Shinobi: Hope

Shinobi: Hope
Episode 59



Miyuki terus menutup mata nan Menikmati angin yang menyejukkan di bawah pohon yang rindang


"Her... Aku bosen" Ucap Miyuki yang sudah mulai bosan


"Rawr~" -Sang Harimau hanya bisa meraung tak jelas


"Her... Bagaimana jika kita membuat kue,, tapi sepertinya cuma aku saja" Ucap Miyuki dengan Menatap Herry sang harimau


Membuat Kue? jangan salah Walau Miyuki masih kecil, Namun di kehidupan nya yang lalu ia hidup mandiri karena keluarganya yang tak memperhatikannya


Ayah dan ibunya selalu sibuk akan perusahan dan pekerjaan mereka, bahkan mereka tak tahu apa yang disukai Miyuki dan apa yang tidak di sukai Miyuki


Bahkan sampai Nafas terakhir Miyuki mereka tak tahu, yang mereka tahu bahwa anak mereka berusia 16 tahun. Ya,,, hanya itu yang mereka tahu tentang anak mereka, tak lebih dari itu


Meski Di umurnya yang ke 16 tahun Miyuki sudah mandiri. Ia selalu sendiri, mengurus kehidupannya sendirian di bawah kegelapan kehidupan


Bahkan teman pun tak ada. Bukan tak ada tapi ia tak suka, Karena apa? karena mereka hanya memanfaatkan dirinya saja. Maka dari itu dia tak tahu apa apa selain kehidupannya sendiri


(Sudah lah lain kali kita bahas kehidupan Miyuki)


Kembali ke topik utama


Setelah mendapatkan ide tersebut Miyuki segera beranjak dan berjalan ke arah dapur dengan diikuti oleh Herry


Sesampainya Di dapur Miyuki menyiapkan bahan nan peralatan yang akan di gunakan


Pertama Tama ia membuat adonan dari bahan bahan yang ia siapkan, sesudahnya Mencetak dan sebagainya


Kemudian karena ia tak Menemukan Oven (atau memang tidak ada? entah lah ia tak tahu) Ia menggunakan kekuatannya


Pertama Tama ia membuat sebuah gelembung seperti balon dan untuk suhu panas ia menggunakan kekuatan -Elemen- Api Nya


Sambil menunggu adonan yang ia buat matang, ia membuat Kue juga untuk Herry. Namun Kue yang ia buat sangat berbeda, karena tidak mungkin harimau pemakan daging memakan Kue yang terbuat dari tepung


Jadi Miyuki berinisiatif membuat Daging yang di campur tepung, Namun lebih banyak daging dari pada tepung agar rasa daging tak berkurang


Menunggu beberapa menit akhirnya semuanya jadi, harum aroma kue menyeber di ruangan


Ia letakkan Kue tersebut kedalam Toples sesekali mencicipi


"emm... Enak, Oh ini untuk mu Herry" ucap Miyuki dengan Menyerahkan kue khusus untuk Herry


"kau membuat apa Miyu?" tanya seorang pemuda Bersurai Merah A.k.a Nagato. Karena mencium aroma masakan yang harum membuatnya berinisiatif untuk mencari asal tersebut dan berakhir lah ia di dapur dan berdiri di depan Miyuki


"Wah... apa ini?" Tanya seorang pemuda Bersurai Kuning a.k.a Deidara dengan mengambil Kue dari toples yang di pegang oleh Miyuki


"aish.. aku tahu jika kau tau ini apa jadi tak usah bertanya" Ucap Miyuki sewot karena makanan yang ia buat di comot gitu aja (Deidara g ada akhlak-_-❎)


"yah... cuma basa basi saja hehe" ucap Deidara dengan Cengengesan


Semua memandang Deidara datar


"eh kakak Mau coba" ucap Miyuki dengan Menyodorkan Kue tersebut kepada Nagato


"Tentu" ucap Nagato dengan tersenyum dan Mengambil satu kue lalu memakannya


"ini sangat enak" lanjut Nagato memuji Miyuki


"Wah... syukurlah jika itu Enak" ucap Miyuki dengan berbinar senang


*


*


*


*


*