
**jangan lupa like vote comen and share ya guys klik tombol favorit nya juga ya biar nggak ada yang ketinggalan episode nya ..
lope lope you
makasihh
emuachh
happy reading guys**...
hati terbang
berjalan di atas angin
nuansa pagi bertiup mesra menyambut sang mentari
jika hidup menyakitkan
sibaklah
dan buat nuansa baru
hati mu akan tenang.
*************
semenjak kematian airin 20 tahun yang lalu membuat laura terusir dari rumah edward, baginya tiada tempat di keluarganya untuk wanita lain.
kini laura sudah tak memikirkan tentang edward dan ambisinya pada harta lagi, karna dia sudah mendapatkan apa yang ia mau, bahkan semenjak edward memberikan sebagian kecil dari kekayaan nya pada laura semenjak itu pula laura tak lagi memikirkan nasib putra putranya
bahkan baginya kedua putranya itu hanya sumber uang yang terus mengalir, dengan berbagai macam alasan ia tetap menyuruh anak anaknya untuk datang kerumah meski hanya untuk meminta uang pada mereka. hal itu pun yang selalu di turuti oleh adiva dan juga devan biar bagaimana pun Mereka tak boleh membenci ibunya sendiri, apalagi selama ini tak ada bukti yabg menguatkan kalau kematian airin merupakan konspirasi dari ibu mereka itu..
hingga seperti siang ini, mereka berdua datang ke tempat laura, yah sebenarnya laura menyuruh mereka datang nanti malam tapi karna mereka akan ada urusan nanti malam akhirnya membuat adiva dan devan harus pergi ke rumah momy mereka siang ini..
tanpa siapapun duga, didalam rumah yang laura tempati, seorang wanita dan laki laki tengah bertempur di atas ranjang besarnya. yah kalian pasti sudah tau akan hal itu, pertempuran macam apa yang aku maksud .
wanita itu adalah laura, yang sedang bersama kekasih setianya sedari dulu, Hans itulah mereka biasa menyebut laki laki licik yang sedang bersama laura ..
"aaggghhh". teriak mereka bersama saat di keduanya merasakan semburan kenikmatan.
lalu mereka membaringkan tubuh mereka masing masing di tempat tidur namun saling berjajar tanpa memejamkan matanya.
"beby, aku masih tak menyangka kalau edward itu sangat bodoh". ucap hans sambil terus memainkan gundukan sintal di dada laura ..
"yah kau benar,edward memang pria bodoh, bahkan sampai sekarang dia tak tau kalau jasat wanita dan bayi itu bukan lah airin dan putrinya, bahkan setelah 20 tahun pun aku masih bisa menikmati kemewahan ini".
tanpa mereka sadari, dua orang pria muda sudah berdiri di depan pintu kamar mereka dan menguping pembicaraan mereka sedari tadi, dan merekamnya menggunakan ponsel.
"bahkan ke dua putra kita pun masih saja bisa kita manfaatkan, ". ucap hans lagi..
"yah karna edward tak tau kalau devan dan adiva bukanlah putranya, melainkan putra mu hahaha. aku tetap bisa menguras harta edward dengan menggunakan putra kita"
"tapi apa kau tak mengetahui kemana perginya airin setelah kau ancam dia?".
"entahlah, tapi aku yakin kalau mereka pulang ke Indonesia, airin kan hanya orang biasa dan sebatang kara , tak punya siapa pun, atau mungkin mereka sudah mati karna kelaparan hahaha"
Brak.... pintu di tendang paksa oleh seseorang dari luar, . devan yang memang memiliki sifat tempramen ia sudah tak tahan mendengar hal itu, kemarahan nya memuncak apalagi ketika dia mendobrak pintu yang dia dapat tubuh momy sedang telanjang bulat bersama laki laki.
"jadi ini yang momy lakukan, menjijikan, dan pria ini, tak tau malu, mulai sekarang kita berdua tak akan pernah memberikan uang sepeserpun pada mu mom". ucap devan dengan sinis laku pergi meninggalkan kamar itu .
"adiva.. ." ucap laura terpotong oleh ucapan adiva.."jangan pernah menemui ku lagi, ini sungguh memalukan" . lalu berbalik dan menyusul saudara kembarnya itu..
"shit, bagaimana sekarang". umpat laura panik karna melihat putranya begitu marah..
"kau tenang lah, ini tak akan berlangsung lama, kita masih punya cukup uang untuk berfoya foya sampai kemarahan putra kita mereda".
"bagaimana kalau mereka mendengar pembicaraan kita tadi".
"itu tak mungkin laura sayang, kalau mereka mendengarnya pasti mereka sudah memarahi kita".
"baiklah aku percaya padamu, tapi bagaimana kalau kita sampai kehabisan uang"
"bagaimana pun mereka putramu, tekan mereka dan mintalah uang lagi pada mereka, tapi sebelum itu, lebih baik kita lanjutkan ronde ke dua". ucap hans dan langsung menyergap tubuh laura yang masih telanjang dengan begitu bersemangat. tanpa basa basi laura pun mengimbangi permainan hans.menggenjot tanpa ampun, erangan demi erangan keluar memenuhi ruangan, itulah manusia manusia tak bermoral yang hidup di dunia ini, meski tanpa ikatan pernikahan , mereka melakukan hal yang tidak semestinya dengan begitu lihai.
di dalam mobilnya tanpa henti devan terus memaki laura dan pria itu, bahkan dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi . hingga membuat adiva yang duduk di sebelahnya pun ketakutan..
"devan, you crazy boy, kau mau membuatku mati ?" teriak adiva berkali kali tapi tak di hiraukan oleh saudaranya..
"setidaknya pikirkan , jika kita mati siapa yang akan membongkar kebohongan wanita itu, bahkan dia tak pantas untuk ku sebut momy".
akhirnya kemarahan devan melunak, kini mobilnya sudah berjalan normal dan membuat adiva bernafas lega, setidaknya dia tidak ingin mati konyol untuk hari ini ..
"wanita itu, selama ini kita di bohongi oleh nya, dan benar ucapan dady kalau semua adalah konspirasi laura, brengsek".maki devan lagi tapi tidak seperti tadi saat kemarahan nya memuncak, ia sedikit berusaha menenangkan pikiran nya..
"bahkan aku benar benar menyesal , lahir dari rahim wanita iblis sepertinya" timpal adiva..
"lalu, apa yang akan kita lakukan?". tanya adiva, karna selama ini memang devan yang paling bersikap arogan dan juga sombong tapi dia lah pusat otak yang paling bisa di manfaatkan dalam situasi apapun..
"kau tadi merekamnya bukan?" tanya devan
"iya."
"bagus, kita berikan rekaman itu pada dady, setelah itu biarkan dia yang mengambil keputusan nya"
"tapi kita bukan putranya, dan itu adalah faktanya" .ucap adiva ragu
"dia menyayangi kita, tapi meski dia menendang kita, aku pun siap, karna kita tak berhak atas apapun" .
sampainya mereka berdua di rumah, arafa maupun edward belum juga kembali dari kantor mereka.
devan dan adiva membatalkan semua rencana mereka nanti malam, mereka harus segera membongkar kejahatan laura secepatnya, agar bisa menemukan sang adik yang mereka kira sudah meninggal.
dengan modal yang di berikan oleh edward, adiva maupun devan kini sudah memiliki perusahaan yang cukup besar di New York maupun di kota kota lain nya.
adiva yang bergerak di bidang sepeti majalah koran dan televisi. sedangkan devan bergerak di bidang otomotif, bahkan mobil dan motor keluaran perusahaannya bisa di golongkan ke jajaran kendaraan favorit bagi kelas atas dengan harga fantastis.
nah lain halnya dengan rafa, sebenarnya karna dia merupakan putra sulung edward , rafa yang akan mewarisi semua kekayaan edward , namun rafa menolaknya dia ingin merintis segalanya dari nol, dia membuat sebuah perusahaan di bidang teknologi , selain kemampuan berbisnis, dia juga memiliki otak di atas rata rata, bisa dengan mudah dia meretas data milik orang lain .
karna devan sudah tidak sabar menunggu kedatangan dady nya, akhirnya dia memutuskan untuk mengirim pesan
"dad, cepatlah pulang, ada hal yang harus aku dan adiva bicarakan",. begitulah bunyi pesan untuk edward.
sedangkan adiva mengirim pesan pada arafa yang berisikan hampir sama dengan pesan milik devan