
Malam hari tiba, Miyuki duduk di depan rumah nya. Menatap bulan yang bersinar dan angin yang menyejukkan, Namun itu tak membuat keresahannya hilang. Entah mengapa ia saat ini resah dan gundah seperti sesuatu akan terjadi
Seseorang menepuk pundaknya, membuat ia menatap sang pemuda
"kak..."
"kenapa tidak tidur?" tanya Gaara yang ikut duduk di samping Miyuki
Ia tadinya ingin mengambil minum, namun melihat pintu terbuka membuat nya penasaran, maka dari itu ia melihatnya dan ternyata ada Miyuki di luar dengan segera ia ikut duduk di samping Miyuki
Gaara menatap Miyuki yang tengah resah, karena penasaran ia mengeluarkan suara
"Kamu kenapa hm?" tanya Gaara lembut
Miyuki menatap Gaara yang tengah menatapnya, ia tersenyum menyembunyikan keresahannya
"Tidak, aku hanya memikirkan kakak ku" ucap Miyuki bohong, namun tak sepenuhnya bohong karena memang ia saat ini memikirkan kakaknya
"Benarkah?" tanya Gaara memastikan, ia curiga Miyuki menyembunyikan sesuatu namun ia menepis nya karena ia tak ingin membuat Miyuki terlarut akan kegundahannya, lebih baik ia menghiburnya saja itu pikirnya
Ia membawa Miyuki kedalam dekapannya, menenangkan Miyuki yang gundah akan perasaannya
"Tenanglah, dia pasti akan baik baik saja" ucap Gaara mengusap lembut kepala Miyuki
Miyuki mengangguk di dalam pelukan Gaara, ia ikut memeluk Gaara dengan erat Mencari kenyamanan dalam dekapan tersebut
Sedangkan disisi lain
Orang yang dipikirkan Miyuki tengah berdiri di depan gerbang klan nya, memandangnya dengan datar melangkah masuk dengan perlahan dan mencoba tak mengeluarkan suara
Membunuh anggota klan nya satu persatu hingga tak tersisa sampai seorang bocah masuk
Dengan segera ia pergi meninggalkan bocah tersebut yang menangis menatap keluarga nya
Itachi hanya menatap datar keluarga nya, walau sebenarnya ia sedih melakukan hal tersebut namun ia tak ada pilihan lain selain melakukan hal tersebut
Ia berdiri di atas tiang listrik, menatap bocah di depannya yang tengah menangis. Menatap nya dengan datar seolah acuh tak acuh, namun tak bisa ia pungkiri jika ia ingin memeluk bocah tersebut, adiknya. Sasuke Uchiha
Ia sedih melihat adiknya yang ia sayangi walau sang adik terkadang selalu menantang nya dan mengajak nya bersaing namun ia sangat menyayangi nya
"baik lah" ucap Sasuke penuh semangat
Tik...Tik... Suara hujan yang berjatuhan membuat nya tersadar dari lamunannya
Ia menatap bocah di depannya yang berlari keluar dan berhenti di depan gerbang klannya
"Sasuke...."
"kakak!! mengapa kau melakukan ini!!" Teriak Sasuke dengan marah menatap kakaknya yang berdiri di atas tiang listrik
"Marah Dan bencilah aku Sasuke, lalu jadilah kuat dan balas kan dendam mu kepada ku" ucap Itachi menatap datar adik nya kemudian berlalu pergi meninggalkan Sasuke yang berdiam diri
~
~
Keesokan nya
Di pagi yang cerah dua bocah kecil melewati hutan dengan tenang, walau terlihat tenang namun kewaspadaan tak pernah mereka hilangkan
"Kak Gaara~" panggil Miyuki dengan menatap pemuda bersurai merah di samping nya
Gaara menatap Miyuki, mengangkat alis sebelah seolah bertanya ada apa? mengapa? kenapa? seperti itulah
"di depan ada kucing kecil, kita ambil saja bagai mana. Kasihan dia sendirian" ucap Miyuki menunjuk seekor kucing berwarna Oren yang terlihat imut
*
*
*
*
*