
Deidara memandang datar interaksi antar Miyuki dan Nagato
"Miyu~ kau tak mau menawari ku juga gitu?" tanya Deidara yang sudah jengah di kacangi
"Tidak Wle~" ejek Miyuki dan berlalu pergi berniat ke ruang tengah tempat semuanya berkumpul
"yah Miyu~" Rengek Deidara menyusul Miyuki dan Nagato
Sesampainya di ruang tengah Deidara masih saja merengek ingin makan kue lagi
"Hei.. Deidara! kau sudah besar masih saja merengek seperti anak kecil. Bukan nya terlihat imut tapi menjijikan" ucap Kisame dengan raut wajah seperti ingin muntah (sepertinya dia ada dendam pribadi Geisβ)
"ck.. bilang saja kau iri aku dekat dengan Miyuki" ledek Deidara tak mau kalah
"iri? dengan mu? yang benar saja. Buktinya Miyu mau duduk di pangkuan ku" ucap Kisame tersenyum bangga karena Miyuki memang tengah duduk di pangkuannya tak lupa dengan toples yang masih ia pegang
Mendengar sekaligus melihat apa yang di ucapkan Kisame membuat mereka membulatkan mata
"sejak kapan Miyuki duduk di situ?" Batin mereka bertanya tanya
"Eh... Miyu,, mengapa kau mau duduk di situ? dan sejak kapan" ucap Deidara tak suka
"Makanya perhatikan dan lihat atau... jangan jangan kau tak bisa melihat" bukan,, bukan Miyuki yang menjawab melainkan Kisame yang menjawab. Ia malah tersenyum senang melihat teman teman nya yang menatap tajam dirinya, tak ada rasa takut sama sekali
"ish..." desis Deidara tak suka
"Sudah sudah,, kalian ini ribut terus" ucap Itachi
"dan Miyu,, Kau sini" ucap Itachi dengan lembut namun tajam, membuat Miyuki merinding
"i-iya" jawab Miyuki dengan turun dari pangkuan Kisame dan berpindah duduk di pangkuan Itachi
"itu lebih baik, tapi aku iri" batin mereka dengan menatap Miyuki
"Eh.. Miyu itu apa?" tanya Sasori yang baru ngeh dengan toples yang di pegang Miyuki
"ini? ini kue yang ku buat tadi, kakak mau?" ucap dan tawar Miyuki tak lupa ia meletakkan kue tersebut di meja
"boleh" ucap Sasori dengan mengambil kue yang ada di meja
"em.. Ini sangat enak, aku suka" ucap Sasori dan yang lain pun ikut memakannya
"benar kata Sasori, ini sangat enak"
"ya, ini enak"
"Miyuki hebat dapat membuat kue yang lezat"
"Enak, aku suka"
Beberapa pujian terdengar dari mulut mereka,, Miyuki tersenyum manis menanggapi ucapan pemuda pemuda didepannya yang sudah ia anggap kakak sendiri
"syukurlah jika kalian suka" ucap Miyuki dengan tersenyum dan yang lain pun ikut tersenyum
Miyuki memandang kakak kakaknya, ada yang aneh menurutnya
"oh iya kak, mengapa akhir akhir ini aku melihat kalian jarang melakukan Misi malah nyaris tidak?" tanya Miyuki
"oh.. begitu" ucap Miyuki dengan menganggukan kepala seolah paham
Mereka hanya bersyukur dalam hati karena melihat Miyuki yang percaya,, Karena sebenarnya ada alasan lain untuk mereka tak melanjutkan Misi
Alasannya adalah,, mereka sadar mereka salah.
SADAR?
Ya! sadar,, Mereka sudah sadar jika cara mereka salah. Berkat Miyuki mereka sadar, walau sebenarnya Miyuki tak tahu apapun karena ia hanya mengatakan apa yang sepatutnya ia katakan contohnya seperti
"Menyukai seseorang itu memang boleh tapi jangan bego" kata kata Miyuki yang tak sengaja ia ucapkan namun dapat menyentil di hati seseorang yang mendengarnya
ada lagi
"Ingin kedamaian? ingin kebahagiaan? semua itu butuh proses. Tak ada yang instan di dunia ini, dan lagi cara untuk mendapatkan kedamaian itu sulit dan harus benar. Jika kau ingin kedamaian dan kebahagiaan namun menghancurkan banyak orang itu salah besar" salah satu ucapan Miyuki yang berhasil membuat seseorang sadar
Tak hanya itu
"ingin kebahagiaan namun menghancurkan kebahagian orang lain? ckck miris sekali" ini ucapan yang tak sengaja Miyuki ucapkan namun berhasil membuat seseorang tertohok, ingin membalas namun tak dapat melakukan apa apa
"Ini sakit, tapi tak apa. Di luar sana masih ada yang jauh lebih sakit ketimbang ini" ucapan yang sangat menyelekit bagi seseorang
lagi?
"Sebenarnya ia tak salah, namun cara nya yang salah" jawaban Miyuki untuk seseorang yang bercerita kepadanya dengan alasan 'aku punya cerita, apakah menurut mu ini benar atau salah'
**Sudah nanti kita lanjutkan kembali
Kembali ke Topik**
Ucapan ucapan yang tak sengaja Miyuki ucapkan berhasil membuat mereka sadar dan menghentikan Misi mereka yang berbau ............
Yah... seperti itulah
*
*
*
*
*
Hi reders π
Apa kabar?
Mohon maaf karena Author baru bisa up, dan terimakasih untuk yang masih betah membaca cerita Author
Dan Maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Sekian dari Author
PAPPAY π