
"entah kenapa aku mudah akrab dengannya" batin mereka secara tak sengaja membatin yang sama
~
~
Miyuki dan Itachi memilih untuk berlatih bersama, setelah beberapa menit mereka memilih beristirahat di bawah pohon
"kau hebat Miyuki, bisa melempar Shuriken denga tepat sasaran" ucap Itachi yang kini sedang bersandar di bawah pohon bersama Miyuki. Entah kenapa ia merasa nyaman berada di dekat Miyuki
"haha.. itu biasa saja, kakak tidak usah berlebihan" elak Miyuki karena malu diberi pujian, Miyuki kemudian menidurkan kepalanya dipundak Itachi membiarkan Itachi mengusap lembut kepalanya
"em.. kak bagai mana jika ini menjadi tembat kita berlatih bersama" ucap Miyuki yang diangguki oleh Itachi
"hari sudah mulai sore, lebih baik kita segera pulang. bagai mana jika kamu kakak antar" ucap Itachi
"tak usah kak, aku akan pulang sendiri" ucap Miyuki kemudian berdiri dan berlalu pergi sambil melambaikan tangan
"apa aku menaruh ini disini ya, biar jika Miyuki datang kesini aku bisa tahu" batin Itachi kemudian mengangguk anggukan kepala membenarkan perkataan nya. Dengan segera ia meletakkan Benda tersebut
"nah benda ini kan sudah terjalin dengan lonceng milik ku, jika lonceng ini berbunyi berarti Miyuki kesini" batin Itachi setelah urusannya selesai ia memilih untuk pulang juga
~
~
Disisi lain Miyuki sudah sampai di rumahnya, Miyuki yang masuk kerumah dan tidak melihat siapa siapa memilih membersihkan diri terlebih dahulu
30 menit kemudian dia sudah selesai membersihkan dirinya, karena lapar ia pergi ke dapur melihat apakah ada makanan
Sesampainya di dapur ia tidak melihat apa apa, karena sudah lapar ia memilih masak sendiri
Ketika sedang merebus air panas ia tak sengaja menyenggolnya dan hampir mengenai wajahnya karena Kompornya terlalu tinggi.
"huh kau ini, untung saja aku datang tepat waktu jika tidak.." ucap Kakashi mengomeli Miyuki, bukan karena apa apa tapi ia merasa khawatir saja tapi kemudian ia menepis perasaannya ingat Kakashi ini hanya misi, hanya misi! batinnya
Miyuki yang di imel hanya menunduk kan kepala, membuat Kakashi tak tahan dan memilih memeluknya
"kau ini, jangan melakukan itu lagi. kau bisa terluka nanti" ucap Kakashi yang diangguki oleh Miyuki
"Papa dari mana saja. Miyuki lapar, tapi tidak ada makanan. jadi Miyuki mau membuat mie instan" ucap Miyuki didalam pelukan Kakashi
Kakashi yang ditanya menatap kosong ke depan mengingat kembali pertemuannya dengan Hiruzen
"*tidak"
"bagus lah, karena kita memerlukan kekuatan miliknya. jadi kau hanya perlu menjaganya" ucapan Hiruzen diangguki oleh Kakashi*
"Pa... papa.. lepas kan pelukannya" ucap Miyuki membuyarkan lamunan Kakashi
"ekhem.. iya" Kakashi berdehem dan melepaskan pelukannya
"em.. papa dari luar membeli makanan yang sedang disukai oleh anak anak" ucap Kakashi diangguki oleh Miyuki
"untung aku sempat membeli makanan" batin Kakashi
"tapi kok lama?" tanya Miyuki membuat Kakashi bingung harus menjawab apa
"em.. ini makanannya keburu dingin loh, kita makan saja ya" ucap Kakashi mengalihkan perhatian Miyuki beranggapan Miyuki tidak menanyainya lagi
"aku merasa ada yang disembunyikan oleh papa" batin Miyuki
"baiklah ayo" ucap Miyuki dengan tersenyum manis menyembunyikan penasarannya
Kakashi menganggukkan, menggenggam tangan Miyuki dan berjalan ke ruang makan. duduk bersama dan memakan makanan bersama
"pa... Miyuki sudah selesai. Miyuki ngantuk" ucap Miyuki yang sudah lelah mungkin akibat dari latihan pikirnya
"baik, ayo" ucap Kakashi kemudian mereka pergi kearah kamar milik Miyuki
Sesampainya dikamar Miyuki langsung berbaring, Kakashi duduk ditepi ranjang dan menutupi badan Miyuki dengan selimut
"Pa~ apakah papa benar menyayangi ku?" tanya Miyuki sebelum sepenuhnya terhanyut dalam alam bawah sadar
Kakashi terdiam tak tau harus menjawab apa. Mengusap lembut kepala Miyuki kemudian berlalu pergi. Sebelum sepenuhnya ia meninggalkan kamar Miyuki, ketika ia akan menutup pintu ia hanya berucap
"selamat malam, semoga mimpi indah" dan baruh lah ia menutup pintu dan berlalu pergi
*
*
*
*
*
Hi 👋
Apa kabar?
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan ingat apa yang dikatakan oleh orang tua
Sekian dari Author
PAPPAY 👋