
Siluman itu sangat kesakitan sekaligus juga sangat marah karena satu kepala itu membutuhkan waktu ribuan tahun agar dapat tumbuh kembali. Dia menatap Shoru dengan sangat geram.
Sementara Minori dan Midori hanya dapat menatap tetua pertama akademi Shinobi Cahaya itu dengan cemas, mereka berpikir Shoru telah terluka oleh Inugami.
“Wanita tua, aku akan mencabik-cabikmu.” Suara siluman itu terdengar penuh emosi, kalung api yang ada di leher serigala itu tiba-tiba berkobar sangat besar kemudian menyelimuti seluruh tubuhnya. Kini dia berubah menjadi Inugami Api.
“Akhirnya kau mengeluarkan kemampuan terakhirmu, seharusnya kau sudah lakukan sebelum kepalamu itu putus.” Ucap Shoru sebelum meraung keras dan memunculkan pedang cakra raksasa di depannya, kali ini warna pedang raksasa itu lebih merah daripada sebelumnya.
Kemudian mereka sama-sama maju dan bertarung. Inugami Api itu tidak lagi menghindari tebasan pedang raksasa Shoru, tetapi dia menangkisnya dengan cakarnya. Kekuatan api yang menyelimutinya tidak dapat ditembus oleh pedang itu.
Mereka saling bertukar serangan mengakibatkan tepi Hutan Kematian dan segelnya semakin hancur. “Aku harus secepatnya mengakhiri pertempuran ini sebelum segel itu benar-benar hancur dan para siluman akan semakin banyak yang keluar.” Shoru berpikir sambil melompat mundur dari pertarungan.
“Nenek tua, apa kau sudah kehabisan tenaga dan cakra ? Kau akan segera menjadi santapanku, energi tubuhmu akan membuat pertumbuhan kepalaku lebih cepat.” Inugami menatap Shoru dengan ganas, kemudian melompat untuk menerkamnya.
“Sangat disayangkan kau tidak punya kemampuan untuk melakukannya.” Shoru tersenyum kecil kemudian kembali meraung keras setelah membentuk segel tangan. Pedang cakra raksasa yang berwarna merah itu berubah menjadi warna biru terang.
Shoru melompat ke udara dan menyambut serangan Inugami Api itu. Bless..., tubuh serigala berselimut api itu terbelah dua, darah mengucur deras. Api yang menyelimutinya tidak kuat menahan tebasan pedang cakra raksasa tetua Shoru yang telah berubah warna, karena kekuatan dan ketajamannya telah jauh meningkat.
Serigala raksasa itu jatuh ketanah dengan mata melotot, seakan tidak percaya tubuhnya terbelah dua setelah menggunakan selimut apinya.
“Midori, ambilkan mustika siluman itu ! aku akan menyegel kembali tepi hutan ini.”
Perintah Shoru. “Apakah tetua masih cukup tenaga setelah pertarungan ini ? tanya Midori sambil mendekat.
***
Pagi hari itu langit kota Lembah Suci terlihat cerah, keadaan darurat kota telah ditarik semenjak pulangnya tetua Shoru serta si kembar Midori dan Minori dari tepi Hutan Kematian, pihak akademi segera memberi kabar kepada walikota.
Komunitas Shinobi Bintang Terang juga telah berpartisipasi banyak dengan membasmi habis sisa-sisa monster yang sempat terlepas ke daerah sekitaran kota Lembah Suci.
Hari ini murid akademi tingkat 2 tidak masuk ruangan kelas, jadwal mereka dibulan ini adalah berlatih dengan guru pembimbing masing-masing. Umumnya setiap 3 murid dibentuk menjadi satu tim dan dibimbing oleh satu orang master. Ryu, Reiko, dan Isamu adalah satu tim dan pembimbing mereka adalah master Ken.
“Baiklah seperti yang kalian ketahui, selama satu bulan kedepan kalian tidak akan belajar di ruangan tetapi terus berlatih bersamaku karena dalam waktu satu bulan lagi kalian akan menghadapi ujian kenaikan menjadi murid tingkat 3 akademi. Jadi pilihannya adalah, apakah kita berlatih di hutan pinggiran kota ini atau menerima misi kecil
dari Komunitas Shinobi Bintang Terang ?” Master Ken memberikan pengarahan singkat dan pilihan latihan kepada ketiga muridnya.
“Terima misi kecil master.” Mereka bertiga menjawab serentak. Kebanyakan murid memang memilih menerima misi kecil dari Komunitas Shinobi Bintang Terang daripada hanya berlatih di hutan pinggiran kota. Karena selain dapat berlatih selama menjalankan misi, hal ini juga menjadi kesempatan berpetualang selama beberapa hari keluar kota. Tentunya mendapatkan imbalan dari komunitas jika menjalankan misi dengan sukses.
Komunitas Shinobi Bintang Terang adalah organisasi yang beranggotakan shinobi aliran putih, mereka adalah para shinobi yang telah dipilih dan diseleksi dengan berbagai ketentuan. Para shinobi ini diberikan misi oleh komunitas sesuai permintaan dari mitra, misi yang diterima tentunya tidak boleh melanggar prinsip dan peraturan sebagai shinobi aliran putih.
Tingkatan misi di dunia shinobi terbagi menjadi 5 tingkatan, tingkat terendah adalah misi tingkat 5 yaitu misi Serigala yang bertugas menangkap pencuri, bandit kampung, mengawal pedagang kecil atau yang setara dengannya. Berikutnya adalah misi tingkat 4 yaitu misi Harimau yang bertugas mengawal pedagang besar, bangsawan, menangkap perampok atau yang setara dengannya.
Kedua tingkatan misi inilah yang diizinkan oleh pihak akademi dan Komunitas Shinobi Bintang Terang untuk diterima murid akademi tingkat 2 sebagai latihan sebelum ujian naik tingkat.