Shinobi: Hope

Shinobi: Hope
Episode 10



"kak.. Pa.. ayo berangkat" teriak Miyuki


~


Kakashi segera mendorong Naruto pelan


"cepat jalan" ucap Kakashi


Naruto mengangguk senang kemudian berlari ke arah Miyuki yang telah jauh di depan mereka, sedangkan Kakashi mengikuti dari belakang


"kak tadi ngomongin apa aja sama papa?" tanya Miyuki penasaran


Naruto menjulurkan lidahnya


"Rahasia~~" ucap Naruto


"kekanakan" batin Miyuki (padahal dirinya sendiri masih anak anakโŽ)


~


Sesampainya di pusat perbelanjaan, banyak pasang mata yang menatap Naruto tidak suka, bahkan tidak segan segan ada yang membicarakannya terang terangan


Melihat Naruto murung dan sedih membuat Miyuki kesal. Kemudian meraih tangan Naruto dan menggenggam nya membuat sang empu terkejut menatapnya


"Kak.. disini ada aku. Jadi jangan dengarkan jika anjing menggonggong" ucap Miyuki mengeratkan genggamannya


Naruto tersenyum dan mengangguk kini dihatinya bertekad untuk menjadi kuat dan menjaga permata didepannya, yang sudah membawa cahaya dikegelapan dirinya


"aku tidak ingin dia bersedih lagi" batin Miyuki


"aku akan selalu menjaganya" batin Naruto


"anak ini walau masih kecil tapi pemikirannya dewasa, dia anak yang baik" batin Kakashi tersenyum kecut


~


~


"bagai mana perkembangan anak itu Kakashi?"


Di ruangan yang gelap, di suatu tempat di konoha. Hokage ketiga menatap langit gelap dari jendela kayu besar, sedang siluet Kakashi dibelakang menunduk


"semuanya terkendali, nona 'Ai' tumbuh menjadi gadis normal seperti yang lainnya. Ia berteman baik dengan anak anak lain nya, seperti biasa tidak ada perubahan yang menonjol" ucap Kakashi


Kakashi memberi laporan pengamatan nya dengan lugas, sudah tiga tahun lebih ia melaporkan perkembangan putri 'Ai' yang saat ini berstatus anak angkatnya kepada Hokage. Ia bergerak saat dini hari dimana semua orang terlelap dan memberikan perkembangan misi nya ditempat pertemuan pertemuan yang sama selama tiga tahun ini


Hokage ketiga mengangguk. Ia berjalan pelan lalu duduk di kursi depan meja yang terlihat telah termakan usia


"jadi bagai mana dengan perasaan mu?" tanya Hokage a.k.a Hiruzen sharutobi


Untuk pertama kalinya Kakashi bertatap mata dengan Hokage semenjak masuk ketempat ini. Kebingungan atas pertanyaan kakek tua yang berada di depannya ini


"perasaan ku?" tanya nya memastikan


Hokage mengangguk kecil


"bagai mana pun kau telah hidup bersamanya semala tiga tahun, apakah kau masih menganggap ini misi?"


Kakashi terdiam, namun memberi jawaban dengan raut wajah dingin


(Author: sedikit kecewa gue Ama lu Kakashi


Kakashi: bodo, ga ngurus๐Ÿ˜’


Author: memang dasar tidak memiliki perasaan huh! pantes aja jomblo trs sampai ke generasi Naruto


Kakashi: lu jga kli


Author: hei! gue ini singel bukan jomblo! dan lagi gue ga mikirin itu, gua cuma mikirin menjalani hari demi hari


Kakashi: aghhh.. terserah gue memang selalu salah di mataku


Author: ya memang lu salah :)


Kakashi: agh...// ilang โŽ)


Abaikan saja kegajean Author di atas


Kita kembali ke story


Hokage mengangguk meski sekelebat memori saat ia melewati rumah Kakashi dan melihat betapa baiknya hubungan Kakashi dengan Miyuki meninggalkan sedikit keraguan akan jawaban kakashi saat ini


"jadi seperti itu hati mu yang sebenarnya? kau tidak menyayanginya?" tanya Hokage


Kakashi memandang lurus kedepan, matanya menatap kosong


"tidak"


Hanya ditempat ini ia menunjukkan sifat aslinya, hanya ini saat saat terbebas dari karakter ayah angkat yang penyayang dan kembali menjadi dirinya sendiri


*


*


*


*


*


Hi ๐Ÿ‘‹


Apa kabar?


Apakah cerita Author menghibur para reders? semoga saja menghibur


Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja


Author minta maaf karena Author hanya bisa up sedikit karena Author sedang lelah dan mau istirahat. Jika ada waktu Author akan up lagi


Dan ingat untuk selalu rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan ingat apa yang dikatakan oleh orang tua


Sekian dari Author


PAPPAY ๐Ÿ‘‹