Sacrifice

Sacrifice
mimpi buruk



****jangan lupa like vote comen and share ya guys. klik juga tombol favorit nya ya biar nggak ketinggalan episode nya..


lope lope pokoknya lah.


makasihh...


emuachhhh..


happy reading guys****..


perjalanan mungkin tak seindah bayangan


lika liku pun siap menghadang


kesabaran keteguhan


murni kekuatan


mampu hancurkan rintangan


di ujung pun indah akan menyapa...


*******************


Bali Indonesia...


seorang gadis cantik tengah membolak balikkan badannya di dalam tenda yang ia dan temannya tempati dalam keadaan tetap terpejam..keringat bercucuran seperti sedang lari maraton. hingga akhirnya ia terbangun dengan mengeluarkan suara jeritan yang cukup nyaring yang mampu membangunkan teman di sebelahnya..


"Rara, kamu kenapa?" tanya Shela saat ia sudah membuka matanya . namun bukan nya menjawab Kyara malah langsung memeluk tubuh Shela dengan begitu kencang sambil menangis.


"Ra, jangan bikin aku takut donk, kamu kenapa?" ..


"begini aja dulu, aku butuh ketenangan". ucap Kyara masih tetap memeluk tubuh Shela..


"aku panggilin kak Very ya".


"jangan, setelah ini aku tidur kok". mendengar ucapan Shela , kyara langsung melepaskan pelukan nya, ia tak mau mengganggu tidur sang kakak, ia tak mau merepotkan nya..


"ya sudah ayo tidur lagi, " ajak Shela. belum ada 5 menit suara dengkuran halus keluar dari mulut Shela namun tidak dengan kyara, ia tak bisa tidur. matanya seolah tak merasakan kantuk, apa karna mimpi tadi, ...


# flashback on.....


"tidak, jangan bunuh aku dan putri ku," . ucap seorang wanita yang tengah menggendong bayinya sambil terus berlari di kejar beberapa orang berpakaian hitam dan seorang wanita yang berwajah sadis..


'dor , dor". suara tembakan pun terdengar nyaring , berkali kali hampir mengenai badan wanita yang tengah berlari itu..


namun saat hampir bis meloloskan diri, satu tembakan mengenai tepat di kaki kanan nya dan berhasil membuatnya jatuh tak berdaya. saat wanita itu membalikkan badan , tubuhnya sudah di kelilingi beberapa pria dan satu wanita itu, lalu mereka menodongkan senjata dan....


Kyara terbangun dari tidurnya..


# flashback off...


"aku merasa wanita yang tadi di kejar kejar itu seperti wajah momy, tapi kenapa momy datang di mimpi ku tiba tiba. pertanda apa ini tuhan, ".ucap kyara dalam hati. ia masih belum bisa memejamkan matanya , rasa kantuknya benar benar hilang


hingga akhirnya ia memutuskan untuk memainkan ponselnya, entah scroll sosmed nya, atau main game atau sekedar mendengarkan musik . setidak nya dengan perlahan matanya mulai lelah dan ia pun akhirnya tidur kembali..


paginya, saat semua orang sudah berkumpul hanya untuk sekedar melakukan kegiatan rutin mereka ketika melakukan liburan mendaki gunung, hari itu masih cukup gelap karna mereka ingin mengabadikan momen sunrise dari atas sana.


sinar matahari perlahan mulai menyeruak di langit yang masih berwarna abu abu itu. memancarkan sinarnya yang agung, memberi semangat baru bagi sang penikmat mentari..


"mana liat kak hasilnya, kalau jelek awas yaa". pinta Kyara pada Very.


"nih, udah bagus gitu kok". ucap Very sambil menyerahkan kamera yang tadi dia pegang..


Kyara tersenyum puas melihat hasil potretan dari kakaknya itu, "kau memang yang terbaik kak".


"sekarang gimana kalau kita foto berempat?". usul Shela karna meemang saat itu kevin sudah menghampiri mereka dan ikut bergabung..


"setuju, tapi siapa yang bakal bawa kameranya?" ucap kevin..


"nah... aga sini, cepetan". teriak Shela saat melihat salah satu teman nya sedang berjalan tidak jauh dari mereka..


"apa?". tanya aga. pria yang di panggil Shela tadi..


"foto in kita dong, pliessss".pinta Shela dengan nada manjanya..


"oke, mana sini kamera nya".


dengan semangat Kyara mengulurkan kamera yang ia pegang pada aga..


mereka berpose ria hingga sangat puas, Kevin yang ekspresi nya tak se kaku Very membuatnya visa dengan mudah bergaya dengan bagus di depan kamera, berbeda halnya dengan Very , dia selalu memasang wajah datarnya , hingga saat di potret selalu gaya cool yang mendominasi wajah Very. tak ada senyum manis melainkan beberapa foto dengan pose tersenyum canggung di wajah Very karna di paksa berekspresi oleh kyara..(tapi tetep guanteng ya guys).


hingga saat matahari sudah terasa panas. mereka akhirnya memutuskan untuk istirahat sebentar dan bersiap siap untuk turun, karna rencana awal mereka memang hanya dua hari satu malam. yah karna kesibukan yang semakin padat di kehidupan masing masing insan, jadi tidak heran, untuk meluangkan waktu meski sehari pun sudah mereka rencanakan dari jauh jauh hari untuk mengantisipasi tabrakan jadwal .


di dalam tendanya , Kyara tengah duduk termenung seorang diri, karna Shela sedang menikmati suasana di luar...


"Rara,". panggil Very yang langsung membuyarkan lamunan kyara..


"eh iya kak, ada apa?". ucap kyara dengan sangat gugup. setengah sadar dan tidak sadar karna masih kaget


"loh, harusnya kak Very yang nanya gitu ke kamu".


"eh, emang gitu ya?".


"kenapa sih, kenapa sendirian di sini, ?".


"nggk papa ko kak, mungkin aku cuman kangen momy".


"tadi Shela bilang, tadi malem kamu kaya mimpi buruk gitu sampe nangis? mimpi apa?.".


"mimpi buruk kak, aku liat momy mau di bunuh".


"kamu sih, kan kakak udah bilang berkali kali, jangan terlalu di pikirin, kasian kan tante Airin nya kalo gini, kamu juga iya, kamu jadi nggk tenang kan?".ucap Very sambil mengusap kepala Kyara dengan lembut..


"mimpi itu dateng tiba tiba kak, ". ucap kyara yang sudah mulai mengeluarkan air matanya..


"makan nya, jangan terlalu di pikirin ya, pasti semua akan ada hikmahnya, dan kakak juga bakal bantu cari keluarga kamu".


"tapi kalau nanti wanita itu mau nyelakain aku gimana kak?".


"selama ada kakak, nggk akan ada yang bisa melukai kamu meski hanya satu goresan".. mendengar hal itu pun kyara bisa kembali tersenyum..


"nah gitu donk, kan kalo senyum, kamu jadi cantik".


"emangnya aku jelek?".


"jelek kalo lagi nangis, kayak nenek nenek, gini nih". ucap Very sambil memperagakan wajahnya dengan berbagai macam bentuk mulai dari melipat dahi, memonyongkan bibir, membuat kerutan di wajahnya hingga membuat mata jereng. hal itu ia lakukan untuk menghibur adiknya itu, ia tak ingin adiknya mengeluarkan air mata nya lagi, sesuai janjinya pada momy Airin dulu, kalau dia akan selama nya menjaga , melindungi dan membahagiakan Kyara sesaat sebelum momy Airin pergi karna kerusakan di hatinya yang membuat ia harus meregang nyawa dan meninggalkan putri kesayangan nya..