Shinobi: Hope

Shinobi: Hope
Episode 21



Pagi hari


Miyuki tengah berada di ruang makan bersama papanya, mereka makan dengan tenang


"Pa~" ucap Miyuki yang sudah selesai dengan acara makannya


"Hm?" gumam Kakashi


"ku dengar di desa sebelah ada hujan salju" ucap Miyuki


Kakashi menatap Miyuki yang tengah menatapnya


"lalu?" ucapnya


"aku ingin ke sana" ucap Miyuki


Kakashi diam tak menjawab


"boleh ya..." pinta Miyuki dengan puppy eyes nya


"hufh... baik lah" ucap Kakashi dengan pasrah


"Yatta!!..." teriak Miyuki dengan girang, melihat tingkah Miyuki membuat sudut bibir Kakashi terangkat ke atas


"papa tersenyum" batin Miyuki yang melihat senyum Kakashi, walau itu senyuman tipis dan nyaris tak kelihatan tapi ia masih bisa melihatnya


Tok...Tok...


Ketukan pintu membuyarkan lamunan mereka


"sepertinya itu Sasuke-nii" ucap Miyuki


"aku berangkat dulu ya pa~" lanjut Miyuki dengan berlalu pergi, dan dengan senyum cerah yang tak pernah ia lupakan


"ya... hati hati dijalan, belajar yang giat" ucap Kakashi yang menasehati Miyuki seperti ibu ibu


"apa karena menjadi orang tua bisa mengeluarkan kata kata seperti ini?" batin Kakashi


"baiklah~ Kami pergi Jaa..." ucap Miyuki dengan melambaikan tangan kemudian hilang dari pandangan Kakashi bersama Sasuke


~


~


Academy


"ayo ke belakang sekolah, kita akan berlatih melempar Shuriken di sana" ucap Iruka sensei


"ini hanya praktek bukan pengambilan Nilai" lanjut nya


"Ha'i" ucap Murid murid, mereka berlalu pergi ke arah belakang sekolah


Mereka melakukan nya dengan sempurna walau tak semuanya melempar dengan tepat sasaran


"Miyuki hebat~" puji Naruto dan Lee


"hehe... baiklah" ucap Miyuki dengan senyum manisnya


"ternyata namanya Miyuki" batin Neji yang mendengar perkataan Lee dan Naruto


"dia punya banyak teman, aku takut dia tak menganggap ku teman" batin Ten yang melihat Miyuki di kerubungi oleh murid murid


"Miyuki manis sekali" batin murid murid yang melihat senyuman Miyuki


"aku ingin seperti nya, yang bisa menarik perhatian" batin Sakura


~


~


"aku iri dengan mu" ucap Sakura yang saat ini mereka tengah pulang bersama. Karena Academy sudah selesai, jadi mereka memilih pulang bersama (ya kali mau minep❎)


"kenapa?" tanya Miyuki


"karena kau cantik, baik, pintar dan manis dan polos" sahut Ino dan di akhiri gumaman dalam hati


"tidak seperti dia jelek dan jidat lebar" lanjut Ino dengan ketus


"apa kau bilang!" geram Sakura dan muncul perempatan di kepalanya


"memang benarkan" ucap Ino dengan santai membuat Sakura tambah kesal


"memang benar sih" batin Sakura dengan sedih


"Ino-chan tak boleh berkata seperti itu" suara imut Miyuki keluar membuat atensi menatap ke arahnya


"Jika Ino-chan menjelek jelekkan Sakura-chan Itu sama saja dengan menjelek jelekkan penciptanya" ucap Miyuki


"seperti pepatah walaupun yang dihina adalah karyanya, maka yang tersinggung pasti adalah pembuatnya. Sama halnya jika kita menjelekkan manusia, maka secara tidak langsung kita menghina penciptanya" lanjut Miyuki dengan panjang lebar


"ugh..." Ino meringis mendengar penjelasan dari Miyuki, ia tak menyangka jika Miyuki bisa berpikir dewasa dengan cepat


"aku salut dengan pemikirannya" batin Neji yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka


"uwaa... Miyuki ku sudah dewasa" ucap Naruto dengan memeluk Miyuki gemas


Perbuatan Naruto membuat Suhu menjadi dingin dan mengerikan


*


*


*


*


*