Sacrifice

Sacrifice
lelah



**jangan lupa untuk like vote comen and share ya guys klik tombol favorit nya juga ya biar nggak ketinggalan episode nya...


lope lope you


makasihhhh


emuachhhh....


happy reading guys**...


suasana mencekam hampir di seluruh kota New York. hanya gara gara mencari seorang wanita boronan yang kabur dari penjara. orang orang yang Edward suruh, terus saja berkeliaran di mana mana. bahkan gang sempit , kolong jembatan pun ikut di periksa.


"dad, gimana kalau ternyata momy Laura....." tanya Rafa namun langsung terputus karna salah menyebut..


"stop, jangan sebut namanya di depan ku". cegah Edward


Adiva yang mendengar hal itu pun malah tertawa. bukan nya merasa sedih tapi dia malah cukup bahagia.


"oke, oke, gimana kalau wanita itu kabur dari kota ini ?". tanya Rafa dengan menekan kata WANITA..


"itu tak akan mungkin, dia tak punya apa apa lagi, kabur dari penjara tanpa sempat pulang dan membawa keperluan nya, mana mungkin dia bisa pergi jauh" jawab Edward dengan tenang..


"tapi dad, kemana wanita itu pergi, ". tanya Adiva..


"entahlah, yang pasti dia tak mungkin ada di pusat kota, pasti di tempat terpencil.". tiba tiba Edward tersadar dengan ucapan nya.. "oh no, apa anak buah kita sudah ada yang di kirim ke pinggir pinggir kota?".


"sudah ada beberapa dad, tapi belom semuanya".jawab Rafa..


"segera kirimkan ke seluruh penjuru pinggir kota, jangan ada yang tersisa, pasti dia ada di sana".


"oke dad, kali ini biar aku saja yang bergerak, kau dan Rafa urus saja perusahaan. kau tenang saja, akan lebih mudah jika aku keluar sendirian, dan mungkin dia akan menyangka kalau aku memihaknya". ucap Adiva yang sudah berdiri sambil menatap dua pria berbeda usia itu..


"kau yakin? aku heran , kau salah minum obat, ? tiba tiba berubah jadi bijak, padahal dari dulu ucapan mu tak ada gunanya sama sekali". ucap Rafa dengan nada menyindir..


"hey, kau lupa kak, begini pun aku bisa mendirikan perusahaan ku sendiri, dan yah, setidaknya bukan aku yang patah hati dan nggk bisa move on hahahah". Adiva pun tak mau kalah dengan ucapan Rafa, pasti dia bisa membalas perkataan Rafa dengan sangat sempurna..


"sialan kau, pergi sana, dan jangan pulang sebelum membawa wanita itu".


Edward hanya geleng geleng kepala melihat tingkah putra putranya itu, apalagi memang sudah biasa bagi Adiva dan Rafa adu mulut sama sama tak mau kalah, berbeda dengan Devan yang lebih banyak diam dan tak mau sering sering menanggapi saudara kembarnya. karna tak akan ada yang bisa mengalahkan ucapan nya kecuali pergi dari tempatnya dan akan menambah ejekan dari mulut Adiva..


"halah bilang saja kau kalah, tapi baik lah, dad, aku pergi ,dan hanya akan kembali membawa wanita itu hidup atau pun mati" . saat hendak pergi tiba tiba suara Edward menghentikan langkahnya.


"no, aku ingin dia di bawa ke sini hidup hidup, aku ingin menyiksanya, membalas semua rasa kehilangan selama 20 tahun "


"oke dad, tunggu aku" . lalu Adiva pun pergi


*************


Jogja Indonesia..


sekitar 10 panti yang telah mereka masuki, bahkan tanpa sadar mereka melupakan makan siang nya sedangkan waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore WIB.


"bos, istirahat lah dulu". ucap salah satu anak buahnya itu..


"kau bilang apa, istirahat, padahal kita belum menemukan titik terangnya." bentak Devan sambil menatap dua orang itu dengan sangat tajam.


"oke bos, setidaknya makan lah dulu, baru kita lanjutkan lagi, kita bisa mati kelaparan kalau begini bos". ucap salah satunya lagi..


"heh, kelaparan , kau pikir ini jam berapa hah?".


"jam 4 sore bos". ucap ke dua orang itu bersamaan.


"hanya jam 4, .... eh apa jam 4 sore?". ucapnya ketika tersadar dan langsung memeriksa jam di tangan nya. dan ternyata benar, oh tidak,


"oke kita makan dulu".


ke dua orang bayaran nya itu pun bernafas lega , meski bosnya tidak minta maaf , setidaknya mereka tak akan mati kelaparan, mereka juga tau kalau bis nya itu sangat sulit dan gensi mengucapkan kata maaf meski dirinya yang salah. yang punya uang mah bebas kita sebagai suruhan hanya bisa apa kalau tak menurutinya bisa bisa out and cari kerjaan baru..😭😭. meronta nih bang jiwa misquin aqu...


mereka akhirnya memilih tempat makan terdekat dengan bantuan google untuk mencarinya..


saat mereka makan, semua mata tertuju pada ke tiga pria berjaket hitam itu, meski yang paling tampan adalah Devan tapi ke dua pria bayaran itu pun tak kalah tampan juga, selain itu mereka juga masih terlihat cukup muda jika ingin main main lagi dengan wanita,😂


"masih ada berapa yang belom kita datangi". tanya Devan yang menghentikan kesunyian mereka saat makan sedari tadi..


"em , masih ada 5 lagi bos, tapi yang 2 letaknya cukup jauh dari sini bos".


"baiklah, kita selesaikan yang 3 dulu, yang 2 itu besok saja, aku lelah".


"sama bos kami juga lelah". timpal salah satu orang bayaran itu..


"kalau soal kalian itu bukan urusan ku, kalian ku bayar mahal bukan untuk mengeluh".


"maaf bos". ucap mereka bersamaan padahal dalam hati mengutuki Devan "dasar bos pelit, dari dulu nggk pernah berubah, dasar manusia yang hanya punya jantung tapi nggk punya hati ya gini nih, nasib nasib , harus jadi pesuruhnya orang kaya dia". kira kira begitu lah gerutuan mereka berdua dalam hati..


setelah makan pun mereka melanjutkan pencarian, mengecek satu persatu panti asuhan. namun belom ketemu, hingga sekitar jam 10 malam mereka baru selesai investigasi..


"gila, ini bener bener gila, nyari pemilik panti asuhan yang namanya Nuri, mana banyak banget panti asuhan di pinggir kota lagi, pusing nih kepala, ". gerutu Devan di dalam kamarnya dengan posisi rebahan di atas kasur empuk ..


"oke , gue udah se jauh ini, gue nggak boleh nyerah, tinggal 2 lagi, semoga besok bisa ketemu, kalo nggk, nggk tau lagi deh harus nyari kemana, ".


akhirnya dengan badan yang sangat lelah itu Devan langsung tertidur tanpa mandi terlebih dahulu. jangan kan mandi. mengganti pakaian dan melepas sepatu pun tidak, (dasar kebo😂).


hayo kira kira bakal ketemu nggk yah sama ibu Nuri yang di cari, terus gimana yah kabar Kyara yang cantik dan babang Very yang hot bgtzzzz. ikuti terus ceritanya ya.


kritik saran nya di tunggu nih..


😘😘😘😘😍