RAVA & SISKA

RAVA & SISKA
R&S#47



Beberapa bulan berlalu, kini Baby Drian sudah bisa membalikkan tubuhnya tengkurap, ia juga sudah diberi makan bubur bayi oleh Siska.


Semua keluarga selalu senang dan gemas akan tingkah lucu Baby Drian, hingga pipi yang mulanya putih menjadi pink karena ciuman, toelan juga cubitan cubitan kecil.


Kini Rava juga sudah mengurus perusahaan keluarga Faraqueen juga Mike yang sudah mengurus perusahaan keluarga Lexandra yang sudah menjadi satu kesatuan perusahaan Faraqueen.


Tidak ada masalah yang cukup berat untuk Rava dan Mike selesaikan, mereka berdua menyelesaikan semua masalah kantor dengan pemikiran dan skill yang saling melengkapi.


Malam harinya, semua keluarga berkumpul diruang keluarga, seperti biasa, menonton TV juga membicarakan bagaimana hari ini. Siska dengan sabar dan telaten menyuapi Baby Drian dengan bubur bayi, dengan senyum yang selalu sumringah.


Rava yang melihat anaknya makan dengan lahap juga menjadi senang, tidak ada kebahagiaan lain sekarang yang ia rasakan, selain melihat anak dan istrinya tersenyum.


"Jadi pengen bubur." Ucap Audrey tiba tiba.


"Kamu mau bubur? bubur ayam? aku pesenin, kalo nggak minta bibi buat." Tawar Mike.


"Enggak."


"Lah, tadi katanya lu mau bubur, ditawarin, lu malah nggak mau, gimana sih?" Tanya Rava.


"Gw nggak mau bubur ayam." Jawab Audrey.


"Terus maunya apa?" Tanya Mike yang penasaran akan apa yang diinginkan oleh Audrey.


"Bubur ayam nggak mau, terus ini ada bubur Manado, bubur kacang hijau, bubur sumsum, mau yang mana?" Lanjut Mike menscroll layar handphone nya, mencari menu bubur yang mungkin diinginkan oleh Audrey.


"Nggak mau semua." Ucap Audrey.


"Terus kamu maunya bubur apa?" Kini giliran Allice yang bertanya.


"Papa mau bubur candil ada nggak? kalo ada mau satu dong." Audrey yang hendak menjawab langsung disela oleh Austin.


"Ada nih Pa, aku pesenin satu ya, Mama mau nggak?" Jawab Mike memesankan bubur yang dimaksud oleh Austin lalu bertanya pada Allice.


"Mama mau, tapi bubur mutiara aja." Jawab Allice.


"Ok, Ma." Jawab Mike.


"Lu, Bang?" Tanya Mike pada Rava.


"Sayang, kamu mau bubur nggak?" Tanya Rava pada Siska.


"Boleh, samain aja sama kamu." Jawab Siska.


"Ok sip, gw sama kaya lu." Ucap Mike yang memesan tiga bubur ketan hitam.


"Hmmm lebihin 10 dah, buat art." Gumam Mike yang juga memesakan untuk para asisten rumah tangga.


"Udah mesen mesennya?" Tanya Audrey kesal karena merasa dicuek kan karena pasal bubur.


"Eh iya lupa, kamu mau bubur apa?" Tanya Mike.


"Bubur itu." Jawab Audrey menunjuk mangkuk berisi bubur bayi yang dipegang Siska, dimana bubur tersebut adalah makanan Baby Drian.


"HAH?!" Kaget semuanya.


"Kamu nggak ngigo, kan?" Tanya Mike yang tidak mengerti dengan tingkah Audrey.


"Enggak lah, orang aku pengennya bubur itu." Jawab Audrey serius.


"Kamu ini ada ada saja, masa iya makanan bayi kamu makan, nanti bayinya makan apa dong, makanan dewasa gitu?" Tanya Allice yang juga tidak mengerti dengan tingkah Audrey.


"Ish, Mama, pokonya Audrey pengen makan bubur itu." Titah Audrey.


"Iya, aku buatin sebentar ya, tunggu." Ucap Siska.


"Mungkin kamu penasaran dengan rasanya." Lanjut Siska meletakkan mangkuk yang ia pegang.


"Kaka ipar terbaik." Senang Audrey.


"Drian sama Papa dulu ya." Ucap Siska memberikan Baby Drian ke pangkuan Rava, lalu memberikan mangkuk buburnya pada Rava, agar Rava dapat melanjutkan menyuapi Baby Drian.


"Anak Papa, udah kenyang apa mau lagi nih buburnya, lagi ya, nanti dihabisin sama Aunty kamu, aaaaaa." Ucap Rava menyuapkan sesendok bubur kemulut mungil Drian.


***************************************


Like


Komen


Vote


Tambahkan favorite 💜


AUTHOR SAYANG KALIAN💕