SAFIA

SAFIA
part 17



Akhirnya setelah beberapa jam telah menghadapi pelajaran dan kuis yang menguras pikiran mahasiswa dan mahasiswi kedokteran namun tidak untuk Arkha karena tidak ada kesulitan untuk menyelesaikan kuisnya, akhirnya seluruh kelas menghela nafas lega saat mendengar bell tanda waktunya istirahat.


" sampai sini dulu, sampai jumpa lagi besok.."


akhirnya mereka terbebas dari pelajaran yang sunggu membuat mereka lelah dan juga lapar untuk sejenak karena setelah ini masih ada satu mata kuliah lagi, tanpa menunggu lama seisi kelas berhamburan keluar agar cepat sampai kantin dan segera mengisi perut mereka dengan menu yang mereka inginkan.


sedang Arkha tetap tinggal di kelas karena dia tidak perlu repot pergi kekantin untuk makan siang karena istrinya membawa bekal makan siang bahkan jauh lebih enak dari menu yang ada di kantin menurutnya.


saat Arkha buka tas bekalnya terlihat ada tiga kotak bekal dan satu botol air ukuran sedang, lalu mengeluarkannya dari dalam tas, Arkha melihat menu yang di buatkan istrinya di kotak ukuran sedang berisi nasi dan ukuran sedikit lebih kecil berisi ayam bakar serta tumis kacang dan touge sedangkan di kotak paling kecil terdapat dua buah jeruk melihat itu perutnya langsung berdemo ingin segera diisi.


" emm enak.." gumamnya saat suapan pertama masuk kedalam mulutnya, dia terus menyiapkan dengan cepat hingga tandas tak tersisa, meminum air putih yang ada di botol dan memakan jeruk untuk cuci mulutnya sungguh Arkha merasa kenyang sekarang.


sepertinya mulai sekarang aku ingin selalu membawa bekal seperti ini selain lebih nyaman makan sendiri dikelas seperti ini makananya juga lebih enak dan tidak perlu mendengar bisikan mahasiswi yang kadang membuatnya jengah pikirnya dalam hati.


" tuttt tutt tutt " setelah selaesai dengan makan siangnya Arkha menghubungi istrinya mengabari jika nanti dua temanya akan datang kerumah untuk mengerjakan tugas.


" hallo by "


" sedang apa..? "


" ini baru selesai bersih bersih rumah, bekalnya udah di makan belum by..? "


" sudah enak...terimakasih "


" syukur kalau kamu suka.."


" ohia kenapa telpon? "


" nanti temen ikut pulang kerumah mau ngerjain tugas, ga pa pa kan? "


" ya enggalah, by buat makan malam kamu mau dimasakin apa..?"


" terserah yang penting kamu yang masak semua enak.."


" kamu bisa aja by.."


" aku bikinin soto kuning gimana ? "


" ya.."


" udah dulu ya by aku mau bikin Blac forest dulu buat nanti kalau teman kamu datang.."


" I love you.."


" I love you too suamiku "


senyuman di bibir Arkha melebar saat mendengar b


jawaban dari istrinya membuat dia gemas dan ingin segera pulang.


" huff sebentar lagi.." keluhnya pada diri sendiri


Taka lama kemudian semua mahasiswa mahasiswi mulai masuk karena pelajaran terakhir akan dimulai.


sedangkan di kantin sejak tadi Angel mencari keberadaan Arkha di kantin namun tidak terlihat membuatnya lagi lagi kecewa, dan dengan langkah lesu berjalan ke tempat dimana biasanya Arkha duduk dan memakan makananya dengan tidak semangat.


" kenapa lagi ngel..? " Reon datang langsung bertanya saat melihat Angel tidak semangat.


" ngga apa " angel menjawab acuh


" Re entar pulang sekolah kita kerumah Arkha buat ngerjain tugas aku tadi minta dia ajarin dan dia mau, mau ikut ngga? "


" oke nanti loe ikut gue atau Arkha..? "


" kayanya minta bareng dia aja deh.."


" kamu ngga papa kan "


" ok, nanti gue ngikuti Arkha dari belakang aja biar ngga perlu nyari lagi alamatnya.."


" ok kalau gitu."


setelahnya tidak ada pembicaraan lagi mereka sibuk dengan makanan mereka masing masing.


setelah seluruh mata kuliah selesai untuk hari ini Arkha langsung perjalan menuju parkiran karena tadi Reon chat sudah menunggu di sana karena kelas bisnis hanya ada mata kuliah sampai jam istirahat saja jadi mereka menunggu Arkha disana.


" ayo.." ajak Arkha saat sampai parkiran dan melihat mereka.


" Arkha aku bareng kamu ya.." angel menginterupsi sebelum Arkha masuk kedalam mobilnya yang di jawab anggukan oleh Arkha.


setelahnya mereka langsung keluar parkiran kampus membelah jalanan yang lumayan lengang menuju rumahnya dan Safia.


setelah 20 menit di jalan akhirnya mereka sampai di jalan masuk perumahan biasa dekat perkampungan melihat itu Angel binggung.


ini kan perumahan biasa, apa Arkha tinggal di perumahan ini tanya nya dalam hati yang penasaran.


" Arkha kamu tinggal disini..?" tanyanya penasaran kaget agak ngga percaya juga Arkha yang kaya raya memilih tinggal di perumahan biasa daripada mansion orang tuanya yang jauh lebih nyaman pikir Angel heran.


" iya.."


hanya lima menit mereka sampai didepan rumah dengan pagar hitam dengan banyak pot di teras halaman rumahnya terlihat berbagai sayuran di pot pot itu, terlihat tertata rapih dan bersih namun ini sangat sederhana jika Arkha tinggal disini pikir Angel masih belum percaya dengan rumah didepanya.


mereka turun keluar dari mobil tepat saat Reon sampai di tempat mereka berhenti


"hei kalian kenapa ninggalin gue sih, untung masih keliatan pas belok. " sungut Reon sebal dengan kedua temanya.


tanpa menanggapi omelan Reon dan rasa penasaran Angel, Arkha melangkah masuk ke teras dan mengetuk pintu karena pintu di kunci dari dalam oleh Safia.


itu membuat Angel dan Reon bertambah binggung


" Arkha loe tinggal sama siapa disini..?" tanya Reon


" istri.." jawaban singkat Arkha membuat Angel shock dan Reon pun tak kalah kaget.


" iiistri " Angel tergagap saking shocknya dan masih belum percaya dengan fakta yang baru dia dengar.


ngga mungkin, ngga mungkin Arkha udah menikah..dalam hati mengucapkan sebagai mantra untuk meyakinkan dirinya jika ini tidak benar.


namun jawaban Arkha membuatnya jatuh sangat dalam dengan hati hancur berkeping.


" iya.."


" loe sejak kapan nikah Kha..? " Reon penasaran menurutnya Arkha masih terlalu muda untuk memliki keluarga bahkan umurnya lebih tua dua tahun dari Arkha.


" seminggu.."


berarti seminggu kemarin Arkha izin karena menikah Angel membatin.


" ceklek.." suara pintu yang terbuka mengalihkan pandangan tiga orang yang ada di depan pintu, mereka kususnya hanya dua orang sangat penasaran seperti apa wanita yang bisa meluluhkan hati seorang Arkha. saat sudah terlihat seorang wanita bertubuh mungil dengan wajah cantik terkesan imut membuat Angel dan Reon terkejut.


" udah pulang by..,maaf yah lama buka pintunya tadi baru dari kamar mandi.." sesal Safia karena merasa bersalah membuat suaminya menunggu lama diluar, dan seperti biasa langsung mencium tangan suaminya tanda hormat dia dengan suaminya.


tanpa mereka sadari ada dua orang melihat adegan mereka dengan pandangan yang berbeda yang satu dengan pandangan iri dan satunya dengan pandangan takjub.


beberapa detik kemudian Safia menyadari atensi dua orang yang melihat mereka tanpa bersuara dengan wajah terkejut.


" hai..maaf yah tadi kalian nunggu lama.." maaf Safia kepada dua orang yang belum dia kenal.


" engga papa ko..." Reon menjawab sedang Angel masih diam dengan pandangan tak lepas dari perempuan yang diakui Arkha sebagai istrinya. masih belum percaya jika dia sudah kalah sebelum mengungkapkan perasaanya.


" ya udah ayo masuk.." Safia mempersilahkan tamu suaminya untuk masuk kerumah mereka sedang Arkha langsung masuk kamar untuk berganti baju rumahan.


" mau minum apa.."


" apa aja..."


" panggil aku Safia aja.."


" oh ia gue Reon dan ini Angel.." Reon bicara seperti biasa loe gue karena dia pikir bahwa istri Arkha memang seumuran dengan Arkha dilihat dari wajahnya yang masih keliatan imut kaya bocah.


Safia tersenyum mendengar cara bicara Reon kepadanya, lalu dia beralih kepada teman Arkha yang perempuan semenjak tadi hanya diam tanpa mengucapkan satu katapun, dia segan untuk mengajaknya bicara duluan perasaanya seperti menahannya. entah lah diapun binggung.


" ya udah aku bikin minum dulu yah.." Safia meninggalkan mereka berdua menuju dapur.


setelah selesai berganti baju Arkha keluar dengan setelan rumahan kaos putih polos dan celana pendek membuat Arkha terlihat lebih menarik. Angel yang melihat penampilan Arkha yang berbeda dari biasa dia lihat semakin terpesona tapi saat ingat jika Arkha sudah punya istri membuatnya merasa tak terima.


harusnya aku yang milikimu Arkha bukan wanita itu, hanya aku yang sepadan denganmu daripada cewe kampung itu...celanya dalam hati, kekaguman yang kini berubah menjadi obsesi jelas di matanya.


Arkha mengambil duduk di sebelah kanan Reon dan Angel di sebelah kiri Reon.


" ini silahkan " Safia datang dengan nampan berisi minuman dingin tiga dan satu loyang kecil Blac forest yang dia bikin tadi sebelum suaminya pulang.


" makasih.." kali ini angel membuka suara untuk pertama kalinya semenjak dia sampai rumah Arkha.


" ia udah aku tinggal yah.., by kalau butuh apa apa panggil ya aku mau menyiapkan bahan untuk makan malam.."


" ya.."


akhirnya mereka mulai mengerjakan tugas mereka dengan Arkha sebagai mentornya.


part 17 up tunggu part selanjutnya,,,doakan ya semoga bisa up secepatnya.