Queen Devil'S

Queen Devil'S
20. QD's



At 09.35


Saat ini angel bersama Tim nya berada sedikit jauh dari gedung yang terlihat sangat kumuh, gedung tersebut adalah markas mereka yang tersembunyi. Tim angel adalah Tim E mereka bersembunyi di pohon alpukat lebih tepat nya di gagang pohon tersebut.


mereka memantau orang-orang yang ada di dalam gedung itu seraya menunggu Tim C yang sedang mencoba mengecoh musuh supaya tim yang lain bisa masuk di waktu bersamaan dalam berbagai arah di sudut rumah dan menunggu perintah dari atasan.


angel yang sedang memantau lewat teropong jarak jauh melihat dua anggota BD dari Tim D sedang bersiap menembak ke orang-orang yang berjaga di depan, lumayan banyak sekitar 50 orang, sangat ketat. maka dari itu sedikit membutuhkan waktu. angel terus mengamati mereka dengan sesekali mulutnya mengunyan alpukat yang ia petik langsung dari pohonnya.


tidak buruk. Batinnya


Hingga ia melihat mereka sedikit kewalahan akhirnya angel ikut membantu nya dengan menggunakan Bom berasap yang beracun, dimana Bom tersebut jika di hirup akan menimbulkan efek pingsan selama berjam-jam bahkan juga bisa melumpuhkan indra penciuman mereka. segera ia melemparkan Bom nya dan tak lama orang-orang yang masih tersisa dan panik karna melihat kawannya jatuh pingsan pun seketika tanpa sadar lengah dan ikut terjatuh.


dua orang dari Tim D yang melihat orang-orang jatuh pun membelakan mata nya lebar karena mereka merasa bodoh. mereka saling tatap dan menghela nafas lelah.


dasar bodoh, mengapa tidak pakai Bom beracun saja tadi?. pikirnya


setelah melihat penjagaan ketat itu semua pingsan segera angel mengonfirmasi lewat earphone di telinga kanan nya lantaran belum ada perintah dari atasan jadilah angel berinisiatif sendiri, angel dan Tim nya juga segera secepat kilat masuk kedalam gedung itu. terlihat sangat kosong dan sepi.


"hati-hati. di sini banyak jebakan!." suara dari earphone itu membuat angel mengangguk mengerti.


angel mencoba berjalan mendahului Tim nya, ia melangkah dengan pelan seraya melihat sekitarnya waspada, ia yakin gedung ini tidak sederhana itu. Suara lantai yang ia pinjak berbunyi. dahi mengeryit bingung, ia mencoba lantai keramik kotak-kotak di sampingnya dengan tiga langkah, namun tidak ada suara apapun.


"Nona, tolong hati-hati." kata salah satu Timnya, khawatir mungkin karena sejauh ini masih belum terlihat ada nya musuh. angel hanya mengangguk pelan dan berwaspada.


langkahnya kembali menginjak lantai keramik yang tadi sempat mengeluarkan suara ketika ia pijak. ia mencobanya sekali lagi dan sedikit menekan nya, tak lama kemudian suara lemparan pisau terdengar lirih.


wush...


Dengan reflek yang bagus angel dengan mudah menghindarinya, pisau tersebut berasal dari arah samping atas.


ARGGH


Teriakan salah satu dari Tim angel berteriak mengejutkan mereka.


"Ilman, kamu~ " ucap angel terpotong karena tiba-tiba mereka mendapat serangan pisau dari arah tak tertentu yang membuat Tim angel kewalahan. Pisau-pisau tersebut kecil namun pisau itu sudah di lumuri racun yang bisa membuat korban mati di tempat jika tidak segera mendapat pertolongan pertama.


Dari arah belakang mereka mendapat bantuan dari Tim lainnya.


Hingga beberapa menit kemudian pisau-pisau tersebut sudah berhenti dan tak ada lagi tanda-tanda adanya pisau.


"Terimakasih sudah membantu kami." ucap angel membungkuk kan badannya.


"Sama-sama nona. Dan sebaiknya kita segera bergegas masuk kedalam."


"Ya, kalian harus hati-hati dan tetap waspada." titahnya di angguki mereka.


Dengan bersama-sama mereka masuk ke dalam sampai memasuki lorong yang sepi, entah dari mana mereka musuh tiba-tiba muncul dan menyerang nya.


Angel dengan lincah dan cerdik hanya menangkis dan menghindar dari serangan musuh, namun itu membuat musuh menggeram marah karena lawannya hanya terus menghindar.


"dasar bocah sialan, lawan aku jika kau bukan pengecut!." sentak nya marah.


kena kau. Batinnya tersenyum menyeringai.


ini yang ia tunggu, musuhnya marah dan mengeluarkan semua kekuatan nya hingga habis kemudian ia akan melawannya ketika musuh sudah lengah.


"Dasar tua bau tanah, ayo lawan bocah ini jika kau bukan pengecut!." jawabnya santai dengan menirukan ucapan pria itu.


Mendengar hal tersebut sontak saja sang musuh bertambah marah karena ia merasa dia kalah dengan anak kecil.


"Ayo kakek tua, lawan bocah ini." seru nya lagi memancing amarahnya.


Dan benar saja laki-laki tua itu dengan nafas memburu melayangkan berbagai pukulan bahkan juga menggunakan senjata tajam. Dengan santai dan semangat angel meladeninya, hingga tak butuh waktu lama untuk menumbangkan musuhnya hingga mati karena ia dengan sengaja menancapkan pisau di tepat di jantungnya.


kemudian ia mengamati Timnya yang masih beradu tonjok tangan kosong ada juga yang memakai senjata. pandangan angel mengarah pada salah satu Timnya yang melawan 4 orang.


ia menghampirinya dan menendang pantat sang musuh dengan senyum menyengir.


"Hai paman tampan?." sapa arsy melambaikan tangan dan tersenyum riang. Mereka yang mendengar terkejut karena angel menggoda musuh mereka.


"Oh hai nona manis, mengapa kamu bisa di sini hm?." tanya pria itu dengan tersenyum menggoda.


"Paman tampan sekali ya sangat berbeda dengan paman aku yang memiliki badan besar dan jelek." ucap nya polos.


Tim angel yang melihat musuh mereka melongo pun tidak menyianyiakan kesempatan tersebut dan segera membunuh nya. pria itu juga tidak menyadari bahwa rekan nya sudah mati terbunuh.


"benar kah? aku sangat tampan?." balasnya berbinar.


Angel mengangguk semangat lalu dengan sengaja ia memegang lengan pria itu sembari tersenyum lebar hingga gigi nya terlihat.


"Kalo begitu apa nona manis ini mau menjadi kekasih ku humm?." sahutnya menggoda seraya memegang lengan angel dengan posisi jongkok


Angel yang tangannya di pegang oleh pria itu tersenyum jijik di dalam hati namun dengan pandai ia menyembunyikan ekspresinya itu. Tanpa pria itu sadari angel diam-diam mengeluarkan pisau kesayangannya lalu perlahan mulai menancapkan pisau tersebut ke leher belakang pria itu.


Terlihat dari reaksinya jika pria tersebut mematung, wajah nya terlihat pucat, dengan tangan yang menggerayangi lehernya yang sudah bolong akibat tertancap pisau. ia melirik kearah angel yang tersenyum dingin.


"K-kau pi- psikopat gil-a." ujarnya terbata-bata. Lalu tak lama tubuhnya ambruk ke lantai dingin tersebut.


"Terimakasih, aku suka julukan mu paman!." jawabnya dingin. Tim angel bahkan merek sudah bergetar ketakutan dan berkeringat dingin.


Setelah itu angel segera pergi dari tempat tersebut dan mulai menyari ruang di mana anak-anak yang di culik. Salah satu Tim angel sebelum melangkah pergi ia menyempatkan menembak tepat di jantungnya.


"Di mana sih ruang itu." gumamnya yang terdengar oleh Tim E, tim nya sendiri.


"Sepertinya jalan ke ruangan tersebut memiliki sesuatu untuk membuka atau menuju ke tempat tersebut nona." kata nya eren, salah satu Tim E.


"itu artinya kita harus mencari tahu sesuatu benda atau apapun yang mencurigakan." jawab erda. Dan mendapat anggukan oleh Tim nya.


"Kalian benar. Baiklah kita harus segera mencari nya agar tidak membuang waktu, waktu sangat berharga." sahut angel memberi titah.


Mendengar itu mereka segera bergegas mencari sesuatu yang terlihat mencurigakan. Hingga angel yang menyadari sesuatu di balik cermin di lorong yang sempat mereka berantem.


"ikuti aku!." teriak nya lalu berlari dan ikuti yang lain nya.


Ketika sampai di sana ia melihat cermin kemudian memandanginya dengan tatapan penuh selidik dan tajam.


Pyarr...


Suara pecahan kaca di lorong yang sepi dan gelap terdengar nyaring. Namun setelah kaca itu di pecah mereka melotot tak percaya karena melihat sebuah pintu di balik cermin yang berukuran sedang namun entah mengapa pintu tersebut bisa tidak terlihat wujutnya.


Angel mencoba membuka pintu tersebut namun tidak biasa, terkunci.


Salah satu dari Tim mereka tanpa basa-basi mendobraknya dan untuk kedua kalinya mereka memelototkan matanya terkejut. pasalnya mereka semua anak-anak yang di culik terlihat sangat sangat mengenaskan. anak-anak itu terlihat memohon untuk di selamatkan.


Dengan secepat kilat mereka membuka ikatan mereka dan angel juga segera memberi informasi jika Tim E telah menemukan tempat anak-anak di culik.


Angel melepaskan ikatan mereka satu persatu, ketika sedang membuka ikatan tersebut sontak badannya menegang karena sesuatu benda kenyal menempel di bibirnya, ia menoleh kearah anak laki-laki yang ikatannya sedang ia buka.


bibir sedikit tebal itu melengkung berbentuk bulan sabit, sangat indah.


manis. Batin angel


"kau milikku!." ujar nya dalam hati tersenyum.


"Tampan." Batinnya mengagumi anak laki-laki di depannya.


Haduhh bocill.


Hingga adegan tatapan mereka terbuyar karena suara dobrakan pintu, pintu yang awalnya hampir roboh kini sudah sepenuhnya roboh.


"SIAPA KALIAN, BERANI-BERANINYA MENGHANCURKAN MARKAS KU!!?." Teriak salah satu dari mereka yang di yakini ketua dari kelompok hewan kecil tetapi mematikan.


"Apa Mata kakek buta?." ucap angel dingin.


"APA KAU BILANG BOCAH?!!." teriaknya lagi dengan tangan yang terkepal erat.


"Jangan membentak Nona kami!." sahut eren yang di baikan oleh ketua nyamuk itu, yang diketahui bernama Samsudin edi.


"Lepaskan anak-anak itu, atau nyawa kalian melayang di tangan ku!." ancamnya.


"Dalam mimpi mu kakek tua." balas angel dingin 10 pintu.


"Sialan." gumam Samsudin pelan, namun angel yang kuping gajah masih bisa mendengarnya dengan samgat jelas.


"SERANG!!!." Teriaknya dan di patuhi anak buahnya.


Tim E yang hanya terdiri dari 5 orang saja merasa kewalahan karena pihak musuh berjumlah 30 orang lebih.


"serang!!." titah angel dingin. Tim E dengan percaya diri jika mereka akan kembali pulang dengan kemenangan.


Sebelum angel ikut menyerang ia meminta anak-anak yang di culik untuk menghindar dan bergerombol di sudut ruangan. setelah memastikan jika mereka aman angel segera ikut melawan musuh sembari memberi sinyal tanda bahaya dan pertolongan.


Angel melawan 7 orang langsung dan ia sedikit kewalahan karena bagaimana pun juga ia masih 8 tahun. Sampai akhirnya ia lengah dan mendapatkan tembakan di lengan kirinya, namun itu bukan masalah besar karena ia memakai baju anti peluru.


anak-anak yang di culik bergetar takut dan menangis bersama, ada pula yang ingin membantu namun takut malah menjadi merepotkan.


bocah Laki-laki yang sembat mengambil frist kiss angel menggeram marah karena melihat gadisnya terluka. ia tak tinggal diam, ia memutar otak sampai matanya melihat sebuah pistol yang tergeletak tak jauh dari nya, segera ia mengambil dan tanpa rasa takut ia mulai memfokus kan pistol tersebut kearah orang yang sudah melukai miliknya.


DOR


angel sempat terkejut namun tak lama ia tersenyum kearah bocah itu.


"BERHENTI ATAU NYAWA BOCAH INI MATI!!." teriak Samsudin mengancam, seketika mereka membola melihat anak perempuan yang bergetar ketakutan lantaran sebuah pisau hampir mengenai lehernya.


Angel terdiam sesaat ia tiba-tiba merasa otak nya ngebuk.


"turunkan senjata kalian!." ujar nya dengan terus mencodongkan lisau tersebut.


Angel dan Tim nya terpaksa menurunkan senjata mereka masing-masing kala melihat tatapan anak itu yang benar-benar meminta pertolongan.


"Hahahah bagus." ucap nya tersenyum senang.


DOR DOR DOR


suara tembakan kembali memaauki indra pendengar mereka.


Bruk...


Samsudin tergeletak tak bernyawa karena peluru yang berhasil mengenai perut, jantung dan terakhir adalah kepala. tembakan tersebut berasal dari Tim lain yang datang membantu mereka, walaupun terlambat namun tak masalah itu sudah sangat membantu.


gadis menjadi sandra mereka sudah berlari dan memeluk perempuan yang mungkin kakak nya.


"Letakkan senjata kalian dan bersujud lah, kalian semua sudah terkepung dan boss kalian sudah mati." titah atasan BD yang gak lain adalah davin yang bergelar wakil Black Dragon. Semua anggota nyamuk melakukan perintahnya dengan putus asa.


"Baiklah, kalian semua bawa anak-anak ini ke Rumah sakit dan sebagian dari kalian bawa anggota nyamuk ke markas kita." perintah davin.


"Baik Tuan."


Mereka kemudian mulai menuntun anak-anak tersebut keluar namun suara tembakan dan teriakan salah satu dari mereka yang kini sudah bersimbah darah juga mata yang sudah tertutup membuat yang lain mematung.


"NONAA!!."


"QUEEN!!."


"KAPARAT!!!." kini Davin terlihat sangat marah aura yang dikeluarkan membuat semua orang bergetar takut.


DOR


Satu tembakan angel layangkan pada seseorang yang bersembunyi di dalam lemari di ruangan tersebut.


"Queen bangun, jangan tutup mata bocah, pliss jangan bisa-bisa paman mati hari ini." ucap nya dengan menepuk pipi angel pelan.


Dengan perlahan mata angel terbuka, Mereka yang melihat mata angel mematung takut. karena pupil mata nya berwarna merah darah. Itu artinya alterego milik angel keluar, Lucifer.


"Queen?." tanya davin bergetar karena aura dari angel sangat mematikan, bahkan sudah banyak dari mereka jatuh pingsan karena tak kuat menahan aura tersebut.


Kemudian angel bangkit, dengan mata menyorot tajam sangat tajam.


"I'am Lucifer, sang raja iblis!!." Ucapnya datar dingin bahkan mereka menggigil dingin.


"Siapa kau?." tanya davin memberanikan diri. angel, tidak! lebih tepatnya lucifer ini menghadap davin sepenuhnya.


"LUCIFER ANDROMEDA, SANG RAJA IBLIS!!!." Ujar nya disertai gemuruh petir yang sangat dahsyat.


mereka mematung mendengar nama tersebut, benar mereka sangat mengetahuinya terlebih lagi aura ini, aura yang telah lama hilang.


"mengapa bisa?." tanya davin tak percaya.


"SIAPA SAJA YANG MEMBUAT QUEEN KU, ADIK KU TERLUKA AKAN KU HABISI SEMUANYA!!!!." teriaknya melenggar membuat mereka kembali mematung.


Dengan gerakan kilat lucifer membantai habis anggota nyamuk yang kini juga menatapnya takut. BD merasa speechless melihat adegan pembantaian yang kejam seperti ini yang sudah beberapa tahun hilang.


kini mereka kembali melihat dan merasakan amarah sang raja iblis. mereka menatap takut dan segan pada sosok tersebut yang sedang membangai anggota nyamuk tak tersisa bahkan sekarang entah dari mana alat yang mematikan bisa di tangannya, Bom, alat itu adalah Bom yang lucifer pasang di meja.


"keluar, bangunan ini akan meledak dalam waktu 15 detik!." ucap nya santai lalu tiba-tiba tubuh angel ambruk yang artinya lucifer telah kekuar dari tubuh angel. Dan mereka mendengar jika bom akan meledak pun segera membawa anak-anak yang terculik keluar. Dan yah, benar saja bom tersebut meledak hingga bangun itu hancur sehancur hancurnya. untung saja mereka bisa keluar dengan cepat.


benar-benar iblis. Pikir mereka


setelah itu mereka segera membawa orang-orang terluka ke rumah sakit termasuk angel hang memiliki luka parah.





.


.


.