
Chino POV
Karena di rumah tidak melakukan apa apa aku jadi bosan, biasanya aku akan melakukan misi tapi karena 'itu' kami terpaksa membatalkannya
"Aku ingin mencari udara di Hutan saja, kan udara disana lebih segar" batin ku
Aku berjalan kearah Hutan, namun langkah ku terhenti ketika ada yang berteriak tolong
Aku pergi ke asal suara tersebut, Oh ternyata para bandit yang ingin memukuli seorang anak perempuan. Tapi tunggu! mengapa bocah bersurai ungu itu bersembunyi di balik semak semak? apa yang tengah di pikirkan nya?
Ia berjalan kearah bandit tersebut, bodoh sekali dia menggali kuburannya sendiri
"HEI!" dia berteriak, apa yang ia lakukan? kita lihat saja
"kami tidak ingin menyakiti bocah seperti mu, pergi saja kepangkuan ibu mu" ucap Para bandit tersebut yang membuat Dirinya marah
"beraninya kau menyebut ibuku" ucapnya dengan menyeramkan, ugh.. aku tak menyangka jika ia akan semenyeram kan seperti itu. Sejauh yang ku tahu dia adalah anak yang ceria dan baik, namun ada sisi lainnya ternyata. Lucu juga
"padahal kan aku tidak ada salah" dia berucap dengan sedih membuat ku bingung, tadi ia sangat menyeramkan tapi sekarang ia seperti seekor kucing yang minta di beri makanan
"kalian tahu? ibuku sudah tidak ada,, dan kalian mengingatkan ku kepadanya" ucap nya dengan sedih, ugh.. ia sama dengan ku yang tak memiliki ibu
"aku kan tidak menggangu kalian" ucapnya membuat ku bingung, lalu untuk apa ia berteriak
"lalu kenapa kau berteriak? jika bukan mengganggu" ucap Salah satu bandit tersebut
"aku ingin menghentikan kakak berbaju merah itu" Hah? memangnya ada orang lain? aku tak melihat siapa pun, atau ini rencana nya?hm.. sepertinya iya, dia sengaja melakukan itu untuk membuat para bandit takut. Terbukti sekarang para bandit tersebut lari terbirit birit setelah mendengar benda jatu, padahal kan yang melakukannya bocah itu
Ia bertanya tanya kepada anak perempuan itu. Ugh... kasihan juga nasib anak perempuan itu
"Bagai mana jika aku yang menyembuhkan ibu mu" ucap nya dengan antusia,, ugh... dia sangat baik batinku berkaca kaca
Mereka pergi, aku harus mengikuti mereka. Aku ingin melihat apa yang terjadi
~
~
Aku banyak sekali mendengar percakapan mereka, dan sekarang aku tahu nama mereka
"wah ibu ku sembuh" ucap Kena anak perempuan yang ditolong oleh bocah bersurai ungu itu, Miyuki
"Terimakasih Miyu~ kau sangat baik" ucap Kena dengan menggenggam tangan Miyuki dan dibalas olehnya dengan senyuman nya
Dia memberikan sekantong koin,, luar biasa dia sangat baik dan murah hati. Aku makin mengaguminya
"aku akan pergi" ucapnya berpamitan kepada kena
Kemana dia akan pergi??,, eh... dia pergi kehutan, mau apa dia kesana? Kita ikuti saja
Eh.. wah rapi sekali,, disini ada tempat latihan. Dia latihan disini atau diam diam latihan disini?
"Miyuki~" panggil seorang lelaki kepada Miyuki, membuat aktifitas melempar Shuriken nya terhenti
"Kakak~" ucap nya dengan berhambur kepelukan pemuda itu. Siapa pemuda itu? berani sekali dia memeluk Miyuki
eh... ada apa dengan ku? hah sudah lah jangan dipikirkan
"adik kakak makin hari makin menggemaskan" ucap pemuda itu dengan menoel hidung mungil milik Miyuki
"Hei kau keluarlah" ucap pemuda tersebut kearah persembunyian ku. Sepertinya aku sudah ketahuan
Chino POV end
*
*
*
*
*
Hi reders 👋
Apa kabar? semoga baik semua
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Sekian dari Author
PAPPAY 👋