
Malam ini kami akhiri dengan menghabiskan bir yang disediakan oleh
Steve, dan aku meilih untuk pulang pertama karena aku yakin jika aku pulang
lebih malam lagi, Chrysan sudah siap dengan ocehannya. Lagipula aku harus
menepati janjiku untuk membahas apa itu ulang tahun bersama Chrysan.
" im home!" ujarku
" oh.. damn! Baju baru lagi?? Darimana kau mendapatkan
itu?"
" Youngboun.. kau kira siapa lagi?"
" sebelum kau tidur, ayo cek kondisi tubuhmu terlebih
dahulu" Ucap Chrysan menarik tanganku kekamarnya. Untuk standar robot kesehatan,
ia adalah robot yang cukup perhatian dan peka namun, sekarang ia bukanlah lagi
seorang robot. Dan lusa aku akan melepas perangkat yang ada ditubuhnya itu,
semua alat medis sederhana ia dapat dari hasil 'freetake' dari markas pusat.
" sejauh ini, tekanan darah, detak jantung, denyut nadi, dan
tekanan oksigenmu standar, baiklah besok pagi akan kubangunkan seperti biasa,
dan kau harus bangun walau kau tidak kuliah, mengerti?"
" mengerti, dan jangan lupakan permintaanku setelah makan
malam tadi"
" akan kubawakan obat untukmu, setelah itu baru aku akan
memberikan permintaanmu"
……………..
Hari ini, tidak ada materi yang akan disampaikan aku berniat untuk
mengajak Chrysan keluar untuk ya.. sekedar merelaksasikan tubuh sebelum aku
mengeluarkan perngakat yang ada didalam tubuhnya namun, sepertinya rencanaku
gagal karena Steve menagih penjelasan tentang apa yang terjadi padaku dan
disinilah aku berakhir, di café yang penuh dengan remaja yang tengah asyik
berpacaran mulai dari remaja asli hingga robot remaja, oh sial! Mereka tampak
terlihat sama tanpa ada perbedaan.
" jadi, bagaimana kehidupanmu yang sebenarnya Jeon?"
sungguh anak yang penasaran…
" kau tahu, hidup sebagai manusia itu terkadang melelahkan,
bahkan sangat melelahkan, dan ya.. setelah tiga tahun aku hidup sebagai robot,
aku mulai merasa jika semakin lama diriku semakin diperbudak oleh 'majikanku'
dan sekarang adalah misi terakhirku" jelasku
" misi terakhir? Apa yang akan kau lakukan?"
" mengubah kalian menjadi sepertiku"
" apa kau gila?? Kau bilang hal seperti itu akan terjadi jika
kita sendiri yang menginginkannya, dan kau tahu bahwa kita beretiga tidak
menginginkan menjadi sepertimu! Apa kau ingin melenyapkan generasi manusia
dibumi ini??"
"aku tahu, tapi tidak dengan bosku, permintaan seperti itu akan
terjadi apabila seseorang mengalami keputusasaan sama sepertiku, tapi bosku
tidak bisa menunggu semua orang seperti itu, ia ingin semua orang mengakui
kehebatannya"
"tapi… "
" aku akan menunggu informasi dari rekanku, jika nanti kalian
aku ajak kemarkasku ikutlah dulu, aku tidak akan mengubah kalian, tapi aku
membutuhkan bantuan kalian."
Tanpa basa-basi lagi aku langsung meninggalkan Steve begitu saja
hanya ada beberapa orang yang akan bekerja harian, anehnya aku dihantui pikiran
untuk segera memeriksakan diriku ke dokter akan penyakit abadiku ini tapi,
tidak. Aku tidak akan memeriksakanna, akan ada banyak komentar dan asumsi yang
akan kudengar dari orang-orang yang akan ada disana dan aku tidak akan mau
mendengarnya, apapun itu tentang manusia robot.
' Jeon'
' ada apa Chrysan?'
' kau… dalam perjalanan pulang, kan?'
' ya, ada apa?'
' aku baru saja mendapat informasi bahwa Mr.Rex meninginkan project
lanjutannya dimajukan menjadi minggu depan, kuharap kau bisa mengerti maksudku'
' baiklah, aku mengerti. Sebentar lagi aku akan sampai dirumah'
Jaringan terputus, sial! Tua Bangka itu benar-benar tamak rupanya.
Baik, jika itu maumu Rex, tunggu dan lihat saja apa yang akan kuberikan dalam permainan
bodohmu ini. Suati pembalasan yang sepadan dengan apa yang telah kau lakukan
pada kekasihku dulu.
Semalam………
Aku masih mencari tahu siapa pembunuh kekasihku 4 tahun silam, aku
masuk keruang kerja chrysan untuk memeriksa dokumen rahasia Mr.Rex oh.. tentu
saja aku sangat mncurigainya, penghasut hidupku adalah dirinya saat 3 tahun
lalu, dan ia menawarkan segala macam tengik-bengiknya ucapannya itu, darimana
ia tahu diriku tengah berduka atas kepergian kekasihku? Dari situlah aku mulai
mencurigainya. Dan jackpot! Kudapatkan dokumen rahasianya, kubuka semua dokumen
itu.. ternyata ia tidak pernah absen menulis agenda kegiatan dan rencananya,
mulai dari menggugus ide gilanya lalu.. mendirikan perusahaannya sendiri dan..
tunggu dulu,..
Dasar anak bodoh! Wanita itu berani sekali melanggar kontrak denganku, harusnya dia
membawa pria itu padaku, Jason! Bunuh wanita itu untukku, dia sudah tidak
berguna lagi sekarang.
Wanita? Di video itu ada sebuah percakapan rencana pembunuhan
seorang wanita, dan sungguh aku tersontak melihat foto yang diberikan pada
Jason, itu adalah foto kekasihku. Shit!! Tua Bangka itu ternyata yang membunuh
kekasihku dan juga robot sialan itu, amarahku mulai menyulut. Ku perhatikan
dokumen demi dokumen, video demi video dan satu hal lagi yang semakin membuatku
semakin memanas, pengubahanku sebagai manusia robot sudah direncanakan olehnya!
Oh Great Fucking shit! Dia mengincar pengidap CIPA sepertiku dan sekarang ia
mengincar teman-temanku.. ini tidak bisa dibiarkan.
………….
" Chrysan.. Im home!" Ujarku menutup pintu
" syukurlah kau pulang lebih cepat, kau harus melihat
ini" balasnya langsung menarikku ke ruang kerjanya, di layar monitor
terlihat jelas Mr.Rex merencanakan pembunuhanku dengan membekukan diriku
kedalam cairan nitrogen, apa ia sudah gila?? Tidak ada manusia yang bisa hidup
kembali setelah kematian?! Bisa-bisanya ia merencanakan ini untukku, tidak akan
kubiarkan dirim hidup dengan tenang Rex, aku akan segera membalaskan dendamku
padamu, dan akan kupastikan matimu kau dapatkan tidak dengan selayaknya manusia
seperti kau melenyapkan kekasihku.