SAFIA

SAFIA
part 16



Sudah satu Minggu masa cuti kuliah Arkha, hari ini adalah hari pertama dia mulai dengan aktivitas kuliahnya, sebenarnya dia malas sekali untuk kuliah karena dia harus berjauhan dengan istrinya seharian ini rasanya dia ingin menyelesaikan kuliah kedokteranya dengan cepat agar dia bisa bersantai dengan istrinya menikmati hari indah bersama entah sihir apa yang istrinya berikan membuat seorang Arkha yang dingin dan sulit didekati menjadi sangat lebay seperti ini jika sudah berhubungan dengan Safia istri mungilnya.


setelah semua persiapan sudah beres dia keluar kamar dengan membawa tas kali ini penampilannya dia mengenakan kaos warna navy dipadukan dengan kemeja kotak kancing dibiarkan tidak terkancing, celana jins warna hitam serta sepatu kets hitam juga.


dia berjalan mendekat meja makan yang memang sudah tersedia hasil masakan Istri tercintanya di meja terlihat ada nasi goreng dan telor ceplok diatasnya disana ada dua piring yang berati unutuknya dan satu untuk Safia serta segelas Air putih semuanya sudah tersedia diatas meja. sungguh dia merasa bangga dan beruntung memiliki istri yang perhatian seperti Safia. sedangkan Safia terlihat masih sibuk di dapur entah sedang apa dia tidak tau.


" yang sarapan..."


" ya duluan aja by, nanggung nih lagi bikin bekal buat kamu.."


beberapa saat Safia berjalan kemeja makan dan duduk di depan Arkha dengan membawa tas bekal ukuran sedang berwarna hitam.


" by ini aku bawain bekal yah biar ga jajan di kampus..kamu ga malukan by bawa bekal?" tanya Safia takut Arkha malu karena membawa kotak bekal.


" ngga "


setelah mendengar itu Safia tersenyum senang karena tidak sia sia dia membuat bekal untuk suaminya, tadi dia membuatkan ayam bakar lada hitam dan tumis kacang panjang di campur dengan tauge serta buah jeruk. tas itu dia taruh di atas meja dekat dia duduk untuk menyusul suaminya sarapan, mereka sarapan dengan tenang tanpa ada obrolan.


setelah selesai sarapan Arkha pamit untuk berangkat karena jam sudah pukul 7 pagi, tak lupa kotak bekal dia bawa bukanya malu Arkha merasa sangat senang istrinya seperhatian itu karena dia tak pernah merasakanya selama ini.


" kamu ngga kemana mana kan yang?" Arkha bertanya saat sudah ada diteras rumah, mereka memang setelah satu malam menginap di apartment Arkha kembali lagi kerumahnya keesokan siangnya.


" ngga sih by paling nanti setelah ini mau kepasar..."


" ya udah hati hati, setelah dari pasar dirumah aja .." Arkha mengingatkan


" iya...ya udah sana berangkat nanti telat.."


" ya udah hati hati dirumah.." di balas anggukan oleh Safia, lalu menyodorkan tangannya agar dicium oleh Safia dan mencium kening istrinya sebelum berangkat. hari ini Arkha ke kampus membawa mobil jazz warna silver karena motornya dia tinggal di apartement.


Tidak jauh berbeda dengan sikapnya yang dingin, cuek, acuh dari sebelumnya Arkha mulai memasuki pelataran kampusnya dengan diiringi tatapan memuja dari mahasiswi yang berada di sepanjang koridor menuju kelasnya. banyak bisik bisik dari mahasiswi yang memuji ketampananya saat melihat Arkha berjalan di koridor. Arkha tetap berjalan tanpa terganggu dengan bisikan yang jelas terdengar di telinganya.


" Arkha..." mendengar namanya di panggil seseorang membuatnya menghentikan langkahnya dan mencari siapa orang yang memanggil namanya. dan di belakang tak terlalu jauh dia melihat Angel dengan senyum merekah mendekat kearah dia berada.


Arkha hanya menjawab dengan anggukan, dia sedikit heran Angel bertanya dengan pertanyaan yang sudah tau jawabannya.


" ada apa? "


" engga apa, oh ya kha nanti pulang kamu ada acara engga..? "


" engga.."


" boleh engga aku sama Reon ke rumah kamu setelah pulang nanti, aku sama Reon ada tugas untuk Minggu depan tapi materinya belum kami pahami dan kami lebih gampang paham jika kamu yang ngajarin"


" please kha boleh yah.."


Arkha hanya menganggukkan kepalanya saja, sebenarnya dia malas tapi dia ingin angel tahu jika dia tidak merasa tertarik denganya dan sudah menikah agar angel tidak lagi berusaha untuk mendekatinya dengan alesan kuliahnya, sebenarnya selama ini Arkha paham dan tau jika angel memiliki perasaan untuknya, dan berusaha mendekatinya dengan alasan minta diajari pelajaran yang tidak dia pahami, namun Arkha membiarkan saja dia tidak peduli tapi sekarang dia harus menegaskan kepada angel jika dia tidak memiliki perasaan apapun padanya karena sekarang dia punya Safia yang harus di jaga perasaanya takut suatu saat Safia salah paham jika dia melihat mereka bersama kan dia tidak tau kedepanya seperti apa. jika Angel dan Reon kerumahnya mereka bakal tau jika dia sudah memiliki istri dan istrinya tau jika mereka hanya teman satu kampusnya tanpa Arkha harus bicara.


" oke.."


" makasih kha.." angel bahagia karena dia bisa kerumah Arkha dan tau di mana tempat tinggal laki laki yang dia cintai itu, memang angel selalu membuat alasan dengan minta diajari mata kuliahnya agar lebih dekat dengan Arkha meskipun dia sudah paham tentang pelajaranya itu. agar lebih dekat dengan Arkha.


sekarang dia meminta di ajari dirumah Arkha karena dia ingin tau Arkha tinggal dimana, kemarin dia mendatangi alamat yang di kasih oleh Reon tapi kata penjaga Rumah itu jika Arkha tidak tinggal disitu karena itu Rumah orang tuanya, Arkha tinggal di tempat tinggalnya sendiri saat tau itu Angel sangat kecewa. Reon pun tidak tau tempat Arkha tinggal selain alamat rumah orang tuanya Arkha .padahal dia sangat merindukan lelaki itu karena hampir seminggu dia tidak melihatnya.


akhirnya nanti aku tau kamu tinggal dimana kha, aku akan lebih nunjukin perasaanku pada Arkha dia akan sering mengunjungi rumah Arkha. Angel bertekat dalam hati.


" aku tunggu di parkiran." setelah mengatakan itu Arkha melanjutkan jalanya tanpa menunggu jawaban Angel. Angel yang melihat itu hanya menghela nafas kecewa.


" huff selalu seperti itu.." kata Safia sambil terus melihat punggung Arkha yang semakin menjauh. setelah sudah tidak terlihat Angel akhirnya melanjutkan masuk kekelas karena memang sudah sampai memang Arkha akan melewati koridor kelas angel jika dia ingin kekelasnya.


akhirnya Arkha sampai di kelasnya yang sudah sudah ramai karena jam pelajaran memang akan segera di mulai tanpa peduli dengan teman sekelasnya Arkha langsung berjalan ke tempat duduknya dan duduk dengan tenang. Taka lama dosen pertama masuk dan pelajaran pun di mulai.


udah sampai sini dulu semoga kalian masih sabar menanti part selanjutnya. bye bye !!