
Byuurrrrr......
*
*
*
Setibanya Nifa di toilet, Nifa pun disambut dengan ember berisi air jatuh Dari atas pintu dan membasahi seluruh badannya.
"lu gak pantes dapetin brave" ucap cewek tersebut dengan teriak ke tiga temannya.
Nifa pun hanya menunduk.
Plaaakkkk....
Tamparan keras mendarat dipipi mulus Nifa.
"Sekalian Lagi gw peringatin lu, klo lo sampe deket2 sma brave lu akan tau akibat ya!!!!" ucap cewek itu lalu mendorong Nifa ke tembok dan menjabak rambut Nifa.
"Ampunn kakkk..." rintih Nifa Ia tau bahwa Sanya yg Ia hadapi iyalah kakak kelasnya.
Brakk.....
Mereka pun terkejut dan melihat siapa pelaku yg mendobrak pintu tersebut.
Alangkah terkejutnya...
"brave" rintih Nifa sebelum Ia kehilangan kesadarannya.
Brave pun segera memakaikan Nifa jaketnya, Dan mengendongnya menuju uks. Tapi sebelum itu..
"NYAWALU ADA DITANGAN GUE SEKARANG"
Ucap brave menunjukan senyum smriknya, Dan meninggalkan tempat Itu.
"bertahanlah" ucap brave lirih.
*
*
*
SKIP___
Tangan Nifa pun bergerak...
Nifapun perlahan lahan membuka matanya
Dan.....
"lo dah bangun" ucap brave seraya melepaskan gengamannya.
"mau gue ambilin minum?" ucap brave dan dibalas anggukan oleh Nifa.
"nihh" ucap brave memberikan ya segelas air hangat.
Setelah Nifa selesai meminumya, beberapa pertanyaan menyerbunya.
"lo baik baik ajakan, lo ngapain ke toilet?" ucap brave khawatir.
"Apanya yg baik baik aja buktinya lu pingsan tadi, Dan Satu Lagi lu Ga ush Bilang makasih Sama gw itu udh memang kewajiban gw sebagai pacar" ucap brave Panjang lebar.
Nifa pun menunduk
"maaf" lirih Nifa.
"dah gaush minta maaf, gw antarin balik sekarang" ucap brave berlaku pergi.
Nifa pun melihat kearah jam yg tergeletak di ponselnya, ternyata sekarang memang jam 4 sore. Pantas saja sepi.
Nifa pun melirik lirik sekitar ya mencari something. Dapat
Ia pun segera meraih tasnya yg tergeletak di sofa.
Lalu Ia pu berlari mengejar brave yg tertinggal jauh, brave pun yg tersadar akan keberadaan Nifa Ia pun langsung melihat ke belakang. Dan nampak lah Nifa yg sedang tergesa gesa berlari.
*
*
*
Skip___
Setelah beberapa menit yg lalu di dalam Mobil tersebut, tidak Ada yg memulai percakapan. Dan Akhirnya sampai lah Nifa dirumah ya.
"makasih udh ngantarin aku" ucap Nifa menutup pintu Mobil ya.
Senyum sekilas terlihat di wajah brave yg Tampan itu.
*
Nifa pun membukakan pintu rumahnya, Ia langsung bergegas menuju kamrnya.
Dan segera mengambil handuk menuju kamar mandi ya.
Brave..
Brave sekarang Ia berada di Jalan Ia ingin sekali bermain dengan wanita yg telah melukai pacarnya.
Ditengah perjalanan Ia menemukan dua orang wanita yg Ia tunggu tunggu. Brave pun Turun Dari Mobil tersebut dan menunggu mangsanya.
Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya membuahkan hasil. Mengapa? Karna temannya pergi.
Tak butuh lama brave pun perlahan berjalan mendekati mangsanya. Dan Ia langsung membekap mulut wanita tersebut dengan sapu tangan ya yg sdh di beri bius.
Setelah wanita itu tidak sadarkan diri, brave pun membawa ya ke Mobil dengan tangan dan kaki terikat.
Brave pun melakukan Mobil ya dengan kecepan diatas rata rata, pasalnya Ia tak sabar bermain main dengan mangsanya.
Sampai lah ia di sebuah gubuk Tua yaitu tempat bermainnya sejak smp. Gubuk itu terletak di tengah tengah hutan.
Ia pun langsung menyeret mangsanya masuk kedalm gubuknya. Dan kembali mengikat wanita itu di tiang. Memang tiang itu tempat brave bermain main dengan mangsanya.
Setelah itu brave hanya menunggu kesadaran mangsanya Itu......
Dann.....