
**hallo kakak, jumpa lagi nih, dukung karya aku ya,,, jangan lupa like vote comen and share,, kasih tip juga boleh kok, sekalian klik tombol favorit nya juga ya..
lope lope deh
maacihh cayangggg...
happy reading guys 😍😘**...
hari pernikahan pun tiba, semua persiapan telah selesai, sebuah gaun yang tergolong mewah akan menemani prosesi khidmat sumpah suci di altar pernikahan..
airin nampak begitu cantik dengan balutan gaun pengantin nya di tambah riasan mewah pilihan sandra yang tak bisa di tolak membuatnya semakin di kagumi oleh para tamu ...
setelah pengucapan janji suci dan pemakaian cincin lalu pendeta meminta mempelai pengantin untuk berciuman,
edward yang sudah terbuai oleh pesona airin membuatnya jatuh cinta, ia menciumnya dengan sangat mesra , semua tamu bertepuk tangan gembira setelah mempelai pengantin melempar bunga ke arah tamu undangan.. semua tertawa bahagia, namun tidak dengan satu orang wanita, dia adalah sekertaris edward di salah satu perusahaan milik nya namanya LAURA ANDERSON, bahkan tanpa sepengetahuan sandra, antara edward dan laurah pernah menjalin kasih itu pun hanya beberapa kali , dan itu juga karna jebakan laura, dia benar benar geram ketika melihat edward menikahi gadis lain saat sandra di ujung maut , bukan dirinya yang bahkan pernah mengandung putra mereka secara sembunyi sembunyi..
edward memang bertanggung jawab atas perbuatan yang tidak sengaja ia lakukan secara lahir, tapi ia tak menikahi laura karna ia tak mencintainya..
laura dan edward memilik dua orang putra kembar yang di beri nama ADIVA BROWN dan DEVANKA BORWN,, edward membiayai semua kebutuhan mereka tapi tak pernah mengakui mereka sebagai putranya,
di tengah kebahagiaan terpancar di antara sandra edward dan airin, laura merencanakan sesuatu yang akan membuat dirinya bisa bersanding dengan edward apapun caranya... dia tak kan membiarkan gadis kecil menjadi bagian dari keluarga itu...
"selamat untuk kalian". ucap para tamu undangan bergantian....
hingga yang berdiri di depan mereka tio dan liana,,, "haaaa akhirnya kau menikah juga, setelah kelulusan pun kau berjanji akan menghadiri pernikahan kami ya airin, mrs.sandra juga kalo bisa hadir, dua bulan lagi ke indonesia, bawa juga itu suami kalian". ya liana memang manusia paling cerewet,dan entah mengapa tio bisa cinta mati dengan nya.. jika tak melihatnya sehari saja ia akan uring uringan tak karuan yang bikin semua orang pusing..
"sayang, gantian sama tamu yang lain, nggk usah kelamaan ngobrol". ucap tio memperingati liana...
"baiklahh,,, airin mrs,sandra and mr,edward sampai jumpa".. lalu secara bergantian pun para tamu melanjutkan sesi memberi selamat kepada pengantin, ...
keluarga edward pun rukun tanpa ada pertengkaran sama sekali, bahkan akrin begitu perhatian terhadap sandra yang penyakitnya mulai memburuk sesekali edward juga ikut menemani airin dan sandra melakukan cek kesehatan dan berbagai pengobatan, dengan telaten airin merawat rafa seperti putranya sendiri.. hal itu semakin membuat edward tak bisa lepas dari sosok sederhana airin..
bahkan setelah acara kelulusan kuliah, airin dan juga sandra hendak menghadiri pernikahan sahabat airin itu.. namun di hentikan oleh edward karna ia tak mau kondisi sandra semakin buruk, akhirnya ya airin pergi ke indonesia sendirian...
acara pernikahan tio dan liana sangatlah mewah, kedua anak orang kaya itu bersatu menjadi sepasang suami istri yang saling mencintai,,..
airin yang memang di undang secara khusus oleh liana pun ikut tinggal bersama keluarga liana dan juga tio..
seesokan harinya setelah pernikahan mereka tengah berkumpul membentuk kelompok gosip sendiri sediri. begitu pun dengan airin liana dan tio...
"hahhahaha, liana , semalem kamu di apain sama tio hayo, sampe kamu jalan pun ngakang gitu". ledek airin..
"dih kaya kamu nggk pernah ngerasain aja sih, kan kamu juga udah nikah, meski awalnya sakit tapi kan setelah itu enak banget, bahkan nih si tio nggk mau udahan meski aku udah bilang nyerah dan nggk kuat". gerutu liana..
"sayang, kan aku udah nahan lama banget selama pacaran sama kamu". elak tio yang tak mau di salahkan oleh liana..
deg.. jantung airin seperti mau loncat dari dalam tubuhnya. pasalnya selama airin menikah belom pernah tubuhnya itu di sentuh oleh suaminya. karna ia pun terlalu sibuk mengurus sandra dan juga rafa... ia tak sempat melayani kebutuhan biologis suaminya...
"aku belum melakukan itu sama suami aku, karna aku sama dia juga sama sama sibuk ngurusin sandra yang kondisinya semakin hari semakin memburuk"..
"sory rin , aku nggk tau dan aku nggk bermaksud buat nyakitin kamu rin sory banget ya". sungguh liana benar benar menyesal telah membicarakan hal itu...
"no problem liana, aku nggk masalah ko".
setelah airin pulang dari acara pernikahan sahabatnya itu ia mendapat kabar bahwa mereka sekarang tinggal di bali, bukan di jakarta. dan mereka juga memberikan alamatnya pada airin supaya suatu saat nanti airin dapat mengunjungi mereka...
malam itu airin tengah menidurkan rafa , sedangkan edward sedang di samping sandra , ia selalu berusaha tetap berada di samping istri pertamanya , meski di sela sela kesibukan nya..
"honey,,,".. panggil sandra..
"yes beby,".
"kenapa kau selalu ada di sini, ketika kau tak ada malah airin yang di sini, tak ada waktu bagi kalian berdua".
"aku tak kan membiarkan mu sendirian di saat seperti ini".
"ku mohon, bahkan selama 2 bulan kau belum menyentuhnya sekalipun, kau menyakiti perasaan nya, dia bisa mengira bahwa kau tak pernah mencintai nya". pinta sandra.
"no beby, aku sangat mencintai diri nya sama seperti mu, tapi kau..."
"pergilah , temui dia,". akhirnya edward pun mau meninggalkan sandra sendirian dan mencari keberadaan airin, saat masuk kedalam kamar airin tak ada orang di sana, ia pun mencari di kamar rafa, dan ternyata benar, airin sedang terpejam di kamar bocah laki laki itu .
edward berusaha membangunkan airin dengan hati hati tanpa mengganggu rafa yang tengah terlelap..
"kau? ada apa?". tanya airin yang masih setengah terpejam itu..
"ikut lah dengan ku ke kamar kita, rafa sudah tertidur ".
"tapi sandra?....." tanya airin ..
"di tak apa apa. ayo lah , atau mau ku gendong diri mu". seketika airin pun langsung berdiri..
setelah masuk ke dalam kamar edward langsung mendorong tubuh airin di atas ranjang, "kita lakukan malam ini yang sempat tertunda dua bulan".. ucap edward dan mulai menciumi seluruh tubuh airin, membuka baju airin dan melemparnya ke sembarang arah..
"pelan pelan, aku takut".
"sayang kau nikmati saja lah, biar ini jadi tugas ku, aku benar benar tak bisa menahan nya lebih lama lagi".
akhirnya ritual malam pengantin yang sempat tertunda itu pun terlaksana malam itu, meski airin sempat menjerit dan mengeluarkan air matanya saat edward membobol selaput dara nya, namun edward benar benar melakukan nya dengan sangat hati hati , hingga entah berapa ronde mereka menikmati malam itu bersama..