Shinobi: Hope

Shinobi: Hope
Episode 22



Perbuatan Naruto membuat Suhu menjadi dingin dan mengerikan


~


~


Shikamaru segera menarik Miyuki menjauh dari Naruto, Ntah mengapa ia tak suka Miyuki didekati orang lain


Miyuki bingung melihat suasana yang menjadi suram, ia me-ngerjap ngerjap kan matanya dengan bingung dan itu terlihat imut di mata mereka


"ini ada apa? kenapa kalian menatap Kak Nana dengan tajam?" tanya Miyuki dengan polos


"kembali lagi" batin Ino yang melihat perubahan sikap Miyuki yang dari berpikir dewasa menjadi kepribadian biasanya


"dia polos atau memang tidak peka?" batin Sakura


"ukh... Miyuki sangat menggemaskan" batin Ten dan Hinata


"karena dia sedang sakit, jadi kami tak mau dia dekat dekat dengan mu. Takut menular" ucap Shino dengan alasan yang tak masuk akal


"benarkah?" tanya Miyuki


"iya" Sahut Lee


"baiklah, kak Nana jangan dekat dengan ku. aku takut nanti sakit, dan papa akan kerepotan mengurusku" ucap Miyuki dengan polosnya


"mudah sekali di bohongi" batin mereka yang melihat Miyuki membenarkan ucapan Shino, padahal menurut mereka itu alasan yang tidak masuk akal


"dia polos atau apa?" batin Neji


"untung dia percaya" batin Shino


"Miyuki~ Aku tak sakit, mereka berbohong" ucap Naruto dengan Mata berkaca kaca, karena ia tak ingin berjauhan dengan Miyuki


"coba kau periksa" lanjut Naruto mendekat ke arah Miyuki. Shino gugup takut omong kosongnya terbongkar, dengan sigap ia menarik Naruto


"em.. Miyuki sepertinya Naruto harus ku bawa, takut tidak cepat sembuh" ucap Shino yang menarik Naruto menjauh dari Miyuki


"kami pergi" ucap Shino yang menarik, tidak lebih tepatnya menyeret Naruto pergi


"hg.." angguk Miyuki yang melihat Shino pergi membawa Naruto


"kak Nana~ lekas sembuh" ucap Miyuki dengan melambaikan tangan, kemudian Shino dan Naruto sudah tak terlihat dari pandangan mata


Sedang kan yang lain hanya menggelengkan kepala melihat tingkah mereka


Miyuki teringat akan ucapan Sakura yang berkata 'iri' kepadanya, ia berjalan ke arah Sakura dan memegang pundak nya


"Sakura-chan, jangan berkata seperti itu lagi. Karena setiap dari kita memiliki potensi luar biasa yang bisa bermanfaat, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga ke orang banyak. Jadi tidak perlu untuk mengutuk diri sendiri hanya karena berbeda dari yang lain" ucap Miyuki dengan senyum manis nya, membuat Pipi Sakura memerah malu


Sakura menggaruk kepala yang tak gatal, ia Tah pernah menyangka akan di nasehati oleh Miyuki. Tapi di sisi lain ia senang akan hal itu


~


~


"iya..iya.." ucap Kakashi yang keluar dari rumah dan tak lupa mengunci pintu


"sudah tak sabar ya" ucap Kakashi dengan mengelus lembut kepala Miyuki


"hg..." Miyuki mengangguk senang


"ayo" ucap Miyuki menarik tangan papanya


Kakashi tersenyum di balik maskernya, ia mengangguk dan mengikuti langkah kaki putrinya


"Yo Miyuki~" ucap Seseorang berambut kuning dari kejauhan. Matanya yang biru dan Terdapat kumis kucing di pipinya


"Kak Nana~" ucap Miyuki dengan melambaikan tangan


"kau mau kemana?" tanya Naruto yang sudah berada di depan Miyuki


"aku ingin ke desa sebelah, ku dengar di sana ada salju jadi aku ingin melihat nya" ucap Miyuki


"oh..." ucap Naruto dengan lesu


"dia akan pergi, aku bermain dengan siapa?" batin Naruto


"Bagaimana....


*


*


*


*


*


Hi reders๐Ÿ‘‹


Apakah cerita Author masih bisa menghibur? semoga saja masih


Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja


Terus dukung Author, dan juga tunggu kelanjutan dari ceritanya ya๐Ÿ˜‰


Sekian dari Author


PAPPAY ๐Ÿ‘‹