
"Putriku? Miyuki? Miyuki memang putri ku, tapi dia putri dalam misi. Namun entah mengapa aku merasa gelisah ketika ia berkata 'jangan menyesal ketika tidak melihat putri mu' itu seolah olah aku tidak akan bertemu dengan Miyuki, atau jangan jangan...." ucapan Kakashi terhenti, ia segera berdiri dari kasurnya. Berlari tergesa gesa ke arah kamar Miyuki, ia terus berlari sambil bergumam kata tidak
"ku harap pemikiran ku salah" batinnya dengan gelisah
Tok..Tok... ia mengetuk pintu kamar Miyuki, berharap mendapatkan sahutan dari dalam
"Miyu..." panggilnya Namun tak ada sahutan
"ku mohon itu tak mungkin" batinnya terus berdoa, entah mengapa ia merasa gelisah. ia terus berdoa berharap pemikirannya salah
"Miyuki buka pintunya" ucapnya lagi, namun nihil tak ada sahutan
"mengapa tak ada sahutan? apa ku dobrak saja" batinnya dan
Bruk... ia mendobrak pintu kamar Miyuki
"Miyu..." gumamnya ketika tak melihat Miyuki di kasur nya
"Mungkin di kamar mandi" gumamnya, ia dengan cepat pergi kearah kamar mandi
Tok..Tok...
"Miyuki apa kah kau ada di dalam?" tanya nya, hening tak ada sahutan
"Miyu?..." panggil nya lagi, namun nihil tak ada sahutan
Krek... pintu di buka oleh nya, namun tak ada siapa siapa di dalam
"Miyu kau di mana?" pekiknya
Kemudian mata nya tertuju pada gorden yang bergerak akibat angin
"angin.." gumamnya, mata nya membelek ketika menatap jendela yang terbuka (untung ga keluar mata lu❎)
"oh tidak..." dengan segera ia mendekati jendela
"Miyuki..." pekiknya kemudian ia berlari keluar berniat mencari Miyuki dan berharap Miyuki belum pergi jauh
Perasaan nya saat ini berkecamuk, ia gelisah ketika pikiran pikiran negatifnya muncul apa Miyuki kabur? apa Miyuki di culik? apakah keadaannya baik? itu lah yang terus ia pikirkan
Ia berlari terus berlari, tak menghiraukan penduduk yang menatap nya dengan bingung dan penasaran mengapa ia berlari dengan gelisah pikir mereka
"hei! hati hati jika berjalan (padahal kan lari❎) eh.. Kakashi, mengapa kau berlari?" ucap pemuda berambut mangkok yang ditabrak oleh Kakashi
"aku.. mencari... Miyu.. dia.. dia.." ucap nya tersengal sengal
"pelan pelan, tarik nafas dulu lalu keluarkan" ucap Guy membimbing Kakashi belajar eh salah bernafas
"Miyuki.. dia tak ada di rumah" ucap Kakashi dengan gelisah. Guy mengangkat sebelah alisnya
"mungkin dia pergi ke akademi" ucap Guy
"tidak, tadi pagi aku membangunkannya. Tapi dia tak ada di kamarnya padahal pintunya di kunci, tapi..."
"Tapi? tapi apa?" tanya Guy geram karena Kakashi menghentikan ucapannya, membuatnya gelisah saja
"tapi jendelanya terbuka, aku takut.. aku takut dia pergi" ucap nya tanpa sadar meng-gumamkan kata takut
"tidak, Miyuki tidak mungkin pergi" elak Guy yang berusaha berfikir positif
"tapi dia tak ada di mana mana, aku terus mencarinya. Namun aku tak menemukannya" ucap Kakashi dengan kepala tertunduk
Tiba tiba Guy teringat akan kejadian kemarin yang membuat Miyuki menangis
"tidak, jangan bilang dia pergi akibat kejadian kemarin" ucap Guy dengan gelisah, tak di pungkiri sekarang pikirannya kemana mana memikirkan Miyuki
"oh.. tidak, Apa yang harus ku lakukan" ucap Kakashi frustasi
"bantu aku mencarinya" ucap Kakashi dengan gelisah
Seseorang memandang mereka dari kejauhan, tersenyum kecil dan berlalu kehadapan mereka
*
*
*
*
*