
Beberapa menit kemudian, Miyuki sampai di Rumahnya. Sedangkan Itachi, Sasuke dan Naruto kembali kerumah masing masing
Krek... Miyuki membuka pintu, ia berjalan masuk kedalam tak menghiraukan Kakashi yang menatapnya
"Miyu..." panggil Kakashi menghentikan langkah kaki Miyuki yang ingin memasuki kamarnya
Miyuki menetralkan degup jantungnya, ia berusaha untuk tak mengeluarkan air matanya. Ia tak ingin dicap lemah oleh papanya TIDAK lebih tepatnya papa angkat di dalam sebuah misi
"miris sekali" batin Miyuki tersenyum getir
Miyuki berbalik, menampilkan senyum manis nya
"Aku lelah, ingin istirahat. permiai" ucap Miyuki dengan senyum manis nya, kemudian masuk kedalam kamar dan mengunci pintu
Sedangkan Kakashi diam menatap pintu yang terkunci, pikirannya berkecamuk
"entah mengapa aku sakit melihat senyumannya" batin Kakashi memegang dadanya, ia terus menatap pintu kamar Miyuki dengan sorot mata kesedihan. Ada sedikit perasaan sesal dalam pandangan mata nya, Namun ia tepis perasaan itu dan berlalu pergi
Sedang Miyuki, ia didalam menangis dalam diam. Ia sangat rapuh saat ini, diluar ia terlihat ceria dan bahagia. Namun di dalam ia terluka
Ia lelah menampilkan topeng yang terlihat biasa saja, namun di dalam tidak biasa biasa saja
Sebenarnya ia senang bisa menampilkan topeng tersebut, karena dari topeng tersebut dia bisa melihat orang orang bahagia karenanya.
Ia senang, bahkan sangat senang Namun itu hanya sementara. Karena ketika tidak ada orang, dia akan kembali ke dunianya. Dunia kegelapan yang masih membekas di hatinya, dan kerapuhan yang masih ada disana
~
~
Malam hari
Malam semakin larut, terdapat seorang pemuda berdiri didepan jendela kamar milik seorang gadis bersurai ungu
Tok..Tok.. ia mengetuk jendela tersebut, kemudian gadis bersurai ungu membukanya
"Ulurkan tangan mu" ucap Itachi dan diangguki oleh Miyuki. kemudian ia mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Itachi
Hap.. Miyuki mendarat dengan sempurna
"baiklah, ayo kita pergi" ucap Itachi
Mereka pergi melewati atap rumah warga desa, sebisa mungkin mereka tak menimbulkan suara
Disisi lain Kakashi berada di tempat yang serba hitam, disana gelap dan ia sendirian namun tiba tiba cahaya datang. Menampil kan sosok seperti Miyuki namun lebih dewasa
"siapa kau?" tanya Kakashi menatap wanita di depannya, ia waspada namun di hatinya seperti ada rasa yang berbeda
"kau melupakan ku? dan menyakiti anak ku" ucap nya
"dia ibunya?" batin Kakashi bingung, namun terdapat perasaan rindu di hati nya. Perasaan yang sangat dalam dan ia tak tahu mengapa ia bisa seperti itu
"Rena..." gumam Kakashi, entah mengapa kata kata itu terlontar begitu saja
"Kau masih mengingat nya ternyata" ucap nya
"kau siapa? kenapa aku tak merasa asing dengan keberadaan mu?" tanya Kakashi yang bingung akan perasaan nya
"kau akan tahu ketika saatnya tiba" ucap nya
"apa maksudmu?" ucap Kakashi
"kau telah menyakiti putriku, dan jangan menyesal ketika tidak melihat putri mu" ucapnya dan kemudian perlahan lahan menghilang
"putriku? Miyuki? apa yang terjadi dengannya?! hei!.. jelaskan padaku apa yang terjadi dengannya?!" pekik Kakashi kepada wanita yang ia panggil Rena. Entah mengapa ia merasa gelisah
"Tidak. hei! jelaskan padaku!" pekiknya
kemudian cahaya semakin terang, membuatnya me-ngerjap ngerjapkan matanya
"Hah..." keluhnya
"itu mimpi, tapi terasa nyata" ucap nya, yang ternyata ia habis bermimpi
"putri ku?....
*
*
*
*
*
*
Hi reders 👋
Apa kabar?
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Sekian dari Author
PAPPAY 👋