Shinobi: Hope

Shinobi: Hope
Episode 24



Karena ingin mendapatkan Nilai yang lebih baik banyak dari Siswa/i berlatih dengan keras. Seperti saat ini, terdapat Pemuda berambut hitam dan diikat diujung rambutnya. Pemuda tersebut adalah Hyuga Neji. Ia tak sendiri, Ia ditemani oleh Ten ten.


Namun terdapat seseorang yang duduk di atas pohon, ia mengamati Neji dari atas sana. dan tidak lupa menutupi auranya


Melihat Neji dengan sempurna berputar dan melempar Shuriken tepat sasaran membuatnya bertepuk tangan dengan senang


"kau hebat" ucap seseorang bersirai ungu


Neji dan Ten ten segera menatap keatas pohon, betapa terkejutnya mereka melihat teman sekelas mereka tengah bersantai di atas sana.


Seseorang yang bersirai ungu dan manik mata ungu, siapa lagi jika bukan Miyuki Ai sang tokoh utama


Miyuki berdiri di atas ranting pohon tersebut, ia masih bertepuk tangan dengan senang dan tak menyadari bahwa ranting pohon tersebut akan patah


"Miyuki awas" Teriak Ten ten yang melihat Miyuki hampir jatuh, Untungnya Neji segera Menangkap Miyuki


"Dasar bodoh, membuat orang khawatir saja" ucap Neji dengan khawatir, entah mengapa ia sangat takut ketika Miyuki akan terjatuh


"hehe Gomen" cengir Miyuki. Sedangkan Ten-ten hanya menggelengkan kepala


Namun sepertinya Sang Hyuga masih marah akan hal tersebut


Miyuki yang Melihat Neji tak memberi respon membuatnya tak enak, Ia mengutukki diri sendiri karena membuat orang marah


Cup.. sebuah kecupan mendarat di pipi Neji, membuat semburat rona merah di pipinya


"Gomen..." ucap Miyuki dengan polosnya, ia tak memperhatikan wajah memerah Neji. Sedangkan Ten ten terkekeh geli melihat pemandangan didepannya


"mereka cocok sekali, aku akan menjodohkan mereka hihi" batin Ten ten dengan cekikikan


"ekhem.. ya" ucap Neji dengan memalingkan muka, berusaha agar muka merahnya tak dilihat oleh adik kecil didepannya, Miyuki.


Miyuki mengangguk senang kemudian cup Sekali lagi kecupan mendarat di pipi Neji


"Makasih" ucapnya kemudian berjalan ke arah Ten ten. meninggalkan Neji yang masih dengan muka merahnya. Dengan santainya ia berjalan kearah Ten Ten, seolah olah tak terjadi apa apa


Ten Ten hanya terkekeh geli melihatnya


"dasar Miyuki polos" batin Ten Ten


"Ten Ten juga hebat" ucap Miyuki mengacungkan jempolnya dan tak lupa senyum manis penuh keceriaan selalu ditampilkan nya


"Terimakasih" ucap Ten dengan membalas senyuman Miyuki


"em... apakah Miyuki mau menemaniku makan mie ramen di kedai ichiraku?" lanjut Ten Ten


"Tentu, kita kan teman" balas Miyuki dengan senyum manisnya


Ten Ten mengangguk dengan senang


"ternyata Miyuki menganggap ku teman" batin Ten Ten dengan tersenyum


"Yosh... ayo" ucap Ten Ten dengan menarik Miyuki.


Mereka melupakan satu orang ternyata


"eh.. tunggu sebentar" ucap Miyuki menghentikan langkahnya membuat Ten Ten ikut menghentikan langkahnya


"kenapa?" tanya Ten Ten


"sepertinya ada yang kelupaan, tapi apa ya" ucap Miyuki dengan bingung, sedangkan Ten Ten mengangkat bahunya pertanda ia tak tahu


"aku" ucap Neji yang sudah berada di dekat Miyuki dan Ten Ten


"eh... benar hehe" cengir Miyuki yang baru ingat setelah beberapa detik berfikir


"hehe... hehe" cibir Neji


"hehe.. Gomen..Gomen" ucap Miyuki


"hm" gumam Neji


"yosh... ayo" ucap Ten Ten dengan melangkah pergi, Namun langkahnya terhenti karena Miyuki dan Neji tak mengikuti langkahnya


"kenapa?" tanya Ten Ten


"kau tak ingin mengatakan sesuatu?" tanya Miyuki disambut gelengan oleh Ten Ten


"kau benar benar tak ingin mengatakan sesuatu?" ucap Neji dengan menekan kata katanya


"eh...." Ten Ten berpikir sejenak dan kemudian Ting muncul lampu di atas kepalanya, pertanda ia sudah tahu


"hehe... Gomen Gomen" ucap Ten Ten yang sudah tahu letak kesalahannya


"nah sudah kan, ayo" ucap Ten Ten dengan senang nya. Sepertinya saat ini ia tengah sangat senang pikir Neji dan Miyuki


Mereka dengan santai berjalan ke kedai ramen ichiraku


*


*


*


*


*


Hi reders 👋


Apakah cerita Author menghibur? semoga saja menghibur hehe


Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja


Dukung dan Tunggu terus kelanjutan ceritanya ya😉


Sekian dari Author


PAPPAY 👋