RAVA & SISKA

RAVA & SISKA
R&S#43



Malam harinya, semuanya berkumpul diruang keluarga kembali untuk menonton TV juga mengobrol.


Ditengah tengah perbincangan mereka, datang seorang sopir yang bertugas mengantarkan barang barang yang dibawa oleh Abah, Umi juga Roni dkk.


Bibi membantu sopir untuk memasukkan barang barang, meski hanya tiga koper saja.


"Pembayaran sudah dilakukan oleh nona Audrey, jadi saya permisi." Pamit snag sopir pada Bibi.


"Terima kasih."


"Siska, masuk saja ke kamar, kamu terlihat lelah, Baby Drian juga sudah tidur itu." Suruh Allice yang melihat Siska terlihat lelah.


"Ayok." Ajak Rava yang langsung mengambil alih Baby Drian pelan pelan.


"Siska ke kamar duluan, malam semuanya." Pamit Siska sebelum naik kelantai dua.


"Malam." Ucap semuanya.


Dua asisten rumah tangga datang dengan membawa koper.


"Tuan, Nyonya, kopernya sudah datang." Ucap salah satu Bibi.


"Eh, makasih Bi, nggak usah repot repot, biar saya yang bawa masuk sendiri." Ucap Roni berdiri menghampiri para Bibi.


"Nggak papa Den, nggak ngerepotin."


"Lah kopernya tiga doang?" Tanya Audrey yang melihat hanya tiga koper yang berjajar.


"Iya, kami disini hanya dua hari saja, tidak lebih." Jawab Aqilla.


"Kenapa? lama juga nggak papa kali, cepet amat cuman dua hari." Ucap Mike.


"Iya, kita harus kembali untuk ngampus, juga aku, Abah dan Umi yang harus kembali ke pesantren." Ucap Wati menjelaskan.


"Oh yasudah, masih ada satu hari disini, jadi bisa lebih dekat lagi kita." Ucap Austin.


"Benar." Respon Abah yang sangat senang mempunyai besan seperti Austin dan Allice yang sangat baik. Ia sama sekali tidak merasa menyesal karena telah memaksa Rava menikahi Siska.


"Sudah malam, lebih baik kita istirahat." Ucap Allice.


"Kalian bertiga bisa pilih kamar, terserah kalian diama saja, asal nyaman." Sambungnya pada Roni dkk.


"Untuk besan, nanti bibi yang tunjukan." Ucap Allice pada Abah dan Umi.


"Bi, tolong anterin ya." Sambungnya.


"Baik." Jawab Bibi dengan sangat senang hati.


Abah dan Umi menurut dan mengikuti kemana Bibi akan membawa mereka kekamar, Abah dan Umi dibawa kedalam kamar tamu utama, yang fasilitas disana sudah lengkap seperti kamar hotel berbintang.


"Ini beneran?" Tanya Umi pada Bibi yang takjub akan kamar yang akan ia tiduri.


"Iya Nyah, nyonya Allice yang menyuruh untuk kalian tidur dan beristirahat disini." Jawab Bibi.


"Silahkan masuk, kalau perlu sesuatu silahkan nanti panggil saya, saya permisi." Lanjut Bibi langsung pergi dari kamar tamu, tak lupa ia menutup pintunya kembali.


"Mike, sama Audrey ke kamar dulu Ma, Pa, malam." Pamit Mike.


"Malam." Balas Allice dan Austin.


Mike dan Audrey langsung naik kelantai dua masuk kedalam kamar mereka, dimana kamar mereka berdua bersebalahan dengan kamar Rava dan Siska.


Austin dan Allice juga langsung menyusul Mike dan Audrey masuk kedalam kamar mereka sendiri.


Sementara Roni dkk masih bingung memilih kamar, diama ia akan tidur malam ini.


"Sumpah dah, gw bingung banget mau pilih yang mana, mana ini kamar banyak banget, udah kaya hotel tahu nggak." Ucap Roni pada Aqilla dan Wati.


"Iya, nggak salah kalo keluarga terkaya." Ucap Aqilla menyetujui ucapan Roni sang kekasih.


"Gini aja, kita sebelahan aja, kamu disini, nanti aku sama Wati satu kamar aja." Lanjut Aqilla.


"Iya, gitu aja, biar deket, cape juga kalo jalan jauh jauhan." Ucap Wati yang setuju akan usulan Aqilla.


"Ok, gw setuju aja, gw disini." Ucap Roni langsung masuk lebih dahulu kedalam kamar.


Aqilla dan Wati juga langsung masuk kedalam kamar, dan langsung merebahkan tubuhnya dikasur empuk yang ukurannya besar, cukup untuk dua orang bahkan bisa lebih.


"Sumpah gw seneng banget bisa kenal sama keluarga Rava, mama papanya, adiknya, sepupu sepupunya, pacar dari sepupunya, pada asik asik banget." Ucap Aqilla berbicara dengan memandang langit langit kamar.


"Iya sama, meski kita cuman sahabat Rava sama Siska, tapi kita kaya udah dianggap sebagai keluarga sendiri, mana disuruh milih kamar sendiri lagi." Ucap Wati yang juga setuju.


***************************************


Like


Komen


Vote


Tambahkan favorite 💜


AUTHOR SAYANG KALIAN💕