
Seorang pria tua tertawa lepas melihat Ken yang telah menunggunya di gerbang kota Lembah suci. “Maafkan kami tuan Harimau Putih dari Barat, kami sedikit terlambat karena kami menambah barang yang harus kami bawa. Mengingat tuan yang menemani kami, aku jadi lebih tenang sehingga kami menambah barang, juga aku mengajak putri bungsuku, Miyaki.” Dia kembali tertawa.
“Tuan Satoshi terlalu memuji, aku hanya seorang shinobi biasa.” Sambut Ken dengan tersenyum ramah dan merendah. Kemudian dia memperkenalkan Ryu, Reiko, dan Isamu kepada Satoshi.
“Keamanan dan keselamatanku menuju Danau Pelangi bergantung kepada kalian shinobi hebat !” Satoshi menyapa ketiga anak itu dengan senyuman, dia terlihat sangat ramah dan tidak menganggap Ryu dan kedua temannya seperti anak biasa, melainkan seorang shinobi yang bertanggung jawab.
Tuan Satoshi Haruo adalah salah satu dari 5 pedagang terbesar di kota Lembah Suci, pengalamannya sebagai seorang pedagang sudah tidak diragukan lagi. Dia mulai berdagang sejak kecil dibawah bimbingan ayahnya dahulu. Dia sudah sangat paham bagaimana trik untuk menghadapi setiap pribadi orang agar tetap tertarik kepadanya terlebih dengan sifat ramahnya dan senang memuji.
Mereka yang disapa Satoshi hanya bisa tersenyum dan mengangguk. Dalam hati, mereka bertiga baru saja mengetahui maksud dari master K dengan pepatah anehnya. Selain mereka yang menambah pengalaman dengan mendapatkan misi, mereka akan mendapatkan imbalan dengan menumpas kelompok kecil perampok Kelabang Hitam, juga sekaligus mendapatkan imbalan karena mengawal pedagang besar seperti tuan Satoshi yang ingin mengunjungi cabang usaha dagangnya di kota Danau Pelangi.
Mereka bertiga kemudian serentak menatap ke arah Ken, namun orang yang dipandang hanya membalas dengan mengangkat bahu seolah mengatakan, “apa salahnya dengan hal itu ?”
Selain mereka ber-empat, Satoshi juga membawa pengawal pribadinya sebanyak 5 orang seorang diantaranya adalah shinobi level R tahap menengah dan seorang level Q tahap akhir dan sisanya adalah shinobi level A.
“Menurutku sebaiknya kita segera berangkat tuan Satoshi, agar kita tidak bermalam di kawasan Rawa Bangkai.” Ken Mengingatkan.
Mereka segera berangkat, tuan Satoshi naik ke kereta kuda yang di dalamnya ada putri bungsunya yang sedari tadi mengintip keluar. Dua orang pembantunya mengendalikan kereta kuda dan dua orang yang lain mengendalikan gerobak kuda yang menarik barang bawaan mereka.
Sementara para shinobi berjalan kaki, karena sewaktu- waktu mereka dapat berlari dan melompat cepat. Perbedaan stamina seorang shinobi dengan orang biasa sangatlah berbeda walaupun hanya shinobi level B.
Rombongan tuan Satoshi berhenti sejenak, tim Ken yang dari tadi berada di depan mendekat ke arah kereta kuda Satoshi.
“Tuan Harimau Barat, melihat kecepatan kita sekarang sepertinya kita memang harus bermalam di sekitar Rawa Bangkai, aku minta maaf karena barangku yang banyak kita jadi melambat.” Tuan Satoshi terlihat menyesal ketika berbicara dengan Ken begitu dia keluar dari kereta kudanya.
“Tenang tuan Satoshi, kami akan berusaha semampu kami untuk menjaga keamanan kalian.” ucap Ken dengan tenang sambil mempersilahkan tuan Satoshi untuk beristirahat. Dia kembali menjumpai ketiga muridnya untuk menjelaskan situasinya.
“Sepertinya malam nanti kita akan beristirahat di sekitar Rawa Bangkai, untuk itu kalian juga harus beristirahat untuk menghemat tenaga. Aku harap kalian masih ingat penjelasanku tentang rawa itu.” Ken menatap ketiga muridnya secara bergantian.
Ryu,Reiko, dan Isamu mengangguk menanggapi perkataan master mereka. Sebelum mereka bertiga duduk, Ryu bertanya kepada master K tentang panggilan tuan Satoshi terhadap dirinya, barangkali waktu istirahat mereka cukup untuk mendengarkan penjelasan master Ken akan julukannya.
Kemudian master K menjelaskan secara singkat bagaimana dirinya mendapat julukan sebagai Harimau Putih dari Barat atau Harimau Barat. Dahulu sebelum dia menjadi seorang master di akademi Shinobi Cahaya, dia adalah seorang mitra shinobi untuk komunitas Bintang Terang, pada saat itu dia masih berada pada level R tahap akhir dengan usia yang masih muda bahkan paling muda dengan level R pada saat itu dan sampai sekarang belum ada yang menyamainya.
Suatu ketika, bersama 2 rekannya dia memperoleh misi dari komunitas untuk menangkap seorang pimpinan bandit gunung di sebelah barat kota lembah Suci. Namun naas pada saat itu mereka malah terjebak oleh para bandit yang menggunakan cara licik untuk melawan Ken dan rekannya. Kejadian itu membuat kedua rekan Ken tewas, dia yang
selamat berkat pengorbanan rekannya bersumpah untuk meringkus pimpinan bandit itu di suatu hari nanti.
Atas tekad itu, tidak berselang lama dia menembus level S tahap awal dengan cepat dan menguasai jutsu Harimau Putih yang merupakan jutsu tingkat tinggi klan Naga Barat. Setelah menguasainya dengan sempurna, Ken berangkat sendiri dan menghabisi seluruh anggota bandit gunung itu termasuk pimpinannya yang juga merupakan shinobi level S tahap awal. Ken membawa kepala pimpinan bandit gunung itu ke komunitas dan menyatakan berhenti menjadi mitra komunitas. Sejak saat itu para shinobi menjulukinya sebagai Harimau Barat.