Sacrifice

Sacrifice
keputusan kyara



**jangan lupa like vote comen and share ya guys klik tombol favorit nya juga ya biar nggak ketinggalan episode nya...


lope lope you


makasih


emuachhhhh...


happy reading guys**....


setelah sempat berfikir, Devan pun akhirnya memutuskan untuk terbang ke Jogja besok, tubuhnya cukup lelah jika harus menempuh perjalanan hari ini, di tambah lagi ia belom tau pasti di mana lokasi nya, jadi dia harus mencari dan mendatangi seluruh panti asuhan yang ada di pinggir kota , memastikan panti asuhan mana yang pemiliknya bernama ibu Nuri, . yah setidaknya ia harus istirahat sekarang.


sambil menghubungi orang orang yang dia bayar untuk mengemasi barang barang mereka dan besok akan pergi ke jogja. dia terus membaringkan tubuhnya sambil membayangkan betapa indah dan cantiknya wajah adik kecil yang dulu pernah ia gendong,


"mom, kalian di mana, aku rindu, apa adik kecil cantik mom? pasti cantik, momy juga cantik, berapa tinggi badan nya mom? entahlah , aku benar benar rindu, semoga kalian cepat bisa di temukan sebelum dady ngamuk mom, mom! tau tidak, semenjak momy pergi, dady kaya orang gila, dia sering marah marah terus ngelampiasin ke siapapun mom, betapa terpukulnya dady atas kehilangan momy and Kyara mom". sambil terus menghayal berandai andai, Devan merupakan putra yang paling dekat dengan Airin, hanya Airin yang mampu memahami Devan kecil saat itu, anak yang cuek bandel irit bicara suka semaunya dan sekali bicara tajam, tapi Airin sangat menyayanginya, itu sebabnya semenjak kehilangan momy Airin Devan jadi orang yang tak tersentuh sama sekali,


berbeda dengan Adiva yang selaku suka lelucon, ia selalu berusaha untuk menghibur dady nya yang selalu bersedih dengan tingkah konyol di luar batas orang normal. tapi dia juga bermulut manis tidak heran jika dia mendapat gelar CEO cap playboy.


Rafa beda lagi, dia bisa mengatasi situasi apapun dengan tenang, bahkan dia yang paling bertanggung jawab di antara 2 saudara lain nya. tegas dan berwibawa , itulah ciri khasnya. tak suka kekerasan. tapi jika kemarahan nya mencapai batas , tak ada yang bisa meredakan nya , hanya satu orang yang pernah bisa meredakan kemarahan nya , yaitu mantan kekasihnya yang pergi meninggalkan nya begitu saja tanpa penjelasan..


di Bali Indonesia...


satu keluarga tengah berkumpul membicarakan suatu hal yang penting.


"tante, tekad kyara kali ini sudah bulat, liburan semester Rara akan ke London buat cari keluarga Rara".


"tapi nak, itu sangat berbahaya, bagaimana mungkin tante ngebiarin kamu sendirian di sana"


"nggk papa tante. aku bisa jaga diri ko, aku nggk akan buka identitas aku ke sembarang orang".


"gimana menurut papa?". tanya Liana pada Tio..


"om si terserah Rara aja, tapi inget pokoknya semua fasilitas dari om, Rara nggk boleh hidup sembarangan di sana, kabarin kita setiap pagi dan malam". jawab Tio..


"kaya mau pergi lama aja sih pa, padahal kan cuman 2 minggu buat liburan". sindir Very, dia emang suka banget bikin orang jadi sebel kalo di dalam keluarganya..


"mau 2 minggu kek, mau sehari kek, papa nggk peduli, yang penting semua aturan di taati, "..


"iya om sama tante paham ko, pokonya harus jaga diri, jangan sampai kamu kenapa napa, apalagi dengan wanita yang bernama Laura. kamu nggk mau kan perjuangan momy mu sia sia karna kamu kenapa napa di tangan nya". kali ini liana sudah mengatakan hal ini dengan sangat serius..


"iya tante..".


"rencana kapan kamu mau berangkat?" tanya om Tio.


"2 hari lagi om, nunggu kaki Rara sembuh beneran dulu"..


"pokoknya setelah 2 minggu, ketemu nggk ketemu, kamu harus pulang ya , kalau nggk om akan seret kamu pulang, om takut kamu kenapa napa" . ujar Tio yang memancarkan kekhawatiran nya..


"pa, kenapa Very nggk boleh ikut sih, kan kalo very ikut , Very bisa sambil jagain Rara".


"enak aja, terus yang bantuin papa ngurusin perusahaan siapa. lagian kalo kamu ikut yang ada bukan nya Rara bisa nyari keluarganya malah nanti kalian cuman seneng seneng aja, papa si nggk papa kalo emang niat awaknya cuman mau liburan, nah ini niat awalnya mau nyari keluarga sih, jadi kamu nggk boleh ikut" . ucap papa Tio tegas..


"oke lah, Rara pokoknya kalo ada apa apa nanti kamu kabarin kakak ya".. Rara pun mengangguk tanda menyetujui usul kakaknya itu..


**************


London


seorang wanita tengah berteduh di salah satu gubuk di pemukiman kumuh di tempat terpencil yang sangat menjijikan baginya. tapi mau bagaimana lagi demi menghindari kejaran polisi, apapun harus dia lakukan termasuk merelakan tubuh moleknya yang berbalut pakaian khusus untuk tahanan kotor karna berbaur dengan lingkungan kumuh.. ya wanita itu Laura, yang semenjak beberapa hari lalu kabur dari penjara, bukan hal mudah baginya untuk bertahan hidup sekarang ini karna status buronan yang ia sandang.


Edward pun sudah seperti gelap mata, di mana mana poster gambar Laura yang bertuliskan , DI CARI BURONAN WANITA BERNAMA LAURA, DIA WANITA YANG SANGAT BERBAHAYA, JIKA MENEMUKAN NYA HARAP SEGERA HUBUNGI KANTOR POLISI DAN JANGAN BERTINDAK SENDIRI. BAGI YANG BERHASIL MENEMUKAN NYA AKAN DI HADIAHKAN UANG SATU MILYAR. begitulah yabg tertempel hampir di seluruh sudut kota..


Laura pun yakin kalau tempat yang ia tempati kali ini cukup aman untuk sembunyi sementara waktu sebelum dia bisa menghubungi teman nya untuk menolong nya.. setidaknya di tempat kumuh itu tak akan ada poster gambar dirinya yang jadi buronan.


bahkan semenjak ia memasuki wilayah itu pun tak ada satu orang pun yang meliriknya meski ia menggunakan baju tahanan. jadi dia aman. jangan sampai dia tertangkap oleh polisi maupun anak buah Edward.


selain Edward menyuruh polisi untuk mencari keberadaan Laura, Edward juga meminta beberapa kenalan Devan untuk ikut serta mencari Laura, siapapun yang mendapatkan laura terlebih dahulu, ia tak peduli, yang penting Laura tertangkap, tapi kalau bisa , anak buahnya dulu yang menemukan Laura jadi dia akan membunuhnya dengan tangan nya sendiri.


kemarahan Edward semakin memuncak semenjak dapat kabar dari Devan mengenai perjalanan Airin yang membawa bayinya. dia tak rela kalau Airin menderita seorang diri menanggung beban seorang bayi sendirian, sedangkan dirinya menikmati kejayaan yang ia dan putra putranya itu buat,..


tapi gimana ya kemarahan Edward jika tau kalau Airin meninggal semenjak Kyara berusia 4 tahun , pasti murka ngamuk dan apalagi ya.. ayo komen ya , di jawab😁