RAVA & SISKA

RAVA & SISKA
R&S#40



Saat Baby Drian sudah ditenangkan oleh Siska, Siska langsung melepaskan susuannya dengan Baby Drian yang tertidur pulas.


"Lah, kok tidur sih." Ucap Audrey yang sudah melihat Baby Drian tertidur, padahal ia sangat ingin mencolek colek pipinya yang gembul.


"Iya nih, kalo malem begadang, siangnya tidur." Ucap Siska.


"Rava, Mike suruh masuk aja, kasihan diluar sendirian." Sambungnya berbicara pada Rava.


"Siap, istriku sayang." Ucap Rava manis.


"Sok manis lu." Ucap Audrey membatin dengan mencibir Rava, juga Rava yang langsung membalasnya.


"Bilang aja iri lu, kaga pernah dimanisin sama Mike." Balas Rava mengejek.


Audrey hanya mengerucutkan bibirnya kesal.


"Mike, masuk lu." Suruh Rava pada Mike yang duduk diluar dengan memainkan handphone nya.


"Udah?"


"Iya lah, kalo belum mana boleh lu masuk." Ucap Rava, lalu masuk bersama dengan Mike.


"Bang, lu kaga hubungin mama papa kalo udah dibolehin pulang?" Tanya Audrey.


"Lu aja, gw mau siapin mobil." Ucap Rava, menghubungi sopirnya untuk menjemputnya dengan mobil pribadinya.


Audrey juga langsung menghubungi Allice dan Austin yang sedang berada dikantor. Dengan cepat Allice dan Austin meninggalkan pekerjaan mereka dan kembali kemansion demi menyambut cucu dan menantunya.


Mereka berdua langsung menyiapkan sebuah cara kecil kecilan, dengan mengundang semua anggota keluarga.


Sopir yang sudah tiba langsung masuk kedalam ruang rawat Siska, dimana Siska dan yang lain sudah siap.


Tok, tok, tok.


"Itu udah dateng." Ucap Mike langsung membukakan pintunya.


"Tuan, Nyonya, mobil sudah siap." Ucap Sopir.


"Iya, tolong ini bawain, Pak." Rava meminta tolong agar dibawakan tas yang berisi pakaian Siska. Sedangkan Rava membantu Siska duduk diatas kursi roda dengan memangku Baby Drian.


Rava dan Siska menuju kemansion keluarga Faraqueen, dengan Mike dan Audrey mengikutinya dari belakang.


Sampai dimansion, Rava langsung membantu Siska berjalan dengan menggandeng dan merangkulnya dengan Baby Drian dibawa oleh Audrey.


Saat mereka semua masuk, langsung disambut meriah semua keluarga.


"Eh siniin, gw mau gendong ponakan gw." Ucap Arra langsung merebut Baby Drian dari gendongan Audrey. Arra datang bersama suami juga kedua orang tuanya.


"Hati hati ya." Ucap Siska tersenyum.


"Siap." Ucap Arra tersenyum senang karena dapat menggendong Baby Drian.


"Duduk dulu." Ucap Rava langsung mendudukkan Siska di sebelah Allice.


"Gimana masih sakit?" Tanya Allice, ia bermaksud menanyakan kondisi jahitan karena operasi caesar Siska.


"Nggak terlalu Ma, udah nggak papa kok." Jawab Siska.


"Buset dah ah, nih ponakan gw gembul banget." Puji Arka mencolek pipi Baby Drian dengan gemasnya.


"Pelan pelan dong lu, ntar nangis anak orang." Ucap Dion yang tidak mau keponakan barunya menangis.


Arka dan Dion juga datang bersama dengan pacar mereka juga kedua orang tua mereka masing masing.


"Jadi pengen dah gw." Ucap Arka membayangkan bagaimana jika ia mempunyai anak bersama dengan Ollive. (Ollive pacar Arka.)


"Makannya nikah dong lu, pacaran mulu kerjaan lu." Cibir Varel suami Arra.


"Helleh, belum siap mau gimana lagi." Bantah Arka.


Ollive yang mendengar ucapan Arka menjadi malu sendiri.


"Malu ye lu." Ejek Risha pada Ollive dengan berbisik. (Ollive kekasih Dion.)


"Diem lu, ntar kalo si Dion berulah baru tahu rasa lu." Balas Ollive juga berbisik.


"Jangan sampe." Balas Risha yang tidak ingin itu terjadi, karena jika itu terjadi ia juga akan malu didepan para orang tua.


***************************************


Like


Komen


Vote


Tambahkan favorite 💜


AUTHOR SAYANG KALIAN💕