
**aku kasih tau ya,, kisah ini beda sama kisah lain nya, maksud aku tuh alurnya, ini menurut imajinasi aku sendiri ya.....
jangan lupa like comen vote and share ya... kasih tipnya juga boleh kok,, sekalian klik tombol favorit nya,,,
dukung author ya,,,
happy reading**......
kota Denpasar, Bali... tempat wisata populer di seluruh kalangan masyarakat. namun siapa sangka bagi seorang gadis tempat itu , tempat dimana dia menumpahkan segudang air matanya..
tepat pukul dua belas malam, jam dinding berbunyi nyaring, seketika lampu di seluruh penjuru mansion padam....
"aaaaaaaaaaaaaaa,,, lampunya mati". seorang gadis berteriak dari dalam kamarnya, sungguh ia takut kegelapan..
klik,,,, lampu pun hidup kembali, namun mulut gadis itu menganga lebar setelah melihat apa yang ada di depan nya..
"happy birthday to you,,, happy birthday to you,,, happy birthday,, happy birthday,,,, happy birthday to you". nampak nampak seorang pria muda tampan membawa sebuah cake ulang tahun dan di samping kiri dan kanannya dua orang laki laki dan perempuan paruh baya, menatapnya sambil tersenyum...
gadis itu memejamkan matanya lalu meniup lilin yang bertuliskan 20 itu, "yeeeeyyyyy" . ke empat orang itu pun tertawa bahagia...
"nggk terasa kamu udah besar ya ra,,, dulu waktu momy mu membawa kamu kesini umurmu baru 3 bulan". ucap wanita paruh baya yang bernama liana sambil menitikkan air mata... sedangkan pria di sebelahnya sibuk mengusap usap bahu liana. pria itu tio suami dari liana....
"makasih tante. selama ini udah ngerawat rara dengan baik". ucap gadis yang ulang tahun itu lalu memeluk liana..
"udah donk, ulang tahun kok malah sedih,, potong kuenya sekarang atau aku makan nih kuenya..". ucap laki laki tampan itu,,, dia veri putra tunggal liana dan tio...
"jangan donk, itu kan kue ulang tahun aku, masa mau kak veri embat sih, nggk asik banget". ucap kyara
"hahaha,, ngembek,,, eh ngomong ngomong tadi kamu doa apa pas lagi niup lilinnya.?".
"rahasia donk, nanti kalo di omongin malah doanya nggk terkabul lagi"..
"iya deh,, mau jadi potong kue nya nggk nih". goda veri lagi...
"mau donk"... ia pun mengambil pisau kaca yang memang di sediakan oleh mereka untuk memotong kue tersebut.. setelah memotong kue pertama di berikan kepada tante liana lalu om tio. saat giliran veri yang mendapatkan suapan , alih alih mendapatkan suapan tapi ia mendapat coretan creem di pipinya, veri hanya mendengus cemberut, yang kalo diliat mukanya tuh lucu banget. sedangkan mereka bertiga tertawa melihat tingkah veri yang seperti anak anak di usianya yang menginjak 25 tahun..
biar pada kenal sama kedua tokoh itu.. aku kenalin nih...
AINA KYARA BROWN.. YANG KERAP DI SAPA RARA gadis cantik memiliki postur tubuh bak model , hidung mancung, bibir sedikit bervolume namun sangat sexi, ibunya meninggal dunia saat dirinya berusia 4 tahun, dan selama ini ia dirawat oleh sepasang suami istri yang merupakan sahabat ibunya itu, bukan lah hal mudah bagi seorang gadis yang berusia 20 tahun ini menjalani kehidupan nya.. ia gadis yang cerdas , dan ceria,,, sedikit cerewet namun tak menghilangkan kesan anggun.
VERI ORLANDO merupakan putra tunggal dari sepasang suami istri yang telah merawat kyara sedari usinya 4 tahun. ia merupakan sosok kakak yang penyanyang , di usianya yang menginjak 25 tahun itu , ia telah menjadi salah satu eksekutif muda yang di hormati di kota bali, bukan hanya otak yang jenius namun ia banyak di gilai oleh wanita di sekitarnya, dengan di tunjang tubuh tinggi semampai dan kekar, kulit eksotis khas indonesia hidung yang mancung, alis tebal, bibir sexi, mungkin tuhan sedang sangat bahagia saat menciptakan makhluknya yang satu ini, ..
*******************
di pagi harinya...
"morning all". sapa kyara saat menghampiri meja makan.. semua orang pun menoleh dan tersenyum,,, "morning". jawab veri dan kedua orang tuanya serempak..
"kamu hari ini jadi ke makan momy mu nak?". tanya tante liana..
"jadi tan, aku udah kangen banget sama momy".
"em nanti setelah pulang dari sana tate bakal kamu kasih sesuatu di rumah ,jadi kamu cepetan balik ya, oh iya om sama tante juga nggk bisa nemenin kamu, jadi biar veri aja yang nemenin , kamu nggk papa kan?"..
"nggk papa ko tante, eh ngomong ngomong hadiah apa tante?". tanya kyara masih lengkap dengan senyum manisnya..
"dih nggk sabaran banget sih, entar juga tau sendiri, ". ledek veri yang langsung membuat kyara cemberut di buat buat..
"hahhahaha, jelek tuh mulut kalo di monyong monyongin gitu".. ke dua orang tua veri pun tertawa mendengar ledekan anaknya terhadap anak sahabatnya itu..
"bodo,,, jelek kek , peduli banget, gini gini aku banyak yang naksir loh"..
"dih,, ke pd an"..
setelah selesai sarapan,, kyara dan veri melajukan mobilnya ke sebuah pemakaman umum di pinggir kota tidak jauh dari pantai.. namun sebelum itu mereka menghentikan mobilnya di sebuah toko bunga, laku membeli mawar putih yang merupakan bunga kesukaan almarhumah momy nya..
"momy apa kabar? hari ini ulang tahun rara yang ke 20 , sekarang rara udah besar mom, andai momy bareng sama rara saat ini,". sapa kyara saat ia berjongkok di sebelah makam ..
"rara nggk boleh ngomong gitu, rara harus tunjukin ke tante airin kalo rara gadis kuat, jangan bikin tante airin sedih di surga sana karna liat rara sedih". ucap veri menenangkan kyara..
setelah cukup lama akhirnya mereka pun melangkah pulang, setelah sampai di rumah mereka sudah di tunggu di ruang keluarga oleh kedua orang tua veri...lalu mereka duduk berhadapan, di genggaman tangan liana ia memegang sebuah buku, yang seperti diary tapi sedikit lusuh dan berdebu,,,
"rara karna kamu sekarang sudah besar, tante rasa kamu harus tau tentang diri kamu sebenarnya, tante harap kamu bisa menerimanya dengan lapang dada".. ucap liana,,,lalu memberikan buku yang ia pegang kepada kyara..
"itu buku diary momy mu sewaktu kami masih muda, ".
"dan sebenarnya kamu masih punya keluarga selain momy mu, kemungkinan mereka masih hidup, ayah dan 3 saudara laki laki mu"..
"rara punya keluarga tante?".tanya kyara, tidak percaya "lalu dimana mereka". ia meneteskan air matanya
"kamu akan tau setelah kamu baca diary itu , tapi tante harap kamu mengerti keadaan momy mu saat itu".. ucap tante liana lagi..
***********************
aku kasih tau sekali lagi, kisah ini beda dari yang lain, baca kejutan kejutan lain nya ya,,, semoga kalian suka