
Mendengar itu, anak anak yang mengejek Naruto pergi dengan kesal. Tidak pernah membayangkan Miyuki dan Sasuke uchiha membela Naruto
~
Naruto menghapus air mata menggunakan sapu tangan milik Miyuki
"Terimakasih..." ucap Naruto pelan
"ck..ck..ck dasar payah" ejek Sasuke sebal
Miyuki mengerutkan kening karena kakaknya ini selalu bisa merusak suasana
Merasa urusannya sudah selesai, Sasuke berjalan kearah Miyuki
"kenapa kau ada di sini?" tanya Sasuke, tangannya terulur mengelus pipi Miyuki
Miyuki tersenyum "aku tadi melihat...."
"Miyuki, bagai mana dengan sapu tangan mu?" tanya Naruto memotong jawaban Miyuki dan membuat Sasuke menoleh ke arah nya
"Simpan saja dulu kak" ucap Miyuki dengan tersenyum manis dan tenang, tidak melihat ekspresi Sasuke yang kesal di sebelahnya
"Miyuki ingat" ucap Sasuke dengan memegang pundak Miyuki
"kau tidak perlu (menunjuk agresif ke arah Naruto) dengan embel embel 'kakak' ya!" lanjut Sasuke
Miyuki meringis, tersenyum kaku mendengar perintahnya. Namun tetap mengangguk
Kenangan saat Sasuke dan Naruto bertengkar beberapa hari yang lalu memenuhi isi kepalanya
"*Teme... jangan memukul kepala ku!" ucap Naruto dengan memegang kepalanya
"jika kau berani membuat Miyuki memanggil diri mu dengan embel embel 'kakak' akan ku pastikan kamu tidak akan pernah masuk ke akademi seumur hidup mu" peringat Sasuke*
Miyuki menggelengkan kepala aku tidak mau klo Naruto disiksa oleh nya pikir Miyuki
Sedangkan Naruto mengerucutkan bibir dan bergumam kesal mendengar ucapan Uchiha muda didepannya. Kakashi hatake sudah berdiri di belakang mereka, Matanya menelik ketiga bocah didepannya kemudian berjalan pelan kearah Miyuki
Miyuki tersenyum lebar dan berlari kearah Kakashi kemudian memeluknya
"papa~" ucap Miyuki senang
Kakashi tersenyum, mengelusembut kepala Miyuki
"sudah kok... papa bagai mana?" tanya Miyuki tersenyum manis, tidak sengaja melihat Sasuke dan Naruto yang tengah menampakan ekspresi sebal didepannya, melihat iri ke arah Kakashi yang notabene nya papa nya
"Tidak ada apa apa" ucap Kakashi, tangannya menggenggam tangan Miyuki dan berjalan keluar dari taman
"sudah waktunya kita pulang" ucap Kakashi
Miyuki menoleh kebelakang melihat Sasuke yang melambaikan tangan kemudian pergi kearah rumahnya, sedang kan Naruto yang tetap diam di tempatnya membuat Miyuki berhenti
Kakashi yang bingung melihat anaknya melepaskan genggaman tangan nya, menyamakan tinggi nya dengan Miyuki
"ada apa?" tanya Kakashi
"boleh tidak aku mengundang kak Naruto untuk makan malam" ucap Miyuki dengan puppy eyes andalan nya
Dahi Kakashi berkerut dan melihat ke arah Naruto. Tersenyum kecil, Kakashi memilih mengiyakan keinginan putrinya dan mengusap lembut kepala Miyuki
"baiklah, kau ajak dia. Nanti papa tunggu dirumah" ucap Kakashi
Miyuki tersenyum lebar mendengar jawaban kakashi, ia segera berlari menarik tangan Naruto membuat sang empu terkejut
"kenapa menarik ku?" tanya Naruto yang masih terkejut
"ayo kita makan bersama sama kak~" ucap Miyuki tersenyum senang dan berlari memegang tangan Naruto menyusul Kakashi
Naruto yang diperlakukan seperti itu tersenyum senang, melirik ke arah tangannya yang di pegang Miyuki. Ia ikut menggenggam tangan tersebut dengan erat seolah olah tidak ingin melepaskan nya
Didalam hatinya ia iri terhadap Sasuke yang mendapatkan adik seperti Miyuki
"dasar Teme! kenapa ia bisa punya adik sebaik ini" batin Naruto
"aku ingin selalu membuat Naruto bahagia dan tersenyum cerah walau selama ini ia selalu tersenyum, tetapi itu bukan senyum bahagia yang sesungguh nya. karena terkadang sorot matanya memancarkan kesedihan dan aku tidak suka itu! jika aku melihatnya seperti itu, itu mengingatkan akan diriku yang dulu. yang jelas aku tidak ingin melihat Itu" batin Miyuki
*
*
*
*
*