
Kini Miyuki bermain di taman, ditemani kakak kakaknya. Padahal ia sudah bilang untuk meninggalkan dirinya sendiri, namun kakak kakak nya itu keras kepala. Tak ingin meninggal kan dirinya
Padahal kan cuma di belakang rumah, masih aja takut
"Miyu~" panggil seseorang yang berada di belakang kakak kakak nya berdiri
kakak kakak Miyuki menyingkir untuk melihat siapa yang memanggil Miyuki
Dan...
Jreng.. Jreng..
"Kak Konan?~"
"mau apa kesini" ketus Hidan
"Kak-!" peringatan dari Miyuki
"hm.. maaf" malas Hidan
"Kenapa kak? ada perlu sesuatu?" tanya Miyuki dengan menatap Konan yang terlihat seperti ingin membicarakan sesuatu
"a-aku ingin bicara dengan mu" gugup Konan dan mencoba tenang. Ia takut Miyuki tak mau memaafkannya, makanya ia terlihat gugup
"Baiklah, katakan saja" ucap Miyuki dengan tersenyum, tak lupa berjalan mendekat kearah Konan
"be-berdua~" Pinta Konan ragu, karena sedari tadi teman temannya menatap dirinya tajam bak elang pemangsa
"Tidak!!" tegas Itachi, ia tak mau jika Miyuki berdekatan dengan Konan. lalu jika ia lengah Miyuki bisa dalam bahaya
"kak-!" Miyuki menatap nyalang kakaknya namun kakaknya malah menatap dirinya datar
"Tinggalkan kami" lanjut Miyuki tanpa melihat kakak kakaknya, sedang kan sang kakak pergi dengan kesal
"hufh... pasti mereka marah" Batin Miyuki dengan menghela nafas panjang
Setelah kepergian Yahiko Dkk tertinggal lah Miyuki dengan Konan
Konan berjalan kearah bangku yang diduduki Miyuki, kemudian ikut duduk di samping Miyuki
"Maaf" serempak mereka mengucapkan kata yang sama. Membuat mereka terdiam sesaat
"Maaf kan aku, karena aku kau di marahi oleh kakak. Dan maaf kan juga kakak kakak yang lain ya" Sesal Miyuki memecahkan keheningan
"eh... Tidak.. tidak.. kau tak salah mengapa Minta maaf, aku yang salah. Dan aku minta maaf" Ucap Konan cepat
"soal kakak mu, aku tak masalah. Karena memang aku yang salah" lanjut Konan dengan menggenggam tangan Miyuki
"Tidak,, aku yang salah.. Seharusnya aku tak hadir di sini, seharus nya aku pergi" lirih Miyuki
"tidak!" tegas Konan meninggikan suaranya sedikit, ia kesal Miyuki mengatakan itu maka dari itu tanpa sengaja ia meninggikan suaranya
"jangan pergi... dan maaf kan aku" tunduk Konan,, ia sedih dan ia takut jika yang di katakan Miyuki benar terjadi
Ia tak mau Miyuki pergi.. Tidak.. ia tak mau...
"Hm.. baiklah,, jika begitu kita saling memaafkan dan jangan ada kata maaf lagi yang keluar" Ucap Miyuki dengan menggenggam tangan Konan lembut di Sentai senyuman yang manis
"Bagaimana pencarian mu?"\-?
"Aku sudah menemukan titik terang nya, namun aku tak tahu di mana tempatnya" \-??
"titik terang?" \-?
"bagus,, bawa ia secepatnya" \-?
"baik" \-??
~~~"~~~"~~~"~~~"~~~
"Ayolah kak.. maaf kan aku" melas Miyuki yang kini tengah meminta maaf kepada kakak kakak nya
Hufh...
Berjalan pergi meninggalkan kakak kakak nya yang kini tengah menatap bingung ke arah nya
Miyuki pergi ke kamar nya untuk mengambil sesuatu,, setelah mendapatkan apa yang ia cari ia kembali keruangan tempat kakaknya berkumpul
Sesampainya disana ia membagikan barang tersebut kepada kakak kakaknya itu
"sudah.. jangan marah lagi" Melas Miyuki dengan *Puppy eyes nya* membuat mereka mengangguk pasrah, tak apa mereka juga tak bisa berlama lama marah terhadap gadis manis tersebut
"Bonekanya mirip dengan kalian kan?" tanya Miyuki dengan antusias
"ya.. ini bagus" ucap Kisame dengan tersenyum kecil,, kecil,, sangat kecil. Begitu pun yang lain
Mengapa? karena mereka pengen yang sama persis seperti wajah Miyuki, tapi sayang~ Mereka sudah di buatkan yang ini. Jadi terima saja dari pada Miyu sedih
\*
\*
\*
\*
\*