
Gerimis mulai turun.
Ssrreekk....
Tiba- tiba makhluk itu kembali menghilang dari pandangan mereka.
Srekk...
Srekk...
Srekk...
Bunyi- bunyi itu terdengar mengelilingi mereka dari kegelapan. Mereka semua semakin merapat ke arah api unggun sehingga malah menutupi cahaya yang dihasilkan api itu, sehingga keadaan di sekeliling mereka bertambah gelap. Bunyi gesekan pada semak- semak itu terdengar semakin mendekat.
“Lakukan perlahan, jangan mencurigakan ! harus semakin dekat karena jarak ini belum cukup.” Ken berkata sangat pelan untuk memberi petunjuk kepada semua shinobi.
Kkrraaakk...
Whuusshh..
Bunyi dahan patah, setelah itu terlihat dahan kayu yang cukup besar terhempas ke arah mereka. Ken mengambil inisiatif untuk menghancurkannya. Dengan sebelah tangannya dia mengeluarkan salah satu jutsu Harimau Putih.
“Cakar Angin.” Tangan kiri Ken seakan di selimuti kabut berwarna putih.
Craasshh...
Craasshh...
Dahan kayu itu berubah menjadi potongan- potongan ranting kecil. Namun dari arah yang lain tiba- tiba muncul ekor siluman ular itu dan langsung melilit kaki salah satu shinobi level A pengawal tuan Satoshi. Shinobi itu berteriak panik dan terjatuh karena ditarik sehingga cahaya api kembali muncul ke arah ekor itu.
Ngesshh...
“Sekaraaa...ng.”
Ken berteriak.
Reiko dengan cepat membentuk segel ditangannya, “Rantai Cakra.” Dia menghentakkan tangannya ketanah dan muncullah rantai berwarna merah yang cukup besar dari dalam tanah dan melilit ekor Nure-onna yang menarik seorang shinobi. Beberapa shinobi level A yang lain melempar beberapa kunai ke arah ekor itu walaupun mengenainya namun kunai itu tidak mampu memberikan goresan pada ekor siluman itu.
Pengawal tuan Satoshi level Q dan Isamu melemparkan obor melewati ekor yang menarik shinobi itu, dan ketika menyentuh tanah tiba- tiba muncul kobaran api mengelilingi mereka semua dan Nure-onna berteriak kesakitan. Bukan hanya cahaya yang melukainya melainkan sebagian ekornya terbakar oleh api yang mengelilingi mangsanya. Siluman itu ingin menarik ekornya tetapi Reiko menahannya dengan kuat.
Morio yang melihat kejadian itu mengeluarkan jutsunya, “Cakar Serigala Api” dia melompat untuk menghantamkan cakar apinya dari atas.
“Jeb.”
Sebelum cakar apinya mengenai ekor siluman itu, seekor ular kecil dengan panjang 2 jengkal yang entah darimana datangnya telah mematuk lehernya ketika masih di udara. Morio terjatuh dengan posisi berlutut dan memegangi lehernya. Sadar bahwa di baru saja dipatuk ular kecil yang telah jatuh di dekat lututnya, dengan sisa cakar api yang hampir meredup di tangannya Morio menghantamkan cakarnya tepat mengenai ular kecil itu sehingga ular itu hancur terbakar seketika.
Tetapi setelah itu dia juga terjatuh tidak sadarkan diri. Rekannya shinobi level Q segera bergerak menolong dan menariknya mundur. Ken yang masih waspada di sisi lain ingin bergerak memotong ekor ular itu dengan pedang pendek yang telah di aliri energi jutsunya tetapi 2 ekor ular kecil melesat terbang dari kegelapan untuk menyerangnya. Ken yang menyadari hal itu segera menepisnya dengan pedang pendeknya, sehingga 2 ular kecil itu langsung terbakar terkena energi di pedang itu.
Hujan yang tadinya hanya gerimis kini menjadi lebih deras.
Tarikan ekor Nure-onna semakin kuat, Reiko tidak kuat lagi menahannya sehingga rantai cakranya terputus dan ekor itu pun terlepas. Kini api unggun yang ada di dekat mereka hampir padam, sedangkan api yang menyala di sekeliling mereka telah padam, keadaan menjadi semakin sulit.
Ken tidak menyangka jika siluman ini telah berevolusi sampai tahap mengubah rambut di kepalanya menjadi ular kecil yang sangat beracun, sehingga Morio langsung pingsan dengan sekali gigit di lehernya.
“Kalian telah melukai ekorku, kalian semua akan matiiii....” suara siluman itu terdengar sangat geram.
“Reiko, berikan obat penawar yang kau punya kepada Morio, dia baru saja terkena gigitan ular berbisa.” Ken memberi perintah tanpa menoleh kearah Reiko, karena Siluman itu boleh saja melempar rambutnya yang berbentuk ular kecil beracun ke arah mereka.
Rencana mereka gagal walaupun tidak semuanya, karena inti serangan ini seharusnya adalah jutsu Morio dengan bantuan rekan monsternya Inugami Api Berkepala Tiga.