SAFIA

SAFIA
part 33



Setelah perjuangan Safia untuk melahirkan buah cintanya dengan suaminya Arkha kini diruang inapnya terlihat ramai dengan kedatangan bunda, ayah, Rey pun datang dengan membawa tunangannya yang dia kenalkan bernama Arumi, sedangkan sahabatnya Resta belum datang tadi dia menghubungi Safia jika sedang dalam perjalanan karena terjebak macet.


dengan senyuman yang tak pernah luntur Safia melihat anaknya yang sedang di gendong oleh bunda.


" Safia selamat yah sekarang udah jadi bunda...baby-nya ganteng banget fi mukanya mirip banget sama bapaknya..." kata Arumi saat melihat anak Safia yang ada di gendongan neneknya.


" terimakasih ka...semoga ka Arum cepet di halalin sama ka Rey dan cepet punya baby juga..." balas Safia sembari meledek Rey yang tak kunjung menikahi Arumi padahal sudah dua tahun bertunangan.


" ka Rey kapan nih ka Arum di halalin,,,masa kalah sama Suamiku sih yang sekarang udah punya anak loh ka..." kata Safia yang masih meledek Rey


" tenang itu mah tinggal tunggu undangannya aja kalian..." balas Rey sambil mengeringkan mata kepada tunangannya yang sedang menahan senyum.


" sayang baby-nya mau di kasih nama siapa..." tanya bunda setelah menaruh baby yang tertidur di keranjang samping tempat tidur Safia.


" tanya Arkha bund, dia yang udah nyiapin nama anak kami..." Safia menjawab sambil melihat suaminya yang sedang fokus melihat anaknya yang sedang tertidur di bok bayinya.


" jadi siapa namanya Arkha..." bunda beralih bertanya dengan Arkha.


" Kingsley Arfi Maxwell..." Arkha menyebutkan nama yang sudah dia siapkan jauh sebelum baby King lahir.


" wah namanya bagus berati babynya kita panggil baby King yah..." seru Arumi dengan semangat.


tak lama terdengar suara ketukan pintu ruang inap Safia yang segera Arumi buka karena posisinya paling dekat dengan pintu.


" hai Res kamu kesini sama siapa..." sapa Safia dan lalu bertanya penasaran


" sama ka Erik..." jawab Resta dengan salah tingkah.


" wahhh ada apa nih ko tiba tiba bisa bareng sih Asti udah janjian kan, kamu ada hubungan apa sama ka Erik Res.." ledek Safia yang merasa jika sahabatnya ada hubungan spesial dengan Kaka angkat suaminya itu.


" selamat yah bestiku yang paling cantik sekarang udah jadi bunda nih..." Resta langsung mengalihkan pembicaraan yang membuatnya salah tingkah.


" wihh ganteng banget nih anak loe fi..." pujinya heboh setelah melihat baby King yang masih anteng tidur.


" selamat Arkha sekarang udah jadi ayah..." ucap Resta saat berada di dekat bok bayi


" thank..." jawab Arkha singkat sangat amat singkat .


obrolan terus berlanjut tak terasa hari mulai sore, semua orang yang datang sudah pulang satu jam yang lalu kini Safia sedang memberikan asi kepada baby King sedang Arkha duduk di sebelahnya sambil terus menciumi tangan anaknya.


" yangg...." anggil Arkha


" iya by...kenapa?.." Safia bertanya


" terimakasih kamu ngasih aku hadiah yang begitu berharga, berjuang sendiri melawan sakit demi anak kita...I love you my wife..." ucap Arkha lalu mengecup singkat bibir ranum milik Safia


" I love too suami brondong ganteng ku..." balas Safia dengan senyuman di bibir yang harus saja Arkha kecup singkat


" kenapa baby King mukanya kamu banget ya by, ngga ada mirip miripnya sama aku padahal kan aku yang hamil, curang banget kamu by..." Ucap Safia cemberut


" itu karena gen ku memang yang terkuat..." jawab Arkha.


" kamu istirahat aja lagi yang, biar baby aku taruh bok bayi lagian udah nyenyak tidurnya..." Arkha mengambil alih baby King kedalam gendongannya lalu di taruh dalam bok bayi.Safia menuruti suaminya untuk istirahat karena dia merasakan badanya tersa begitu lelah, dan tak lama Safia jatuh kedalam mimpi


Arkha duduk samping ranjang Safia lalu mengusap lembut rambut halus Safia dengan Sayang.


" aku akan selalu menjagamu dan anak kita dari bahaya apapun bahkan dengan nyawaku sendiri.."ucap lirih Arkha di akhir mencium dahi istrinya yang sudah jatuh kedalam mimpi.