
Kini Miyuki berdiri di ujung jurang karena jalan yang ia tuju telah habis
Miyuki berdiri diam, sesekali mengusap air mata yang jatuh membasahi pipi
"Miyu..." suara sang papa memasuki Indra pendengaran nya
"Miyu.. kemari, itu berbahaya" ujar Kakashi dengan langkah pelan mendekati
"DIAM! berhenti disitu!" pekik Miyuki membuat Kakashi segera berhenti
"Miyu.. kemari,, maaf kan papa. jangan disitu, itu berbahaya.
Papa salah, Maaf kan aku yang memanfaat kan mu kala itu. Papa bodoh karena melakukan itu, kumohon maaf kan aku dan kembalilah bersama ku" ucap Kakashi penuh sesal
"AGH.. DIAM! hiks" suara Isak tangis terdengar
"Miyu~" batin seseorang dari kejauhan
"Aku tak akan kembali bersama mu! aku tak percaya pada mu!" pekik Miyuki dengan berjalan mundur membuat suasana tegang
"Miyu.. berhenti,, maaf kan aku. Kemari, jangan mundur lagi!" ujar Kakashi dengan jalan mendekat membuat Miyuki makin berjalan mundur
"PERGI! Jangan melihat ku menangis.. kumohon pergi" dengan lemah Miyuki berucap
"Kumohon pergi,, untuk sesaat jangan melihat ku menangis. Kau harus melihat diriku yang kuat"
"Miyu..." Kakashi diam memandang penuh sesal
"Jangan menatapku seperti itu. Kau paham itu!
jangan menarik ku kembali, jadi biar kan aku menyerah..... Biarkan aku pergi,, jika ini tidak baik untuk ku. aku tak mau tahu itu.
Biarkan aku berhenti berusaha. Biarkan aku berhenti berjuang.
Aku tak ingin saran baik mu atau alasan kenapa aku baik baik saja
Kau tahu? ini -Menunjuk bagian dadanya- ini sakit,, di dalam sini sakit dan sesak.. Sudah cukup aku merasakannya, aku lelah
Silahkan berkata aku egois, tapi... aku juga manusia,,
Aku hanya ingin menyembuhkan luka, bukan menambah atau pun membuat luka itu semakin terlihat" jeda Miyuki
"Aku lelah, aku lelah menahan segala perasaan yang ada. Aku ingin berhenti -memandang kebawah jurang- berhenti sesaat....
Bruss...
Diam! Semua diam mematung
"MIYU!!" pekik Itachi dari kejauhan dan berlari ketempat Miyuki yang lompat kejurang, dilihatnya air yang bengalir
"TIDAK! MIYU!!" pekik nya
"KAU!!" marah Itachi memandang Kakashi
Bugh...Bugh...
Memukul Kakashi yang masih terdiam dengan berutal
"Hentikan Itachi!" pekik Hidan melerai
"Jangan dilanjutkan! lebih baik kita mencari Miyu" lanjut Hidan
"Jika kau ingin melanjutkan nanti saja!" sahut Sasori yang kemudian turun kebawah jurang
"Agh... KAU! -Menunjuk kakashi- akan berurusan dengan ku" ucap Itachi dan ikut turuh kebawah jurang
Beralih ke Miyuki.
Miyuki diam. Membiarkan dirinya tenggelam ke dasar yang paling dalam
"ya, ini salah. Ini perbuatan dosa Miyu" ucap seseorang dari dalam pikirannya
"aku lelah paman"
"*aku tahu kau lelah,, tapi jika kau melakukan ini, ini juga tidak baik. Perjuangan mu akan berkahir sia sia"
"aku capek paman*"
"*Miyu... aku tahu kau kuat, bertahan. Sedikit saja, demi aku. Demi orang orang yang menunggu mu"
"ada kah? apa ada yang menunggu diri ku?"
"ada Miyu! kau harus bertahan. Perjalanan mu masih panjang, dan ada seseorang yang harus kau temui*"
"siapa?"
"Aku tak tahu siapa, tapi kau akan bertemu dengan nya"
Miyuki diam setelah mendengarkan perkataan paman nya. Zein.
"Aku lelah. Sedikit lelah, hanya sedikit lelah. Kalau seperti ini bolehkan seseorang menggenggam tangan ku? aku akan bangkit lagi" Sudah di putuskan oleh nya, ia akan bangkit. Namun jika ajal nya menjemput ia sudah pasrah
Miyuki menjulurkan tangannya, menatap celah matahari yang masuk di celah celah tangannya. Kemudian di genggamnya, seolah olah menggenggam sang cahaya
Pandangannya memudar, Nafasnya memberat. Mungkin ia sudah kebabisan nafas
Sebelum matanya tertutup, dapat ia rasakan tangannya di tarik oleh seseorang dan mendekapnya (memeluk) kemudian berenang keatas. Dan setelahnya gelap
~TAMAT~
Tapi bo'ong hayyuukkk papallepapalle
*
*
*
*
*
Pesan dari Miyu
Jangan pernah menggantungkan kebahagiaan kepada orang lain, karena jika kamu menggantungkan kebahagiaan kamu terhadap orang lain kemudian kamu di kecewakan, maka tentu kamu akan merasakan sakit se-sakit sakitnya. Namun jika kamu menggantungkan kebahagiaan mu kepada Tuhan dan diri mu sendiri, percayalah... kau tak akan di hianati
*
*
Yo Reders 👋
Author Kembali membawa cerita Miyu... Ah iya maaf klo ceritanya membosan kan, pikiran Author berkecamuk (ea..)
Dan ya, Author up segini dulu. Karena skenario di dalam pikiran Author acak acakan
ini aja Author mudeng g mudeng bikinnya
_Udah ah ko malah cerita soal Author_
Dan ya,, maaf klo ada Typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya
Sekian dari Author
PAPPAY 👋