The Strongest Hybrid

The Strongest Hybrid
CH 18:Dunia Iblis



"Kami adalah pasukan Raja Iblis yang bersumpah untuk setia kepada beliau yang maha hebat, Terbukalah Death Abyss" lalu sebuah portal terbuka, Mathius di ajak masuk oleh pasukan Minotaur itu dan memasuki Kawasan istana Iblis.


Sudut Pandang Mathius:


"Jadi inilah kerajaan Raja Iblis" ucap pemimpin Minotaur


"hah? tak kusangka, cukup mengesankan dunia ini kurang lebih sama dengan dunia manusia yang membedakan hanya penghuninya saja" ucap Mathius


Dunia Iblis, Dunia Iblis yang aku masuki hampir sama dengan dunia manusia, tetapi penghuninya berbeda yaitu para monster Iblis, aku baru tau kalau mereka juga memiliki jenis kelamin, dan sifat mereka tak seburuk yang di katakan, di mata yang benar para monster Iblis ini akan seperti orang orang baik pada umumnya.Meskipun memiliki wajah yang menyeramkan, aku sama sekali tidak takut akan tatapan mereka, aku seperti sudah biasa saja meskipun baru kali ini aku melihat mereka.


...****************...


Pemimpin Minotaur yang baru saja datang di dunia Iblis menyuruh bawahanya untuk segera melapor kepada Raja Iblis


"selagi anak buah saya melapor, apakah anda ingin berkeliling kota?" ucap pemimpin Minotaur


"tidak, aku tidak ingin membuang tenaga ku demi hal yang sia sia" ujar Mathius


"kita bisa naik kereta kuda untuk berkeliling, jadi anda tidak perlu khawatir akan tenaga anda, sekaligus akan saya perkenalkan makanan khas daerah ini" ucap pemimpin Minotaur


"baiklah, jika kau memaksa maka bawa aku berkeliling dan juga bawa aku ke restoran terbaik di sini" ujar Mathius


"kalau begitu silahkan" ucap pemimpin Minotaur


Mathius pun berkeliling kota bersama pemimpin Minotaur dan 1 Minotaur lagi, dia di ajak ke tempat tempat bersejarah bagi Iblis serta sebuah restoran yang paling terkenal di kota,


"jadi ini restoran nya? tulisan apa itu? aku tidak mengenali tulisan ini" ucap Mathius


"ini adalah tulisan bahasa Iblis, hanya kami yang dapat mengetahui dan wajar jika anda tidak tahu akan hal ini, baiklah langsung masuk saja" ucap pemimpin Minotaur sambil membukakan pintu untuk Mathius masuk dan saat Mathius masuk dia sangat terkejut,


"WoW, ini luar biasa, aku sempat berpikir kalau ini tempat kotor yang di sukai makhluk seperti kalian, tetapi ini sangat bersih sekali" ucap Mathius


"eeee..tuan mohon jaga tutur kata anda di sini" ujar pemimpin Minotaur


"kau tidak usah berkomentar, aku tamu terhormat di sini, jika kau terus berbicara hal yang tak penting maka ku bunuh kau!" gertak Mathius


"emmm... si-siap dimengerti" ucap pemimpin Minotaur dengan keringat dingin bercucuran.


Sudut pandang Mathius:


Haha, aku tidak menyangka mereka akan takut dengan gertakan ku, padahal aku hanya ingin sedikit bercanda


...****************...


"silahkan duduk tuan" ucap Minotaur yang menemani Mathius


"pelayan bawakan makanan Terbaik di kota ini!, serta suruh agar juru masaknya yang mengantarkan langsung makanannya! " ucap pemimpin Minotaur


"hei kau! katakan namamu!" ucap Mathius kepada pemimpin Minotaur


"saya? saya tidak memiliki nama, sebagian dari kami tidak punya nama, tetapi ada yang punya juga" jawab pemimpin Minotaur


"lalu kalau aku memanggilmu, apa yang harus aku katakan? sapi?" ujar Mathius


"ya.. tidak seperti itu juga tuan" jawab pemimpin Minotaur


"baiklah karena kau sendiri yang menemani ku kau akan ku beri nama panggilan" ucap Mathius


"ti-tidak itu tidakk"


"mulai sekarang kau akan kupanggil Minos" ucap Mathius


Tiba tiba tubuh pemimpin Minotaur yang baru saja di beri nama Minos bercahaya dan membuat tubuhnya menjadi lebih besar dan lebih kekar seperti habis ber evolusi, dia terlihat sangat kuat dan gagah serta memegang palu dengan aura hitam pekat


"tuan Mathius Twilight, anda memang sangat baik hingga memberikan saya nama" ucap Minos(pemimpin Minotaur)


"ha? memangnya memberi nama itu susah di sini?" tanya Mathius


"memberi nama monster sama seperti memberikan kehidupan baru yang membuat kami para monster ber evolusi, dan tingkatan evolusi akan semakin tinggi jika sang pemberi nama memiliki kekuatan yang besar" ujar Minos


"tunggu biar saya mengecek.. APAA?? Ini adalah Cursed Hammer, tidak di sangka palu ini menjadi miliku" ucap Minos


"ohh kalau begitu syukurlah, apa kau bisa mengecek kekuatan senjataku juga?" tanya Mathius


"saya akan lakukan, tapi sebelumnya saya sangat berterima kasih, meskipun saya dulu pernah meremehkan anda, tetapi anda tetap baik terhadap saya hingga memberi saya nama, dan jika anda memerlukan apa apa, datanglah ke sini saya akan menyambut tuan dengan bahagia, untuk sekarang izinkan saya mengecek senjata anda" ujar Minos


"hahaha, tak kusangka juga monster seperti kalian baik juga ya, untuk pengecekan senjataku alangkah baiknya kita lakukan di luar setelah makan saja" ujar Mathius


"Siap di mengerti, JURU MASAK CEPAT BAWAKAN MAKANANKU!!" teriak Minos


"baik baik, apakah kau tidak bisa sabar sedikit, Tuan Minos" ucap Juru masak restoran


"kau mengejeku ya?" tanya Minos dengan wajah jengkel dan si juru masak menjawab dengan tawa


"silahkan tuan Mathius" ucap Minos.


Makanan apa ini? terlihat tidak enak, meskipun ini daging mengapa sausnya terlihat hitam? ini hitam tetapi baunya sangat enak, ya makan saja dulu


Mathius pun mencoba daging dengan bumbu hitam itu dan tak di sangka rasanya sangat enak dengan sensasi sedikit pedas.


"wahh apa ini? sangat enak sekali" ucap Mathius


"itu adalah daging lada hitam, di buat dari daging sapi dengan saus lada hitam dan dimasak sempurna" jawab Minos.


"ini benar benar sangat enak, tetapi aku sedang kenyang sekarang, untuk makanan lainya bagikan saja ke pelanggan lainya" ujar Mathius


"siap di mengerti" jawab Minos


lalu Minos membagikan makanan yang sudah terlanjur di pesan kepada pelanggan lainya di restoran, dan setelah itu mereka keluar restoran dan Minos berkata


"Tuan, sekarang kita di luar restoran, ini waktu nya mengecek kekuatan senjata anda"


"ohh iya aku lupa baiklah kalau begitu, Munculah Blood Spear" ketika Mathius memanggil tombaknya, muncul aura berwarna merah darah di sekeliling kota membuat seluruh monster di kota ketakutan, Minos yang berada tepat di depan Mathius merasa bahwa tekanan yang di beri oleh tombak Mathius sangat lah besar, mungkin jika tombak itu tidak di tangan yang tepat, itu hanya akan melenyapkan pengguna nya.Tombak Mathius pun muncul dengan aura merah dengan batu permata berbentuk mata di ujungnya,


"kalau begitu saya akan mengecek... HUUUEEEKKK!!!" Minos muntah darah ketika mencoba mengecek status tombak Mathius


"hei kau tidak apa apa?kau muntah darah loh" tanya Mathius


"uhk uhk, sebenarnya anda ini siapa tuan mengapa tombak sekuat ini di tangan anda?" tanya Minos


"ohh aku hanya penyihir biasa dari suku Wildsand kok" ujar Mathius, lalu ada beberapa pasukan berkuda dengan zirah lengkap di sertai kereta kuda datang menghampiri Mathius, Mathius pun segera menyembunyikan tombaknya


"tuan penyihir kegelapan, anda di minta menghadap Raja Iblis, silahkan masuk ke kereta kami akan mengantar anda" ucap pemimpin rombongan


"ohh baiklah, apakah Minos boleh ikut?" tanya Mathius


"Minos? mohon maafkan saya yang dungu dan tidak tau apa apa ini, tetapi saya tidak mengenalnya" ucap pemimpin rombongan


"dia adalah Minotaur ini" ujar Mathius


"oh tuan panglima perang, ternyata anda telah memiliki nama dan nampaknya anda sudah berevolusi menjadi Minotaur terkuat" ucap pemimpin rombongan


"oh kamu panglima perang ternyata" ucap Mathius


"iya sangat tepat" jawab Minos


"mohon maafkan saya tetapi tuan Minos tidak dapat ikut karena baru saja terjadi fenomena langit berubah menjadi merah layaknya darah dan kami belum tau penyebabnya,tuan Minos harus menjaga dunia bawah jika terjadi apa apa, silahkan untuk masuk kereta kuda" ucap pemimpin rombongan


"ahh hahahaaaa, baiklah sampai jumpa Minos" ucap Mathius dengan keringat dingin bercucuran


Mathius pun masuk ke kereta dan segera menuju istana Iblis.


"tuan Minos, memangnya sekuat apa tombak dari orang itu?" tanya pengawal Minotaur yang tadi ikut menemani


"kekuatan tombaknya sangat hebat, bahkan kekuatan tombak itu melebihi segala tingkatan dunia, aku memang bisa melihat kekuatan senjata apapun tapi baru kali ini kemampuanku tidak sanggup melihat kekuatan yang besar dari tombak itu, dia bisa saja menghancurkan seluruh dunia dengan tombaknya, kalau tombak nya saja sekuat itu, maka sekuat apa tuan Mathius?, yah kita hanya bisa berharap Raja Iblis tidak memiliki masalah serius dengannya" ujar Minos