity pun merasakan dorongan yang kuat berasal dari Mathius ke arahnya hingga dia terpental keras dan membuat tembok yang di hantam nya hancur


"haha terlalu kau terlalu sombong bocah" ucap Vanity sambil berusaha bangkit


"Hah? Bocah? kau memang harus ku beri pelajaran orang tua" ucap Mathius dengan marah


Mathius memanggil tombaknya


"Blood Spear Munculah"


Mathius melemparkan Tombaknya ke arah lengan kiri Vanity, Tombaknya menusuk lenganya membuat Vanity terdorong dan menancap di dinding


"AAAKKKKHH SAKIITTTT!!! TOMBAK APA INI? MENAGAPA IINI SANGAT MENYAKITIKU???" teriak Vanity kesakitan sekaligus tidak dapat percaya karena Vanity adalah Raja Iblis yang kuat, dia memiliki kekebalan terhadap rasa sakit dari apapun, dia juga memiliki kekebalan terhadap sihir apa pun tetapi dia berteriak kesakitan saat di serang oleh Mathius


"apakah hanya ini kekuatan Raja Iblis di dunia ini? " tanya Mathius


"KEPARAT KAU MANUSIAA!!" Teriak monster yang di ketahui kalau dia adalah salah satu panglima perang tapi masih berada di bawah Minos


"Diamlah dan Tunduklah" Monster itu pun tidak bisa berbicara dan tunduk kepada Mathius atas perintahnya


"ba-baiklah aku menyerah tolong...lepaskan Tombakmu ini, ini sangat menyakitkan" ucap Vanity


"baguslah jika kau sadar akan kekuatanku, katakan mengapa kau melakukan ini! "ujar Mathius sambil mencabut tombaknya dari lengan Vanity


"Akhh rasa sakit ini tetap ada meskipun tombaknya sudah tercabut, Quick Regeneration, Apa? bahkan regenerasi ku tidak dapat menutup bekas luka tombak itu" ucap Vanity


"huh baiklah, SEMBUHLAH" ucap Mathius


"Wahh hebat sekali anda, sebelumnya saya meminta maaf karena menyerang anda tadi, tujuan saya tadi hanyalah mengetes apakah anda benar benar orang yang aku cari" ujar Vanity


"jadi apakah kau sudah yakin kalau aku adalah orang yang kau cari?" tanya Mathius


"yah saya sudah yakin, ikuti saya, Kalian para penjaga tutup pintunya!! aku tidak ingin ada orang yang mengikuti kami berdua" teriak Vanity


"memangnya kita mau kemana?" tanya Mathius


"saya akan mengungkapkan rahasia saya serta rahasia dari ras Iblis dunia lain" ujar Vanity


"hah? ras Iblis dunia lain? apa hubungannya denganku?" tanya Mathius


"sebaiknya anda mendengar dulu ucapan saya, saya adalah Iblis yang berasal bukan dari sini melainkan sebuah dunia yang di dunia itu hidup ras Iblis serta ras Malaikat, ini adalah wujud saya jika berwujud manusia, saya akan menunjukan wujud asli saya" ucap Vanity sambil mengeluarkan 2 sayap mirip sayap kelelawar dan badannya menjadi berwarna merah pucat serta kepalanya mengeluarkan dua tanduk


"ini adalah wujud saya yang asli, saya berasal dari tempat di mana Iblis di ciptakan, bisa di bilang ras saya adalah wujud asli dari Iblis" ucap Vanity


"jadi apakah kau bisa mengatakan apa hubungannya denganku?" Tanya Mathius


"Anda berasal dari sana Tuan Vengeance"


"AAAAPAAAAA?"